PEREKONOMIAN INDONESIA

BPS Catat 7,24 Juta Orang Indonesia Masih Menganggur

Aurora K. M. Simanjuntak
Selasa, 05 Mei 2026 | 12.45 WIB
BPS Catat 7,24 Juta Orang Indonesia Masih Menganggur
<p>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan data ketenagakerjaan pada Februari 2026, Selasa (5/5/2026).</p>

JAKARTA, DDTCNews - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah masyarakat Indonesia yang berstatus pengangguran sebanyak 7,24 juta orang pada Februari 2026.

Porsi pengangguran ini mencapai 4,67% dari total angkatan kerja sebanyak 154,91 juta orang.

"Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja atau menjadi pengangguran, yaitu sebanyak 7,24 juta orang. Jumlah yang menganggur ini turun 35.000 orang dibandingkan Februari 2025," ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Selasa (5/5/2026).

Lebih lanjut, Amalia melaporkan jumlah pengangguran sebanyak 7,24 juta orang pada Februari 2026 ini setara dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,68%.

Dia mengatakan tingkat pengangguran terbuka awal tahun ini lebih rendah ketimbang capaian pada Februari 2025 yang sebesar 4,76%.

"Penurunan tingkat pengangguran terbuka terjadi, baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan, serta terjadi di wilayah perkotaan maupun di perdesaan," kata Amalia.

Secara keseluruhan, BPS mencatat penduduk usia kerja di Indonesia mencapai 219,54 juta orang. Penduduk usia kerja terbagi menjadi 2 jenis, angkatan kerja dan bukan angkatan kerja.

Amalia melaporkan angkatan kerja di Indonesia mencapai 154,91 juta orang pada Februari 2026. Jumlah itu bertambah sebanyak 1,86 juta orang bila dibandingkan dengan posisi angkatan kerja pada Februari 2025.

Dari angkatan kerja tersebut, penduduk Indonesia terbagi menjadi 2 kategori, yaitu penduduk bekerja dan penduduk pengangguran. Adapun jumlah penduduk yang bekerja mencapai 147,67 juta orang atau bertambah 1,89 juta orang dibandingkan dengan tahun lalu.

Secara terperinci, terdapat 3 jenis penduduk bekerja, yaitu pekerja penuh waktu sebanyak 98,59 juta orang, lalu pekerja paruh waktu sebanyak 38,34 juta orang, dan setengah pengangguran sebanyak 10,72 juta orang. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.