Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

DJBC: 55% Impor Barang Penanganan Covid-19 dari China

A+
A-
2
A+
A-
2
DJBC: 55% Impor Barang Penanganan Covid-19 dari China

Ilustrasi. Petugas kesehatan beraktivitas di ruang deteksi polymerase chain reaction (PCR) laboratorium biomolekuler Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (PHC), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). Laboratorium biomolekuler PCR tersebut berfungsi untuk melakukan uji laboratorium virus corona atau Covid-19 melalui metode tes swab dengan kapasitas 500 tes perhari. ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.
 

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Bea Cukai (DJBC) mencatat kegiatan impor barang dalam rangka penanggulangan Covid-19 mencapai Rp1,1 triliun pada awal Mei 2020.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea Cukai (DJBC) Syarif Hidayat mengatakan barang untuk penanggulangan Covid-19 memang sebagian besar berasal dari luar negeri. Hal ini terlihat dari data otoritas kepabeanan.

“Ditjen Bea Cukai ikut berperan dalam membantu penyelesaian Covid-19 berupa percepatan penyelesaian dokumen impor karena hampir semua barang kebutuhan dalam penanggulangan Covid-19 berasal dari luar negeri," katanya, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga: Operasi Laut, DJBC Sita Ratusan Kilogram Sabu-Sabu Hingga Rokok Ilegal

Syarif menyebutkan total nilai impor barang untuk penanggulangan Covid-19 yang senilai Rp1,1 triliun tersebut merupakan data yang dihimpun DJBC hingga 3 Mei 2020. Sebagian besar impor tersebut masuk melalui jalur udara.

Kantor Pelayanan Utama (KPU) Ditjen Bea Cukai Soekarno-Hatta paling banyak menerima impor barang penanggulangan Covid-19 yang porsinya mencapai 57%. Pintu masuk impor selanjutnya berasal dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Bogor sebesar 17,6%, KPPBC Bandung sebesar 9,2%, dan KPU Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 8%.

Setidaknya terdapat lima komoditas utama yang diimpor untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Pertama, masker sebanyak 48 juta. Kedua, test kit Covid-19 sebanyak 3,4 juta. Ketiga, alat perlindungan diri (APD) sebanyak 5,1 juta. Keempat, obat-obatan sebanyak 391.346. Kelima, peralatan rumah sakit sebanyak 2,1 juta.

Baca Juga: Wow, Penerimaan Cukai Etil Alkohol Tumbuh 205,4%

Sebagian impor barang tersebut berasal dari China dengan kontribusi sebesar 55% dari total impor barang penanggulangan Covid-19. Selanjutnya, sebesar 30% yang merupakan impor bahan baku yang kemudian diolah oleh pelaku usaha di Kawasan Berikat. Kemudian, impor barang dari Hong Kong dengan kontribusi sebesar 6,2%.

"Jadi dalam penanggulangan Covid-19, impor paling besar datang dari udara dan sebagian besar dari China. Total impor barang tersebut gabungan baik impor dengan skema insentif dan nonfasilitas kepabeanan," imbuhnya. (kaw)

Baca Juga: Ini Fungsi Kode Akun Pajak dan Jenis Setoran PPnBM Impor Dalam SSE
Topik : virus Corona, impor, Bea Cukai, DJBC, masker, APD, rumah sakit
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Minggu, 05 Juli 2020 | 06:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Sabtu, 04 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:03 WIB
SE-014/PP/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 14:12 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Minggu, 12 Juli 2020 | 06:01 WIB
SE-38/PJ/2020
Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 11 Juli 2020 | 13:01 WIB
KARTUNIS LALO ALCARAZ:
Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI SULAWESI BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN