PENERIMAAN PAJAK

Begini Kontribusi Jakarta terhadap Penerimaan Pajak Nasional 2022

Muhamad Wildan | Minggu, 29 Januari 2023 | 15:00 WIB
Begini Kontribusi Jakarta terhadap Penerimaan Pajak Nasional 2022

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Realisasi penerimaan pajak di DKI Jakarta sepanjang 2022 mencapai Rp1.234,28 triliun atau 124,14% dari target yang ditetapkan senilai Rp994,28 triliun.

Kepala Kanwil DJP Jakarta Timur Muhammad Ismiransyah M. Zain mengatakan kontribusi DKI Jakarta tersebut mencapai 71,8% terhadap total penerimaan pajak nasional 2022 yang mencapai Rp1.716,8 triliun.

"Dibandingkan dengan tahun lalu, terdapat peningkatan penerimaan sebesar 52%," katanya dalam Press Conference Kinerja APBN DKI Jakarta, dikutip pada Minggu (29/1/2023).

Baca Juga:
Termasuk Pajak, Ini Sederet Sumber Uang Negara

Realisasi penerimaan PPh dan PPN pada tahun lalu masing-masing mencapai Rp719,6 triliun dan Rp449,29 triliun. Setoran PPh mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 52% dan setoran PPN naik 54% dibandingkan dengan 2021.

Ismiransyah mengatakan kenaikan realisasi penerimaan pajak disokong tersebut tidak hanya disokong oleh kenaikan harga komoditas, tetapi juga didorong kontribusi yang berasal dari sektor perdagangan besar, administrasi pemerintahan, dan jasa profesional.

"Ini sudah menggeliat perekonomian kita, berkat meredanya Covid-19," ujar Ismiransyah.

Baca Juga:
Belasan BUMDes Dikumpulkan KPP, Ternyata Banyak yang Belum Punya NPWP

Pada tahun ini, lanjut Ismiransyah, terdapat beberapa dinamika yang akan memengaruhi kinerja penerimaan. Pertama, strategi pengamanan penerimaan pada tahun ini bakal dilakukan lewat Komite Kepatuhan. Harapannya, pengawasan yang dilakukan KPP menjadi lebih terarah.

Kedua, kanwil-kanwil di DKI Jakarta juga akan memprioritaskan sektor-sektor unggulan pada wilayahnya masing-masing untuk mendukung penggalian potensi.

"Contoh kalau di saya unggulannya sawit. Lalu, di Jakarta Pusat beda-beda, itu yang diutamakan dulu," tutur Ismiransyah.

Baca Juga:
Penerima Tax Holiday IKN Beli Barang Modal Bekas, Insentif Bisa Batal

Ketiga, setoran pajak dari sektor ekonomi digital diekspektasikan menurun akibat gelombang PHK dan menurunnya harga aset kripto. Hal ini pada gilirannya berdampak terhadap penerimaan, terutama penerimaan yang diadministrasikan Kanwil DJP Jakarta Selatan I.

Keempat, kanwil-kanwil DJP di DKI Jakarta akan mengintensifkan pengawasan terhadap pembayaran pajak yang terkait dengan belanja anggaran sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 59/2022. (rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Minggu, 26 Mei 2024 | 10:30 WIB KEUANGAN NEGARA

Termasuk Pajak, Ini Sederet Sumber Uang Negara

Minggu, 26 Mei 2024 | 10:00 WIB KPP PRATAMA KERINCI

Belasan BUMDes Dikumpulkan KPP, Ternyata Banyak yang Belum Punya NPWP

Minggu, 26 Mei 2024 | 09:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Perusahaan Beri Hadiah Undian ke Karyawan, Kapan Terutang Pajaknya?

BERITA PILIHAN
Minggu, 26 Mei 2024 | 10:30 WIB KEUANGAN NEGARA

Termasuk Pajak, Ini Sederet Sumber Uang Negara

Minggu, 26 Mei 2024 | 10:00 WIB KPP PRATAMA KERINCI

Belasan BUMDes Dikumpulkan KPP, Ternyata Banyak yang Belum Punya NPWP

Minggu, 26 Mei 2024 | 09:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Perusahaan Beri Hadiah Undian ke Karyawan, Kapan Terutang Pajaknya?

Minggu, 26 Mei 2024 | 08:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Lebih 5.000 Rekening dan e-Wallet Terkait Judi Online Bakal Diblokir

Sabtu, 25 Mei 2024 | 12:30 WIB PERATURAN PAJAK

Tarif PPh Pasal 22 Impor Ditentukan Berdasarkan Kepemilikan API

Sabtu, 25 Mei 2024 | 12:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Pemotongan PPh 21 Lebih Bayar, Pemberi Kerja Wajib Kembalikan

Sabtu, 25 Mei 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Alur Pemotongan PPh Atas Hadiah Undian