Fokus
Data & Alat
Rabu, 12 Mei 2021 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 -25 MEI 2021
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Komunitas
Sabtu, 15 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 17:30 WIB
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
Senin, 10 Mei 2021 | 10:18 WIB
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
Reportase
Perpajakan.id

Duh, OECD Prediksi Tahun Ini Indonesia Tumbuh Minus 3,3%

A+
A-
1
A+
A-
1
Duh, OECD Prediksi Tahun Ini Indonesia Tumbuh Minus 3,3%

Ilustrasi. (Foto: Antara)

PARIS, DDTCNews - Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) memproyeksikan ekonomi Indonesia pada 2020 akan mencapai -3,3% (yoy).

Proyeksi OECD kali ini lebih buruk dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya di mana ekonomi Indonesia diperkirakan akan terkontraksi -2,8% (yoy) apabila pandemi Covid-19 terjadi dalam satu gelombang.

Meski demikian, proyeksi OECD kali ini masih lebih baik bila dibandingkan dengan proyeksi OECD yang mengasumsikan adanya gelombang kedua pandemi Covid-19. Apabila pandemi terjadi dalam dua gelombang, kontraksi ekonomi Indonesia bisa mencapai -3,9% (yoy).

Baca Juga: Masih Kompleks, Proposal OECD Soal Pajak Digital Diminta Direvisi

OECD menilai perekonomian global dan domestik dari berbagai negara cenderung cepat pulih setelah sempat terkontraksi sangat dalam pada semester I/2020.

"Pembuat kebijakan telah merespon pandemi Covid-19 dengan cepat. Meski demikian, momentum pemulihan ekonomi tampak mulai melambat kembali," tulis OECD dalam keterangan resmi, Rabu (16/9/2020).

Secara keseluruhan, OECD memproyeksikan perekonomian global akan terkontraksi hingga -4,5% (yoy), lebih baik dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya.

Baca Juga: Ketimpangan Makin Parah, OECD Tekankan Pentingnya Pajak Warisan

Pada Juni 2020, OECD memperkirakan ekonomi global akan terkontraksi -6% (yoy) bila pandemi terjadi dalam satu gelombang dan mencapai -7,6% (yoy) bila pandemi terjadi dalam dua gelombang.

Chief Economist OECD Laurence Boone mengatakan perekonomian China dan AS mengalami pemulihan yang jauh lebih cepat dari perkiraan. Proyeksi ekonomi global 2020 lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Meski demikian, Boone mengingatkan perekonomian global masih dibayangi oleh downside risk. Bagaimanapun, pandemi Covid-19 masih belum hilang sehingga masih ada potensi pengetatan aktivitas ekonomi ke depan.

Baca Juga: Aksi Unilateral Pajak Digital, AS Diminta Tak Jalankan Rencana Balasan

"Dunia masih menghadapi krisis kesehatan akut dan mengalami perlambatan ekonomi paling parah sejak perang dunia 2. Masih belum ada tanda-tanda berakhirnya pandemi. langkah yang dapat dilakukan untuk Memulihan ekonomi adalah membangun optimisme konsumen dan bisnis," ujarNYA.

Pada 2021, ekonomi global diperkirakan akan tumbuh hingga 5% (yoy), 0,2 poin persentase lebih tinggi dibandingkan proyeksi OECD pada Juni 2020.

Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,3% (yoy) pada 2021, sedikit lebih baik dibandingkan proyeksi sebelumnya yang memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,2% (yoy).

Baca Juga: Penerbitan Laporan Soal Skema Pelaporan Pajak Cryptocurrency Ditunda

Apabila pandemi gelombang kedua terjadi menjelang 2021 dan diikuti dengan pengetatan aktivitas ekonomi dan sosial, proyeksi ekonomi global akan terpangkas sebesar 2-3 poin persen dari proyeksi yang ada sekarang. (Bsi)

Topik : OECD, pertumbuhan ekonomi RI, resesi
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 09 April 2021 | 12:01 WIB
AUSTRALIA
Kamis, 08 April 2021 | 18:00 WIB
PAJAK DIGITAL
Kamis, 08 April 2021 | 10:27 WIB
INSENTIF PAJAK
berita pilihan
Senin, 17 Mei 2021 | 10:58 WIB
PELAYANAN PAJAK
Senin, 17 Mei 2021 | 10:50 WIB
AFRIKA SELATAN
Senin, 17 Mei 2021 | 08:07 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Minggu, 16 Mei 2021 | 15:01 WIB
THAILAND
Minggu, 16 Mei 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SRAGEN
Minggu, 16 Mei 2021 | 13:01 WIB
PAJAK KENDARAAN
Minggu, 16 Mei 2021 | 12:01 WIB
PENINDAKAN HUKUM
Minggu, 16 Mei 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 16 Mei 2021 | 10:01 WIB
INSENTIF PAJAK DAERAH