Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Belanja

0
0

SAINT PAUL, DDTCNews – Transaksi belanja online di Minnesota Amerika Serikat (AS) akan dipajaki dalam waktu dekat. Pemerintah Minnesota telah sepakat untuk memberlakukan skema pajak penjualan (sales tax).

Departemen Penerimaan Minnesota telah mengumumkan pemberlakuan GST berlaku terhadap penjual barang atau jasa secara online yang beroperasi di luar negara bagian. Namun implementasi sales tax baru akan berlaku pada 1 Oktober 2018.

“Pasca putusan Mahkamah Agung AS, negara bagian bisa meminta vendor untuk memungut sales tax meskipun tidak memiliki kehadiran fisik di negara terkait,” demikian melansir knsiradio.com, Rabu (25/7).

Baca Juga: Pajak Penginapan Dikerek Jadi 8%

Putusan Mahkamah Agung AS juga menghapus asumsi keberadaan bentuk fisik vendor menjadi syarat utama untuk bisa memungut online sales tax antara Minnesota dengan South Dakota.

Sebelum kebijakan ini diperkenalkan, aktivitas bisnis antara Minnesota dengan South Dakota pun telah dipaksa untuk menyetor sales tax, walaupun perusahaan antar kedua negara itu sama sekali tidak memungut online sales tax.

Sementara itu, pemerintah AS memprediksi Minnesota akan mendapatkan penerimaan tambahan berkisar USD132 juta – USD206 juta atau Rp1,90 triliun – Rp2,97 triliun secara tahunan melalui online sales tax.

Baca Juga: Wah, Legalisasi Mariyuana Hasilkan Penerimaan Hingga Rp14,2 Triliun

Sedikit berlawanan, hal ini mendapat sorotan dari pemerintah South Dakota AS yang memprediksi pemberlakuan online sales tax justru akan mengurangi penerimaan pajak senilai jutaan dolar AS dari transaksi pembelian barang atau jasa secara online. (Amu/Gfa)

“Pasca putusan Mahkamah Agung AS, negara bagian bisa meminta vendor untuk memungut sales tax meskipun tidak memiliki kehadiran fisik di negara terkait,” demikian melansir knsiradio.com, Rabu (25/7).

Baca Juga: Pajak Penginapan Dikerek Jadi 8%

Putusan Mahkamah Agung AS juga menghapus asumsi keberadaan bentuk fisik vendor menjadi syarat utama untuk bisa memungut online sales tax antara Minnesota dengan South Dakota.

Sebelum kebijakan ini diperkenalkan, aktivitas bisnis antara Minnesota dengan South Dakota pun telah dipaksa untuk menyetor sales tax, walaupun perusahaan antar kedua negara itu sama sekali tidak memungut online sales tax.

Sementara itu, pemerintah AS memprediksi Minnesota akan mendapatkan penerimaan tambahan berkisar USD132 juta – USD206 juta atau Rp1,90 triliun – Rp2,97 triliun secara tahunan melalui online sales tax.

Baca Juga: Wah, Legalisasi Mariyuana Hasilkan Penerimaan Hingga Rp14,2 Triliun

Sedikit berlawanan, hal ini mendapat sorotan dari pemerintah South Dakota AS yang memprediksi pemberlakuan online sales tax justru akan mengurangi penerimaan pajak senilai jutaan dolar AS dari transaksi pembelian barang atau jasa secara online. (Amu/Gfa)

Topik : pajak online, pajak e-commerce, Amerika Serikat
artikel terkait
Rabu, 29 Maret 2017 | 15:50 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 24 Maret 2017 | 10:56 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 14 Februari 2017 | 11:55 WIB
THAILAND
Senin, 29 Agustus 2016 | 11:02 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 28 Desember 2017 | 17:12 WIB
HONG KONG
Minggu, 30 September 2018 | 20:33 WIB
OECD INCLUSIVE FRAMEWORK ON BEPS
Sabtu, 13 Agustus 2016 | 17:02 WIB
THAILAND
Kamis, 29 September 2016 | 12:01 WIB
INDIA
Rabu, 11 Oktober 2017 | 11:19 WIB
KROASIA
Senin, 29 Oktober 2018 | 11:40 WIB
AUSTRALIA BARAT
Selasa, 08 Agustus 2017 | 14:15 WIB
JEPANG
Kamis, 13 Oktober 2016 | 14:13 WIB
SWISS
Jum'at, 19 Januari 2018 | 15:09 WIB
SWISS