JAKARTA, DDTCNews - Dalam pertandingan uji coba bertajuk Indonesia Super Cup 2026, Chelsea mengalahkan AC Milan dengan skor 3-0. Laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026) lalu.
Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) turut memberikan fasilitas kepabeanan untuk mendukung pelaksanaan pertandingan tersebut. Fasilitas kepabeanan yang diberikan berupa Admission Temporaire/Temporary Admission (ATA) Carnet, yang berperan sebagai 'paspor' untuk barang yang dibawa oleh delegasi kedua klub.
"Bawa puluhan koper dan peralatan tanding, kok bisa proses kepabeanannya cepat? Rahasianya ada di fasilitas ATA Carnet alias 'paspor barang'!" tulis Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta dalam unggahannya di media sosial, dikutip pada Senin (10/8/2026).
ATA Carnet merupakan dokumen kepabeanan internasional yang diterima sebagai pemberitahuan pabean dan mencakup jaminan yang berlaku secara internasional.
Fasilitas tersebut memungkinkan impor dan ekspor barang sementara tanpa dikenakan bea masuk dan pajak impor dalam rangka kegiatan tertentu, termasuk kegiatan olahraga.
Sebagai salah satu metode pemasukan sementara barang ke Indonesia, ATA Carnet telah diterima di lebih dari 80 negara di seluruh dunia. Fasilitas ini banyak dimanfaatkan dalam berbagai sektor seperti pameran, produksi film, olahraga, dan seni pertunjukan.
Meskipun menggunakan ATA Carnet, terhadap barang milik delegasi Chelsea dan AC Milan tetap dilakukan pemeriksaan fisik oleh petugas bea cukai.
"Bea Cukai Soekarno-Hatta memberikan layanan prima untuk memastikan kelancaran prosedural. Kami mengerahkan fasilitas X-Ray Mobile langsung di Terminal 3!" bunyi unggahan Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta.
Dengan X-Ray Mobile, pemeriksaan fisik barang-barang delegasi klub menjadi jauh lebih cepat, responsif, dan aman tanpa harus mengganggu mobilitas dan kenyamanan para pemain serta ofisial tim. Modernisasi pemeriksaan fisik barang ini menjadi bagian dari komitmen DJBC dalam mendukung kelancaran berbagai event internasional di tanah air. (dik)
