Review
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP PAPUA DAN MALUKU ARRIDEL MINDRA:
Fokus
Data & Alat
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Reportase
Perpajakan.id

Beri Insentif PPnBM, Ini Pesan Menperin untuk Industri Otomotif

A+
A-
0
A+
A-
0
Beri Insentif PPnBM, Ini Pesan Menperin untuk Industri Otomotif

Ilustrasil Pengendara motor melintas di depan spanduk yang memuat materi promosi pembelian mobil dengan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) di depan diler Toyota Auto2000, Malang, Jawa Timur, Senin (1/3/2021). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/aww.
 

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah mendorong pelaku industri otomotif untuk mengoptimalkan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) ditanggung pemerintah (DTP) atas kendaraan bermotor sehingga mendukung pemulihan ekonomi tahun ini.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap distributor utama yang mendaftarkan produknya sebagai penerima insentif PPnBM DTP tetap mengawasi dealer sehingga penurunan harga kendaraan dapat sesuai dengan harapan atau ekspektasi konsumen.

"Kami berharap relaksasi PPnBM, khususnya pada tipe kendaraan yang ditetapkan dapat menjadi katalis kebangkitan industri otomotif nasional yang ditandai dengan peningkatan signifikan utilisasi produksi kendaraan bermotor pada 2021,” katanya, Jumat (5/3/2021).

Baca Juga: Pemprov Bidik 2,9 Juta Kendaraan Manfaatkan Diskon dan Pemutihan Pajak

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Perindustrian No. 169/2021 mengatur 21 tipe kendaraan dari 6 pabrikan yang akan memperoleh PPnBM DTP. Salah satu syarat tersebut di antaranya memenuhi komponen lokal minimum 70%.

Industri otomotif merupakan salah satu sektor dengan kontribusi cukup besar terhadap PDB. Saat ini, ada 21 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia dengan investasi senilai Rp99,17 triliun dan kapasitas produksi 2,35 juta unit per tahun.

Selain itu, sektor otomotif juga mampu menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38.390 orang dan lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industrinya.

Baca Juga: DJP Rilis Daftar Yurisdiksi Partisipan AEoI Terbaru

"Diharapkan produksi dan penjualan pada sektor tersebut kembali pulih dan sektor tersebut mampu memberikan kontribusi positif pada perekonomian, serta memberi jump start pada perekonomian," ujar Menperin.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 20/2021 sebagai payung hukum insentif PPnBM ditanggung pemerintah atas pembelian kendaraan bermotor.

Terdapat dua jenis mobil yang mendapatkan fasilitas PPnBM DTP yakni sedan atau station wagon dengan kapasitas silinder sampai dengan 1.500 cc dan kendaraan bermotor 4x2 dengan kapasitas silinder sampai dengan 1.500 cc.

Baca Juga: Ada Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Honda Melesat 265%

Pada tahap pertama, fasilitas PPnBM DTP sebesar 100% berlaku untuk masa pajak Maret—Mei 2021. Lalu, insentif PPnBM DTP 50% diberikan untuk masa pajak Juni—Agustus 2021. Kemudian, insentif PPnBM DTP sebesar 25% untuk masa pajak September–Desember 2021.

Sri Mulyani juga telah memasukkan insentif PPnBM DTP pada kendaraan bermotor itu dalam klaster insentif usaha pada program pemulihan ekonomi nasional (PEN), dengan pagu Rp2,99 triliun. (rig)

Baca Juga: Ekspor Membaik, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Telah Bangkit
Topik : menperin, industri otomotif, PPnBM DTP, insentif pajak, kendaraan bermotor, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 19 April 2021 | 10:30 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 19 April 2021 | 10:04 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 19 April 2021 | 09:23 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK
berita pilihan
Selasa, 20 April 2021 | 16:01 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Selasa, 20 April 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 15:03 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 20 April 2021 | 14:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:36 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Selasa, 20 April 2021 | 13:30 WIB
KONSULTASI
Selasa, 20 April 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 11:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK