Fokus
Literasi
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Anda Tidak Bisa Akses DJP Online? Ini Kata Ditjen Pajak

A+
A-
18
A+
A-
18
Anda Tidak Bisa Akses DJP Online? Ini Kata Ditjen Pajak

Ilustrasi. (DJP)

JAKARTA, DDTCNews – Banyak wajib pajak yang mengeluhkan tidak dapat mengakses DJP Online pada hari ini, Selasa (1/12/2020).

Keluhan disampaikan kepada Ditjen Pajak (DJP) melalui Twitter. Terkait dengan keluhan tersebut, siang ini, DJP memberikan informasi sekaligus mengonfirmasi tidak dapat diaksesnya sistem. Tidak ada detail waktu yang disampaikan terkait dengan gangguan tersebut.

“Sistem DJP tidak dapat di akses untuk sementara. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Tim Teknologi Informasi kami sedang berusaha memulihkannya sesegera mungkin,” tulis akun Twitter @DitjenPajakRI pukul 12:10 WIB.

Baca Juga: Dapatkan Meterai Elektronik, Peruri Jelaskan Dua Saluran Ini

Saat DDTCNews mencoba untuk masuk ke laman DJP Online, ada notifikasi error This site can’t be reached. The webpage at https://djponline.pajak.go.id/account/login might be temporarily down or it may have moved permanently to a new web address. ERR_FAILED”.

Seperti diketahui, DJP menerapkan Single Login. Tombol kuning bertuliskan ‘login’ di sudut kanan atas laman situs web www.pajak.go.id ini secara otomatis mengarah pada DJP Online. Dengan satu kali log masuk (login), wajib pajak akan mendapatkan banyak layanan digital, terutama pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan.

Single Login merupakan salah satu program dari Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak 2015-2019 yang dilanjutkan pengembangannya dan masuk menjadi program dari Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak 2020—2024.

Baca Juga: Sederet Program Perluasan & Penguatan Basis Pajak Selama 2011-2020

Single Login juga merupakan pintu masuk layanan berbasis 3C (Click-Call-Counter). Dengan skema ini, kanal utama yang disediakan DJP adalah situs web www.pajak.go.id. Dengan kanal ini, pengelolaan permohonan yang masuk ke dalam situs web sudah terotomatisasi penuh tanpa bantuan manusia. (kaw)

Topik : DJP Online, DJP, error, single login

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 02 Desember 2021 | 14:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Hingga Oktober 2021, Pertumbuhan Nilai Restitusi Pajak Capai 13%

Kamis, 02 Desember 2021 | 11:10 WIB
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Soal Pencegahan Korupsi, Ini Pesan Ketua KPK kepada Petugas Pajak

Rabu, 01 Desember 2021 | 16:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Punya Tunggakan Hingga Rp3 Miliar, Aset Wajib Pajak Disita DJP

Rabu, 01 Desember 2021 | 10:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Kebutuhan Insentif Pajak Berubah Saat Pemulihan Ekonomi, Ini Alasannya

berita pilihan

Senin, 06 Desember 2021 | 19:00 WIB
MALAYSIA

Pacu Industri Pariwisata 2022, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Tempat Lelang Berikat?

Senin, 06 Desember 2021 | 18:00 WIB
PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI

Jangan Gampang Tergiur Penawaran Aset Kripto, Investor Perlu Tahu Ini

Senin, 06 Desember 2021 | 17:21 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Target Presidensi G-20 Indonesia: Proposal Pilar 1 Diteken Juli 2022

Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI

Cara Mengajukan Pemesanan Pita Cukai Rokok

Senin, 06 Desember 2021 | 16:37 WIB
KPP PRATAMA KUBU RAYA

Telusuri Aset WP yang Tunggak Pajak, DJP Gandeng Pemda

Senin, 06 Desember 2021 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Senin, 06 Desember 2021 | 16:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Curhat Komunitas Difabel ke DJP: Literasi Pajak Masih Minim