Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cara Melapor Realisasi Insentif PPh Pasal 22 di DJP Online

A+
A-
10
A+
A-
10
Cara Melapor Realisasi Insentif PPh Pasal 22 di DJP Online

TENGGAT waktu pelaporan realisasi insentif Covid-19 tinggal 3 hari lagi. Bagi wajib pajak yang belum melaporkan maka diimbau untuk segera merealisasikan agar terhindar dari sanksi administrasi.

Salah satu insentif pajak yang tenggat waktu pelaporan realisasinya pada 20 Juli untuk masa pajak April sampai dengan Juni 2020 di antaranya adalah pembebasan PPh Pasal 22 atas penjualan barang yang diperlukan dalam penanganan Covid-19.

Misalnya obat-obatan, vaksin, peralatan laboratorium, peralatan pendeteksi, peralatan pelindung diri, peralatan untuk perawatan pasien, dan/atau peralatan pendukung lain yang dinyatakan untuk keperluan penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Cara Mengajukan Permohonan Nomor Pokok Barang Kena Cukai (NPPBKC)

Pembebasan PPh Pasal 22 itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 28/2020 tentang Pemberian Fasilitas Pajak Terhadap Barang dan Jasa yang Diperlukan Dalam Rangka Penanganan Pandemi Covid-19.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara melaporkan realisasi insentif PPh Pasal 22 melalui DJP Online. Mula-mula, silakan akses DJP Online. Isi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), password dan kode keamanan (captcha).

Di halaman utama DJP Online, silakan pilih menu Layanan. Lalu pilih kolom e-reporting insentif Covid-19. Bila kolom e-reporting insentif Covid-19 tidak ditemukan, maka Anda perlu mengaktifkan fitur layanan tersebut terlebih dahulu.

Baca Juga: Lapor LACK-11 ke Bea Cukai, Ini Cara Daftar Akun Portal Pengguna Jasa

Caranya, klik menu Profil. Kemudian klik Aktivasi Fitur Layanan. Nanti di sebelah kanan akan muncul menu-menu yang bisa diaktifkan. Silakan centang menu e-reporting, lalu klik Ubah Fitur Layanan.

Apabila Anda berhasil melakukan perubahan, akan muncul notifikasi bahwa ubah akses profil Anda sudah berhasil. Setelah itu, Anda akan diarahkan untuk melakukan login DJP Online kembali.

Setelah melakukan login kembali, cek menu Layanan. Nanti, e-reporting akan muncul pada kolom Layanan. Kemudian, silakan klik e-reporting. Silakan klik Tambah untuk membuat pelaporan realisasi insentif. Lalu pilih PPh Pasal 22 (PMK 28/2020).

Baca Juga: Cara Bikin Kode Billing PPh Pasal 21 Lewat M-Pajak

Pada kolom pelaporan realisasi pembebasan PPh Pasal 22, Anda akan diarahkan untuk mengisi masa pajak dan mengunggah file pelaporan realisasi dengan format yang ditetapkan DJP.

Baca baik-baik petunjuk dari DJP yang berada di sebelah kiri layar Anda. Setelah itu, silakan buat pelaporan realisasi dengan format xls. Anda bisa klik format pelaporan realisasi dari DJP di sebelah kiri layar.

Kemudian, Anda akan diarahkan untuk mengisi pelaporan realisasi melalui Microsoft Excel. Silakan isi 5 kolom yang disediakan DJP, mulai dari nomor, jenis transaksi, tanggal transaksi, nilai transaksi dan PPh Pasal 22.

Baca Juga: Cara Mengajukan Pembuatan NPWP Badan Melalui SABH

Perlu diperhatikan, pengisian nomor dalam format angka dan harus berurutan. Jenis transaksi diisi sesuai dengan transaksi PPh Pasal 22 dan maksimal 255 karakter. Tanggal transaksi dibatasi dengan rentang waktu sesuai dengan masa pelaporan realisasi

Tanggal transaksi diisi dengan format tanggal dan disesuaikan dengan pengaturan pada PC. Contoh format tanggal transaksi dd/mm/yyyy, mm/dd/yyyy, dll. Nilai transaksi dan PPh Pasal 22 wajib diisi dengan format angka.

Kemudian, PPh Pasal 22 tidak boleh melebihi nilai transaksi. Pelaporan nilai transaksi dan PPh Pasal 22 untuk setiap masa disesuaikan dengan tanggal transaksi. Setelah selesai, save dalam folder komputer dan klik Validasi.

Baca Juga: Cara Bikin Kode Billing PPh Pasal 25 Orang Pribadi melalui M-Pajak

Sebelum meng-upload, file laporan realisasi diberi nama dengan format yang ditentukan yaitu AAAAAAAAAAAAAAA_BBCC_DDDD_EE_FF.xls. Adapun kode pelaporan realisasi PPh Pasal 22 adalah 04.

Untuk diketahui, A: nomor NPWP, B: masa pajak awal, C: masa pajak akhir, D: tahun pajak, E: kode pelaporan realisasi, F: 2 nomor kode Pembetulan ke-. Setelah itu, silakan melakukan unggah atau upload.

Kemudian, unggah file pelaporan realisasi yang Anda buat sebelumnya sesuai dengan masa pajak. Lalu, klik Upload. Nanti, Anda mendapatkan notifikasi pelaporan realisasi insentif PPh Pasal 22 sudah tersimpan. Selesai. Semoga bermanfaat. (Bsi)

Baca Juga: Cara Ajukan SKB PPN atas Mesin dan Peralatan Pabrik Impor

Topik : melapor realisasi insentif PPh Pasal 22, tips pajak, tips melapor insentif

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 01 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Mengajukan Permohonan Perubahan Metode Pembukuan

Senin, 30 Agustus 2021 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK

Cara Menyampaikan SPOP PBB Lewat DJP Online

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Ajukan Permohonan Pembebasan Pajak Penghasilan Potput

Rabu, 25 Agustus 2021 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK

Cara Input Retur Faktur Pajak Masukan di e-Faktur 3.0

berita pilihan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:00 WIB
SELANDIA BARU

Otoritas Pajak Segera Kirim Surat kepada 400 Orang Terkaya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Ini Alasan DJP Lakukan Forensik Digital Data Elektronik

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
PAJAK DALAM BERITA

Insentif UMKM di UU HPP & Program Pengungkapan Sukarela, Cek Videonya!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA UMUM METI SURYA DARMA:

‘Pajak Karbon Diperlukan untuk Mendukung Level of Playing Field’

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:30 WIB
UU HPP

Ungkap Harta 1985-2015 dalam PPS Hanya untuk Peserta Tax Amnesty

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Penerbitan SP2DK untuk Wajib Pajak, DJP: Belum Sepenuhnya Digital

Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:00 WIB
FILIPINA

Cegah Kejahatan Pajak, Bank Diimbau Cermati Transaksi Mencurigakan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 06:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Publikasi Penegakan Hukum Pajak Terus Digencarkan, Ini Penjelasan DJP

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Penetapan Upah Minimum 2022, Kemnaker Minta Semua Pihak Tahan Diri

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:00 WIB
JERMAN

Tarif Listrik Naik, Sumber Energi Terbarukan Dapat Diskon Pajak