AMERIKA SERIKAT

FIFA dan AS Gagal Sepakati Insentif, 30 Timnas Kena Pajak Tambahan

Muhamad Wildan
Senin, 06 April 2026 | 12.00 WIB
FIFA dan AS Gagal Sepakati Insentif, 30 Timnas Kena Pajak Tambahan
<p>Ilustrasi.</p>

WASHINGTON D.C., DDTCNews - Mayoritas timnas yang turut serta pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS) harus menanggung beban pajak tambahan.

Beban pajak tambahan timbul mengingat FIFA dan pemerintah AS tidak berhasil mencapai kesepakatan terkait fasilitas pembebasan pajak bagi seluruh timnas yang berkompetisi pada Piala Dunia 2026.

Akibatnya, beban pajak tambahan akibat pemajakan berganda berpotensi timbul dalam hal negara asal timnas tidak memiliki persetujuan penghindaran pajak berganda (P3B) dengan AS.

Saat ini, tercatat ada 30 timnas yang tidak memiliki P3B dengan AS. "Dari total 48 negara yang lolos kualifikasi piala dunia, 18 di antaranya adalah negara yang memiliki P3B dengan AS," ungkap The Guardian dalam pemberitaannya, dikutip pada Senin (6/4/2026).

Negara-negara yang memiliki P3B dengan AS antara lain negara-negara Eropa serta Australia, Kanada, Meksiko, Mesir, Maroko, dan Afrika Selatan.

Dengan P3B ini, para pemain timnas yang berkompetisi di Piala Dunia 2026 tetap harus membayar pajak kepada AS. Meski demikian, personil timnas yang lain seperti backroom staff hingga pelatih berpotensi mendapatkan fasilitas pengecualian pajak berdasarkan P3B.

Sebaliknya, personil timnas yang tidak berasal dari negara maju di atas tidak berhak mendapatkan fasilitas di atas karena negaranya belum menyepakati P3B dengan AS.

"Tim-tim yang berasal dari negara maju dan memiliki P3B dengan AS, seperti Inggris dan Spanyol, akan menanggung biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara kecil seperti Curacao dan Haiti," ujar konsultan pajak dari Brasil, Oriana Morrison.

Morrison pun menerangkan timnas Brasil juga harus menanggung beban pajak tambahan mengingat Brasil belum menyepakati P3B dengan AS.

"Uang ini seharusnya bisa digunakan untuk mengembangkan industri sepak bola lokal, tapi uang itu justru akan dibayarkan ke AS," ujar Morrison dilansir sportbible.com.

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di 3 negara, yakni AS, Kanada, dan Meksiko. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.