Fokus
Komunitas
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:30 WIB
Dir. Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Reportase

Cara Buat Faktur Pajak Kawasan Berikat di e-Faktur 3.1

A+
A-
24
A+
A-
24
Cara Buat Faktur Pajak Kawasan Berikat di e-Faktur 3.1

SEBAGAIMANA diatur dalam PP 85/2015 jo. PMK 131/2018, barang yang berasal dari dalam atau luar daerah pabean lalu dimasukkan ke kawasan berikat tertentu diberikan fasilitas pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) tidak dipungut.

Kawasan berikat adalah tempat penimbunan berikat untuk menimbun barang impor dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah atau digabungkan sebelum diekspor atau diimpor untuk dipakai.

Dalam hal pemasukan barang ke kawasan berikat berasal dari daerah lain dalam daerah pabean, pengusaha kena pajak (PKP) wajib membuat faktur pajak. Nah, DDTCNews kali ini mengulas cara membuat faktur pajaknya dengan menggunakan e-Faktur versi 3.1 Dekstop.

Baca Juga: Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

Mula-mula, buka aplikasi e-faktur. Nanti, PKP akan diminta melakukan login dengan mengisikan nama user dan password untuk dapat mengakses aplikasi e-Faktur. Setelah login berhasil, aplikasi e-faktur akan menampilkan halaman utama.

Pilih menu Faktur dan klik Pajak Keluaran. Kemudian, pilih Administrasi Faktur dan sistem akan menampilkan kotak dialog daftar faktur pajak keluaran. Pada kotak dialog, Anda dapat menekan tombol Rekam Pajak sehingga muncul kotak dialog baru tentang input faktur.

Anda akan diarahkan untuk mengisi bagian dokumen transaksi. Lengkapi dokumen transaksi dengan mengisi detail transaksi, keterangan tambahan, jenis faktur, tanggal dokumen, massa SPT, tahun SPT, nomor seri faktur pajak (NSFP), nomor dokumen pendukung, dan referensi faktur.

Baca Juga: Waduh! Ribuan Kendaraan Tunggak Pajak Kendaraan Sampai Rp50 Miliar

Pada detail transaksi, pilih kode faktur nomor 7 sebagai penyerahan yang PPN-nya tidak dipungut. Untuk keterangan tambahan, diisi dengan ‘Tempat Penimbunan Berikat’. Kemudian, nomor dokumen pendukung dapat diisi dengan nomor Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB).

Pastikan nomor SPPB harus sesuai dengan BC dan sudah dipertukarkan. Setelah selesai, Anda dapat lanjut mengisi bagian lawan transaksi dan referensi lawan transaksi. Berikutnya, klik Simpan dan tekan tombol OK untuk menyimpan data rekap transaksi.

Anda akan diarahkan kembali menuju kotak dialog Daftar Faktur Pajak Keluaran. Jika data yang dimasukkan sudah benar, PKP dapat mengklik faktur pajak yang sudah dibuat dan pilih Upload dan klik Yes. Selanjutnya, pilih menu utama Management Upload dan pilih Upload e-Faktur.

Baca Juga: Cocokkan Data, Petugas Pajak Sambangi Lokasi Usaha Pengusaha Komputer

Anda dapat memilih Start Uploader untuk terhubung dengan sistem DJP. Lalu, Anda akan diminta mengisi kode keamanan dan password. Jika berhasil, Anda akan mendapatkan notifikasi approval sukses. Selesai. Semoga bermanfaat. (rig)

Topik : tips pajak, tips, pajak, e-faktur 3.1, kawasan berikat, kode faktur

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Raditya

Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:40 WIB
saya ingin bertanya..jika invoice, surat jalan tanggal 24 maret, dan dokumen SPPB dibuat tgl 25 maret. Dan faktur pajak baru akan dibuat setelah menerima SPPB. Apakah perlu revisi dokumen mengikuti tanggal SPPB? terima kasih
1

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 05 Juli 2022 | 07:00 WIB
ANALISIS PAJAK

Beban Pembuktian dalam Kasus Abuse of Law

Senin, 04 Juli 2022 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Izin Pertambangan Rakyat dan Wilayah Pertambangan Rakyat?

Senin, 04 Juli 2022 | 18:07 WIB
PER-03/PJ/2022

Aturan e-Faktur Pasal 6 ayat (6) PER-03/PJ/2022 Tak Berlaku untuk Ini

Senin, 04 Juli 2022 | 18:00 WIB
KOTA SEMARANG

Ratusan Ribu WP Nunggak PBB, Kejari Diminta Ikut Lakukan Penagihan

berita pilihan

Selasa, 05 Juli 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Jelang Iduladha, DJBC Perketat Pengawasan Impor Binatang Hidup

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:45 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO

Waduh! Ribuan Kendaraan Tunggak Pajak Kendaraan Sampai Rp50 Miliar

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA SERANG BARAT

Cocokkan Data, Petugas Pajak Sambangi Lokasi Usaha Pengusaha Komputer

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:45 WIB
KINERJA FISKAL

Tahun Ini, Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp403 Triliun

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Simak Lagi Cara Gabung NPWP Suami-Istri, Siapkan Dokumen Pendukungnya

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA DENPASAR TIMUR

Minta Konfirmasi Data, Pegawai Pajak Datangi Lokasi Agen Perjalanan

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Basisnya Tinggi, Penerimaan Pajak Semester II/2022 Diprediksi Rp889 T

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:00 WIB
KP2KP NUNUKAN

Petugas Pajak Sisir Usaha di Sekitar Bandara, Gali Info Soal Omzet