Fokus
Literasi
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 15 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Senin, 15 Agustus 2022 | 12:45 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 AGUSTUS - 23 AGUSTUS 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Reportase

Jelang Pemilu, Oposisi Janjikan Libur Pajak Barang dan Jasa

A+
A-
0
A+
A-
0
Jelang Pemilu, Oposisi Janjikan Libur Pajak Barang dan Jasa

Ilsutrasi bendera Kanada

OTTAWA, DDTCNews - Partai Konservatif Kanada berjanji memberikan insentif pembebasan pajak barang dan jasa atau goods and services tax (GST) pada Desember 2021.

Ketua Partai Konservatif Erin O'Toole menyebutkan kebijakan tersebut akan membantu masyarakat yang mengalami tekanan penghasilan akibat pandemi. Pimpinan partai oposisi ini juga mengatakan pembebasan GST merupakan dukungan terhadap dunia usaha.

"Desember akan menjadi akhir dari tahun yang sulit bagi Kanada. Kami kira rumah tangga di Kanada layak untuk mendapatkan keringanan," ujar O'Toole, dikutip Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ada Insentif Perpajakan Rp41,5 Triliun pada 2023

O'Toole mengatakan kebijakan ini tidak akan menyasar e-commerce, tetapi khusus usaha ritel. Hal ini dilakukan untuk mencegah e-commerce asal Amerika Serikat (AS) mendapatkan manfaat dari insentif tersebut.

Meski demikian, rencana pembebasan GST justru mendapat kritik dari banyak pihak, mulai dari pakar hingga asosiasi pengusaha ritel sendiri. Tak sedikit pihak yang melihat kebijakan pembebasan GST sebagai gimmick semata.

"Kebijakan pembebasan GST secara jangka pendek hanya akan membuat angka penjualan bergeser dari 1 bulan ke bulan pemberian insentif dan hanya berdampak minim kepada konsumsi secara umum," ujar Presiden Canadian Federation of Independent Business Dan Kelly, seperti dilansir cp24.com.

Baca Juga: Bergerak Dinamis, Rupiah Menguat Atas Dolar AS & Sebagian Negara Mitra

Ekonom dari Canadian Centre for Policy Alternatives, David Macdonald, menambahkan pembebasan GST bukan ide yang bagus untuk mendorong konsumsi masyarakat di tengah pemulihan ekonomi pada Desember 2021.

"Pertanyaannya, kebijakan ini apakah bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat atau mendorong pertumbuhan ekonomi? Bila tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi, kebijakan ini tidak akan efektif," ujar Macdonald.

Perlu dicatat, janji insentif pajak dari Partai Konservatif tidak terlepas dari penyelenggaraan pemilu di Kanada. Pemilu rencananya akan diselenggarakan pada 20 September 2021.

Baca Juga: Belanja Perpajakan 2021 Capai Rp309 Triliun, Tumbuh 23 Persen

Saat ini, Partai Liberal Kanada yang dipimpin oleh Perdana Menteri Justin Trudeau menguasai 157 dari 338 kursi di parlemen, sedangkan Partai Konservatif menguasai 121 kursi. (sap)

Topik : pajak barang dan jasa, pajak pertambahan nilai, PPN, pengusaha kena pajak, pemilu kanada

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PER-03/PJ/2022

Ingat! NIK Pembeli Sudah Bisa Dicantumkan dalam Faktur Pajak

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 10:00 WIB
KINERJA FISKAL

Insentif Fiskal Dipangkas, Realisasi PDRI Membaik pada Semester I/2022

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 06:30 WIB
CRYPTOCURRENCY

Cek Dulu! Ini Daftar 25 Broker Aset Kripto yang Terdaftar Bappepti

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:00 WIB
FILIPINA

Presiden Filipina Ingin Kenakan PPN PMSE, Senat Langsung Ajukan RUU

berita pilihan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Sebut Ada Insentif Perpajakan Rp41,5 Triliun pada 2023

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tahun Depan, Pemerintah Minta Dividen Rp44 Triliun dari BUMN

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:00 WIB
RAPBN 2023 DAN NOTA KEUANGAN

Tidak Ada Lagi Alokasi PEN di APBN 2023, Begini Kata Sri Mulyani

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Begini Optimisme Sri Mulyani Soal Pertumbuhan Penerimaan PPh Nonmigas

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajak Minimum Global Ternyata Bisa Pengaruhi Penerimaan Pajak 2023

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:00 WIB
HUT KE-15 DDTC

Membangun SDM Pajak Unggul, DDTC Tawarkan Akses Pendidikan yang Setara

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Pemerintah Targetkan Setoran PPh Rp935 Triliun Pada Tahun Depan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Costums Declaration?

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Tak Perlu ke KPP Bawa Berkas Tebal, Urus Ini Bisa Lewat DJP Online

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN DAN CUKAI

Mengenal Barang Lartas dalam Kegiatan Ekspor Impor