Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 23 September 2021 | 13:45 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (4)
Rabu, 22 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Rabu, 22 September 2021 | 18:12 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 22 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Kamis, 23 September 2021 | 17:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 23 September 2021 | 12:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 23 September 2021 | 09:30 WIB
DEBAT PAJAK
Rabu, 22 September 2021 | 17:27 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Ceritakan Perjalanan Reformasi Perpajakan Jilid III, DJP Rilis Buku

A+
A-
0
A+
A-
0
Ceritakan Perjalanan Reformasi Perpajakan Jilid III, DJP Rilis Buku

Dirjen Pajak Suryo Utomo bersama Andien (moderator) dalam peluncuran buku Cerita di Balik Reformasi Perpajakan, Rabu (14/7/2021). (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak 2021, Ditjen Pajak (DJP) meluncurkan buku Cerita di Balik Reformasi Perpajakan.

Dirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan buku tersebut memuat cerita dari para pegawai pajak yang melakukan reformasi pajak jilid III sejak 2016. Menurutnya, reformasi akan terus berlanjut untuk membawa sistem pajak yang makin sesuai dengan perubahan perekonomian dan model bisnis.

"Sebenarnya 5 tahun ini baru setengah dari perjalanan karena pada 2024, fase reformasi ketiga akan selesai dengan pembaruan sistem inti administrasi perpajakan," katanya dalam peluncuran buku Cerita di Balik Reformasi Perpajakan, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga: Lewat Ini, DJP Integrasikan Pelayanan Pajak Hingga Penegakan Hukum

Suryo mengatakan buku tersebut akan menjadi dokumentasi tentang perjalanan reformasi pajak sejak program pengampunan pajak pada 2016. Melalui reformasi tersebut, DJP berupaya membuat berbagai perbaikan agar setiap proses bisnisnya sesuai dengan kebutuhan wajib pajak.

Menurut Suryo, setiap perubahan yang terjadi pada DJP selalu menjadi cerita yang menarik. Apalagi, ketika Covid-19 mewabah pada 2020, langkah perubahan dan reformasi harus segera dilakukan walaupun secara bersamaan juga menghadapi tantangan berat.

Sejak sebelum pandemi, Suryo menyebut DJP telah merancang berbagai perbaikan proses bisnis, terutama yang menyangkut pelayanan kepada wajib pajak. Pasalnya, dinamika disrupsi digital dan perkembangan ekonomi telah berlangsung sangat cepat.

Baca Juga: Sandera Wajib Pajak, Kanwil DJP Jajaki Kerja Sama dengan Kemenkumham

Dengan demikian, mustahil jika DJP tidak mengikuti dinamika tersebut tetapi mengharapkan penerimaan pajak meningkat.

Menurutnya, kemudahan pelayanan harus diberikan agar cost of compliance makin menurun. Dengan cost of compliance yang rendah, diharapkan kepatuhan wajib pajak menjadi lebih tinggi dan penerimaan negara ikut terkerek.

"Ujungnya kami harus melakukan perbaikan dan di sisi lain, harapan besarnya adalah penerimaan pajak meningkat secara kuantitatif," ujarnya.

Baca Juga: Cara Menyelenggarakan Pencatatan untuk Tujuan Perpajakan

Suryo menyatakan penerbitan buku tersebut sebagai sarana untuk berbagi cerita. Namun, dia juga berharap kehadiran buku itu dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keikutsertaan publik melakukan perubahan.

Menurut dia, DJP akan terus memberikan kemudahan agar wajib pajak bisa ikut bergotong royong menjadikan pajak sebagai tulang punggung negara yang lebih kuat. "Karena kalau tidak, kita kejar terus tapi wajib pajaknya juga lari terus. Tidak akan maksimal," imbuh Suryo.

Anda bisa mengunduh buku tersebut di sini. (kaw)

Baca Juga: 21 Proses Bisnis DJP Bakal Terintegrasi, Ini Penjelasan Dirjen Pajak

Topik : Hari Pajak, Hari Pajak 14 Juli, reformasi perpajakan, buku, Ditjen Pajak, DJP

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: DJP Kerahkan Pegawai ke Lapangan dan Tebar Email ke WP

Jum'at, 17 September 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Amankan Penerimaan Pajak, DJP Awasi Sektor Usaha Ini

Kamis, 16 September 2021 | 12:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Pakai Cara Ini, DJP Bisa Tahu Daftar Belanja WNI di Luar Negeri

berita pilihan

Kamis, 23 September 2021 | 18:00 WIB
EKONOMI DIGITAL

Transaksi e-Commerce Diprediksi Tembus Rp395 T, UMKM Berperan Penting

Kamis, 23 September 2021 | 17:37 WIB
KINERJA FISKAL

Rokok Ilegal Digempur Terus, Realisasi Cukai Tumbuh 17,8%

Kamis, 23 September 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Hingga Agustus 2021, Pembeli Mobil Serap Insentif Pajak Rp1,73 Triliun

Kamis, 23 September 2021 | 17:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Pajak Karbon untuk Kepentingan Bumi, Negeri, dan Diri Sendiri

Kamis, 23 September 2021 | 17:00 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Minta Belanja APBD untuk Perlindungan Sosial Dipacu

Kamis, 23 September 2021 | 16:30 WIB
INGGRIS

Perusahaan Untung Besar, Pengenaan Pajak Tambahan Dipertimbangkan

Kamis, 23 September 2021 | 16:15 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Antisipasi Imbas Gagal Bayar Evergrande ke Indonesia

Kamis, 23 September 2021 | 16:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Dokumen Pajak Bocor, Trump Gugat Ponakannya Sendiri dan The Times

Kamis, 23 September 2021 | 16:00 WIB
SIPRUS

Otoritas Perpanjang Jatuh Tempo Pelaporan Pajak Lintas Yurisdiksi

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
FILIPINA

DPR Akhirnya Setujui Produk Digital Dikenai PPN 12%