ADMINISTRASI PAJAK

Ingat! Bupot Tak Lagi Bisa Diunduh pada Menu Dokumen Saya di Coretax

Nora Galuh Candra Asmarani
Minggu, 17 Mei 2026 | 10.30 WIB
Ingat! Bupot Tak Lagi Bisa Diunduh pada Menu Dokumen Saya di Coretax
<p>Ilustrasi.</p>

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) memindahkan saluran pengunduhan bukti potong (Bupot) pajak penghasilan (PPh) dari menu Dokumen Saya ke menu Bukti Potong Saya.

Penyuluh DJP menyebut peralihan menu untuk akses dan unduh bukti potong PPh berlaku sejak Mei 2026. Adapun menu Bukti Potong Saya berada di modul e-bupot coretax. Untuk itu, wajib pajak bisa memilih modul e-bupot, lalu klik Bukti Potong Saya.

“Per Mei 2026, akses dokumen bukti potong beralih sepenuhnya di menu eBupot > Bukti Potong Saya. Silakan bagi PIC, signer e-bupot PPh, untuk akses menu tersebut di eBupot > Bukti Potong Saya,” jelas penyuluh DJP melalui channel telegram FAQ Coretax, dikutip pada Minggu (17/5/2026).

Berbeda dengan menu Dokumen Saya yang isinya bervariasi, menu Bukti Potong Saya hanya menghimpun bukti potong. Perubahan ini diharapkan dapat membuat proses pencarian bukti potong lebih efisien.

Melalui menu Bukti Potong Saya, wajib pajak dapat memilih jenis bukti potong, masa pajak, dan tahun pajak dari bukti potong yang dibutuhkan. Selain itu, wajib pajak dapat menggunakan filter berdasarkan nomor pemotongan dan NPWP pemotong.

Menu Bukti Potong Saya sebenarnya sudah muncul sejak sekitar Februari 2026. Namun, DJP memberikan masa transisi dari Februari hingga April 2026. Selanjutnya, DJP mengimplementasikan penuh menu Bukti Potong Saya sebagai saluran untuk mengakses bukti potong per Mei 2026.

“Masa transisi (sampai dengan April 2026). Menu Dokumen Saya untuk unduh bukti potong hanya dapat diakses sampai April 2026. Setelah itu, akses dilakukan melalui menu Bukti Potong Saya,” jelas penyuluh DJP melalui channel telegram FAQ Coretax pada 27 Februari 2026.

Sebagai informasi, channel telegram FAQ Coretax merupakan channel personal yang diampu oleh Penyuluh Pajak DJP Muhammad Rahmatullah Barkat dan Rindang Kartika Ayuningtyas. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.