Fokus
Data & Alat
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Cara Daftar Reklame Baru di DKI Jakarta Secara Online

A+
A-
3
A+
A-
3
Cara Daftar Reklame Baru di DKI Jakarta Secara Online

GUNA memperkenalkan suatu produk atau jasa, perusahaan dapat menggunakan berbagai media atau sarana. Salah satu media yang sering kali menjadi pilihan untuk mengenalkan produk atau jasa yang ditawarkan adalah papan reklame.

Untuk menyelenggarakan jasa reklame, tentunya terdapat kewajiban yang harus dipenuhi di antaranya izin dengan persyaratan konstruksi reklame yang harus sesuai standar. Selain itu, pendiri reklame juga harus mendaftarkan diri untuk pajak reklame tersebut.

Pendaftaran pajak reklame di DKI Jakarta terbagi atas dua bagian yaitu pendaftaran pajak reklame baru atau reklame perpanjangan atau daftar ulang. Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan mengenai cara daftar pajak reklame baru di DKI Jakarta secara daring.

Baca Juga: Wah! 10 Kanwil DJP Catatkan Penerimaan Pajak di Atas Capaian Nasional

Mula-mula, siapkan terlebih beberapa dokumen persyaratan. Untuk diperhatikan, terdapat perbedaan syarat dokumen antara reklame papan dan sejenisnya dengan panjang kurang dari 6 meter dan reklame papan dan sejenisnya dengan panjang lebih dari 6 meter hingga 24 meter.

Untuk reklame dengan panjang kurang dari 6 meter dokumen, dokumen yang perlu disiapkan di antaranya: gambar desain produk/pesan reklame yang disajikan, fotokopi identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan, gambar/peta lokasi penempatan titik reklame.

Selanjutnya, surat kuasa bermaterai (apabila dikuasakan/diwakilkan), surat pernyataan reklame belum terpasang (bermaterai), surat pernyataan tidak keberatan reklame dipasang dari pemilik lokasi tempat reklame dipasang, dan fotokopi pajak bumi dan bangunan (PBB).

Baca Juga: Demi Hal Ini, Pemerintah Perlu Lanjutkan Insentif Pajak Tahun Depan

Untuk reklame dengan panjang lebih dari 6 meter sampai 24 meter, dokumen yang perlu disiapkan di antaranya foto terbaru rencana lokasi penempatan reklame, gambar desain produk/pesan reklame yang akan disajikan, fotokopi identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan, gambar/peta lokasi penempatan titik reklame.

Dokumen lain yang perlu dipersiapkan yaitu kelayakan konstruksi reklame, surat pernyataan reklame belum terpasang (bermaterai), surat pernyataan tidak keberatan reklame dipasang dari pemilik lokasi pemasangan, fotokopi pajak bumi dan bangunan (PBB).

Apabila semua dokumen-dokumen tersebut telah dilengkapi, Anda dapat mulai mendaftarkan pajak reklame secara daring. Silakan kunjungi pajakonline.jakarta.go.id. Apabila Anda belum memiliki akun, pilih Daftar untuk melakukan proses pendaftaran akun.

Baca Juga: DJP Incar WP Pakai Data Rekening dan Poin Ketentuan Baru Faktur Pajak

Setelah berhasil masuk, pilih menu Pelayanan. Lalu, akan tampil halaman berupa formulir pertanyaan yang perlu diisikan sesuai dengan kartu identitas anda, yaitu sesuai dengan yang tertera dalam KTP atau NPWP pemilik reklame.

Selanjutnya, isi data Objek Pajak, terkait alamat reklame berada. Pada pertanyaan Jenis Pajak, pilih Pajak Reklame. Pada pertanyaan Jenis Pelayanan, isi dengan Pendaftaran Objek Pajak Baru. Lalu pada Sub Pelayanan, pilih salah satu Reklame Papan/Billboard/Videotron dan lainnya sesuai jenis reklame anda.

Apabila semua pertanyaan telah terisi dengan benar, beri tanda centang pada kotak setuju di bagian syarat dan ketentuan. Kemudian, unggah dokumen-dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan jenis reklame anda.

Baca Juga: IMF Komentari Sistem Pajak di Portugal, Ada Apa?

Dalam hal ini, Anda juga perlu mengunggah dokumen SPOP reklame yang dapat diunduh dan diisi dari laman bapenda.jakarta.go.id. Apabila semua proses sudah dilalui, anda klik Simpan. Selesai. Semoga bermanfaat. (rizki/rig)

Topik : tips pajak daerah, pajak, pajak daerah, pajak reklame, provinsi dki jakarta

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! 10 Kanwil DJP Catatkan Penerimaan Pajak di Atas Capaian Nasional

Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Demi Hal Ini, Pemerintah Perlu Lanjutkan Insentif Pajak Tahun Depan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

DJP Incar WP Pakai Data Rekening dan Poin Ketentuan Baru Faktur Pajak

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:30 WIB
PORTUGAL

IMF Komentari Sistem Pajak di Portugal, Ada Apa?

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Cerita Gisel Dapat Surat Cinta dari Ditjen Pajak dan Rencana Ikut PPS

Sabtu, 28 Mei 2022 | 06:30 WIB
PENERIMAAN BEA CUKAI

Ekspor Sempat Dilarang, Penerimaan Bea Keluar CPO Tetap Bisa Tumbuh 3%

Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:54 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPN Perbedaan Waktu Pengakuan Transaksi Pembelian