Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Literasi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Dikenai Pajak, Konsumsi Junk Food Berkurang 5,1%

A+
A-
1
A+
A-
1
Dikenai Pajak, Konsumsi Junk Food Berkurang 5,1%
Ilustrasi makanan junk food

MEKSIKO, DDTCNews – Baru-baru ini para peneliti di University of North Carolina dan National Institute of Public Health di Meksiko merilis hasil penelitian yang mengamati efek tahun pertama diterapkannya pajak atas makanan cepat saji sejak berlaku pada 2014.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan terdapat pengurangan konsumsi makanan cepat saji sebesar 5,1% yang setara sengan 25 gram per orang setiap bulannya akibat diberlakukannya pajak makanan cepat saji sebesar 8%.

“Sekitar 14% dari konsumsi kilokalori orang meksiko berasal dari makanan-makanan yang telah dipajaki ini,” ujar Dr Barry Popkin, profesor di University of North Carolina dan salah satu co-penulis penelitian.

Baca Juga: Otoritas Bebaskan PPN bagi Perusahaan yang Beraktivitas di KEK

Di Meksiko, pemerintah menetapkan pajak 8% pada makanan yang berkalori tinggi guna mengatasi meningkatnya jumlah obesitas dan diabetes. Selain itu, berlaku juga tarif sebesar 10% untuk minuman bersoda dan minuman yang mengandung gula.

Menurut penelitian, pajak atas makanan cepat saji ini berhasil menurunkan pembelian makanan cepat saji pada kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah dan menengah.

Masyarakat berpenghasilan rendah membeli rata-rata 10,2% dan yang berpenghasilan menengah membeli rata-rata 5,8%. Sedangkan jumlah pembelian makanan cepat saji di kalangan masyarakat berpenghasilan tinggi tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Pengenaan Pajak Pariwisata Kembali Ditunda Hingga 2023

“Meksiko merupakan salah satu negara dengan tingkat obesitas pada anak-anak dan orang dewasa tertinggi di dunia. Lebih dari 33% anak-anak dan sekitar 70% orang dewas mengalami obesitas di Meksiko,” ujar Barry.

Menurut para peneliti, seperti dilansir dalam foodtank.com, diperlukan lebih banyak lagi penelitian yang harus dilakukan untuk mengevaluasi dampak dari pajak yang diberlakukan atas asupan energi makanan secara keseluruhan, kualitas makanan, dan pola pembelian makanan di Meksiko. (Amu)

Baca Juga: Diskon PPh Badan 30% Ditawarkan untuk Pendapatan di Bawah Rp124,3 T
Topik : junk food tax, pajak junk food, pajak internasional, meksiko

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KOREA SELATAN

Tidak Bakal Ditunda Lagi, Pajak Cryptocurrency Berlaku Mulai 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:00 WIB
ITALIA

Italia akan Cabut Pajak Digital di 2024

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:00 WIB
KOREA SELATAN

Samsung Mulai Waspadai Dampak Perpajakan dari Pilar 1 OECD

berita pilihan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:55 WIB
KABUPATEN PINRANG

Himpun Data Wajib Pajak, Petugas DJP Terjun ke Lapangan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:02 WIB
UU HPP

Diatur dalam UU HPP, Pidana Denda Tidak Dapat Diganti Kurungan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:32 WIB
LAYANAN PAJAK

Hingga Besok, Kring Pajak Hanya Dapat Dihubungi Lewat Ini

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KINERJA PERINDUSTRIAN

Kurangi Emisi Karbon, Jokowi Dorong Hilirisasi Sawit Lewat Biodiesel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020

Kejar Penerimaan, Begini Mekanisme Mutasi Pegawai Ditjen Pajak

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:53 WIB
LITERASI PAJAK

Perpajakan.id Versi 2 Rilis Lebih dari 12.000 Peraturan Pajak

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:37 WIB
LAYANAN PAJAK

Sore Ini, 2 Aplikasi DJP Tidak Bisa Diakses Wajib Pajak

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:00 WIB
MALAYSIA

Pengenaan Pajak Pariwisata Kembali Ditunda Hingga 2023