Review
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Ditjen Pajak: UU AEoI Bukan Penyebab Susutnya Rekening Kakap

A+
A-
0
A+
A-
0
Ditjen Pajak: UU AEoI Bukan Penyebab Susutnya Rekening Kakap

JAKARTA, DDTCNews – Kabar pajak pagi ini, Senin (7/5) datang dari otoritas pajak yang menilai penurunan jumlah rekening tabungan nasabah kelas kakap bukan disebabkan oleh kekhawatiran pada penerapan aturan keterbukaan informasi, melainkan karena situasi finansial nasional berada dalam tekanan.

Kabar lainnya datang dari pemerintah yang berencana untuk menambah subsidi energi akan dilakukan melalui revisi APBN 2018. Hal ini menjadi keputusan pemerintah untuk memasukkan anggaran penambahan subsidi ke dalam RAPBNP 2018, karena sebelumnya beredar anggapan penambahan subsidi tidak perlu dimasukkan ke dalam RAPBNP 2018.

Selain itu, pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa sesuai dengan target dalam UU APBN 2018. Pemerintah memiliki berbagai agenda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: WFO dan WFH Pegawai DJP Bakal Dievaluasi Sesuai Perkembangan Covid-19

Berikut ringkasannya:

  • UU AEoI Diklaim Bukan Penyebab Turunnya Jumlah Rekening

Berdasar data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), data untuk simpanan dengan nilai saldo di atas Rp2 miliar jumlahnya menurun 0,34% dari sebanyak 251.401 rekening per Januari 2018 menjadi 250.548 rekening per Februari 2018. Direktur P2 Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama merasa hal itu bukan karena penerapan UU tentang akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan (Automatic Exchange of Information/AEoI). Menurutnya otoritas pajak menggunakan laporan jumlah rekening dan jumlah saldo per Desember 2017 yang jumlah rekening maupun saldonya tidak tercatat menurun, pada saldo di atas Rp1 miliar.

  • Subsidi BBM Akhirnya Diatur dalam RAPBNP 2018

Menko Darmin Nasution mengatakan pemerintah akan mengatur APBNP 2018 dalam rangka menambal beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan anggaran Rp10 triliun. Menurutnya upaya ini berkat usulan dari Menkeu Sri Mulyani Indrawati. Pemerintah juga telah melakukan rapat dengan PT Pertamina untuk menjalankan tugas dalam menyalurkan premium dan solah tidak hanya di luar jawa, tetapi juga di Jawa, Madura dan Bali.

Baca Juga: Aplikasi Pelaporan Realisasi Diskon 30% PPh Pasal 25 Selesai Juni 2020
  • Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2018 Sesuai UU APBN

Pertumbuhan ekonomi RI triwulan pertama 2018 diperkirakan masih tumbuh pada kisaran 5,1%. Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan jantung perekonomian terus menunjukkan detakan yang menggeliat, hal ini mengonfirmasi target pertumbuhan ekonomi yang sudah ditetapkan dalam APBN. Dia merasa optimis pertumbuhan triwulan pertama 2018 menunjukkan pertumbuhan 5,2%, sementara triwulan kedua 2018 pemerintah punya momentum Lebaran, dan triwulan ketiga 2018 penyelenggaraan Asian Games dan triwulan keempat 2018 ada agenda tahunan IMF-World Bank, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat terjaga pada setiap periodenya.

  • Penawaran SUN Online di Daerah Berpotensi Serap Rp1 Triliun

Pemerintah mulai melakukan sosialisasi dan edukasi hingga 16 Mei 2018 dalam rangka penerbitan obligasi ritel melalui sistem elektronik Surat Berharga Negara (e-SBN) berupa Saving Bond Ritel (SBR) di 10 kota besar Indonesia. Direktur SUN Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Loto Srinaita Ginting mengatakan peminat e-SBN seri SBR003 cukup baik, diharapkan peluncuran perdananya bisa meraup dana Rp1 triliun atau disesuaikan dengan animo masyarakat. (Amu)

Baca Juga: Pembayaran Pajak WP OP Nonkaryawan Baru pada Tahun Kedua Turun
Topik : berita pajak hari ini, berita pajak, akses informasi pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 30 April 2020 | 08:04 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 29 April 2020 | 08:27 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 28 April 2020 | 08:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 27 April 2020 | 08:27 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:19 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:58 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:51 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:57 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 29 Mei 2020 | 14:43 WIB
DKI JAKARTA
Jum'at, 29 Mei 2020 | 14:16 WIB
AGENDA PAJAK
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:49 WIB
EKONOMI DIGITAL