Review
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (4)
Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (3)
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Reportase

DJP Bakal Wawancarai Wajib Pajak 'Terpilih' Selama 40 Hari, Ada Apa?

A+
A-
13
A+
A-
13
DJP Bakal Wawancarai Wajib Pajak 'Terpilih' Selama 40 Hari, Ada Apa?

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Petugas pajak bakal mewawancarai wajib pajak secara acak. Tapi tenang, wawancara ini bukan disebabkan adanya tunggakan pajak atau tujuan pemeriksaan tertentu kepada wajib pajak.

Ditjen Pajak (DJP) sedang mengadakan survei kepuasan pelayanan serta efektivitas penyuluhan dan kehumasan. Survei sudah berlangsung sejak 1 Agustus 2022 lalu. Survei diselenggarakan untuk mengetahui tingkat kepuasan stakeholder terhadap pelayanan yang telah diberikan serta efektivitas dari kegiatan penyuluhan dan kehumasan DJP.

"Periode survei dilakukan sejak tanggal 1 Agustus sampai dengan 9 September 2022," tulis DJP dalam pengumumannya, dikutip Sabtu (6/8/2022).

Baca Juga: NPWP Bisa Aktif Otomatis Jika Wajib Pajak Non-Efektif Lapor SPT

DJP menjamin informasi dan keterangan yang diberikan saat survei bersifat rahasia dan semata-mata digunakan untuk kepentingan pelaksanaan survei.

Oleh karena itu, peserta survei diminta untuk menjawab pertanyaan survei sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. "[Survei] tidak akan memengaruhi layanan kami kepada Bapak/Ibu," tulis DJP.

Pengguna layanan DJP diharap dapat berpartisipasi dalam survei dengan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh petugas survei melalui wawancara yang diselenggarakan lewat Zoom atau telepon.

Baca Juga: Bantuan BPJS kepada Wajib Pajak Tertentu yang Bebas Pajak Penghasilan

Sebelum survei dilaksanakan, DJP akan mengirimkan tautan konfirmasi kesediaan mengikuti survei melalui email blast atau WhatsApp blast.

Melalui survei ini, DJP mengharapkan adanya saran dan masukan guna memperbaiki layanan, penyuluhan, dan kehumasan DJP pada masa yang akan datang. (sap)

Baca Juga: Wah! Bos CV Ini Ditangkap karena Nekat Jualan Faktur Pajak Fiktif

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : pelayanan pajak, kantor pajak, Ditjen Pajak, wajib pajak, survei

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:18 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN

Isi SPT Tahunan Lewat e-Form PDF? Saran DJP: Pakai Komputer/Laptop

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Mau Daftar NPWP Badan? Ini Sederet Dokumen yang Perlu Disiapkan

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Ternyata Kelompok Ini Boleh Tidak Lapor SPT Tahunan! Apa Kriterianya?

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemberian Natura dalam Jasa Endorsement Dipertimbangkan Jadi Objek PPh

berita pilihan

Minggu, 05 Februari 2023 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

DJBC Bisa Minta Dokumen SPT Pajak ke Penerima Fasilitas TPB dan KITE

Minggu, 05 Februari 2023 | 15:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

NPWP Bisa Aktif Otomatis Jika Wajib Pajak Non-Efektif Lapor SPT

Minggu, 05 Februari 2023 | 14:00 WIB
PP 55/2022

Transaksi dengan Pemotong Pajak, WP PPh Final UMKM Perlu Ajukan Suket

Minggu, 05 Februari 2023 | 13:00 WIB
KANWIL DJP BANTEN

Bikin Rugi Negara Rp1,7 M, Tersangka Pajak Diserahkan ke Kejaksaan

Minggu, 05 Februari 2023 | 12:00 WIB
PP 55/2022

Bantuan BPJS kepada Wajib Pajak Tertentu yang Bebas Pajak Penghasilan

Minggu, 05 Februari 2023 | 11:30 WIB
INDIA

Ada Rezim Pajak Baru, Saham Perusahaan Asuransi Anjlok Sampai 10%

Minggu, 05 Februari 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Penyebab Faktur Pajak Dianggap Tidak Dibuat

Minggu, 05 Februari 2023 | 10:30 WIB
PP 50/2022

Penyebab Pemeriksaan Bukper Ditindaklanjuti dengan Penyidikan

Minggu, 05 Februari 2023 | 10:00 WIB
SPANYOL

Bank di Negara Ini Ramai-Ramai Tolak Kebijakan Windfall Tax

Minggu, 05 Februari 2023 | 09:30 WIB
KOTA SURAKARTA

Tagihan PBB di Solo Naik Drastis, Begini Penjelasan Wali Kota Gibran