Berita
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:21 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:01 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:56 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:39 WIB
UU CIPTA KERJA
Review
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 15 November 2020 | 08:01 WIB
KEPALA KANTOR BEA CUKAI SOEKARNO-HATTA FINARI MANAN:
Fokus
Data & alat
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Rabu, 18 November 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 18 NOVEMBER - 24 NOVEMBER 2020
Sabtu, 14 November 2020 | 13:05 WIB
STATISTIK PAJAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Komunitas
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Senin, 30 November 2020 | 10:29 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Minggu, 29 November 2020 | 11:30 WIB
AGENDA KEPABEANAN
Reportase
Glosarium

ADB Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Penerimaan Pajak

A+
A-
1
A+
A-
1
ADB Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Penerimaan Pajak

Presiden ADB Masatsugu Asakawa dalam Southeast Asia Development Symposium yang diadakan ADB, Rabu (21/10/2020).

JAKARTA, DDTCNews – Asian Development Bank (ADB) mendorong negara-negara anggotanya untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di tengah pandemi Covid-19. Pemanfaatan teknologi juga termasuk untuk meningkatkan penerimaan pajak.

Presiden ADB Masatsugu Asakawa mengatakan saat ini telah banyak negara berkembang anggota ADB yang memanfaatkan sistem informasi manajemen administrasi penerimaan. Dia meyakini optimalisasi sistem ini mampu meningkatkan penerimaan di tengah situasi sulit akibat pandemi.

“Pengenalan sistem informasi manajemen administrasi penerimaan di banyak negara berkembang anggota ADB mengarah pada peningkatan efisiensi dalam pengarsipan dan pemrosesan pajak serta peningkatan penerimaan pajak," katanya dalam Southeast Asia Development Symposium, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga: Penerimaan Pajak 2021 Diproyeksi Masih Tertekan, SWF Jadi Harapan

ADB, sambungnya, telah mengucurkan paket bantuan senilai US$20 miliar atau Rp292,6 triliun untuk mendukung negara anggota mengatasi krisis dan bersiap untuk kenormalan baru. Paket tersebut terdiri atas 3 pilar yang semuanya menggabungkan teknologi digital untuk tujuan efektivitas.

Pilar pertama mencakup pemenuhan alat kesehatan dan kebutuhan selama pandemi. Pilar kedua berupa pendanaan countercyclical untuk melaksanakan program darurat. Pilar ketiga berupa dukungan untuk keberlangsungan sektor swasta, seperti perdagangan, keuangan mikro, serta jaminan untuk bisnis yang kekurangan likuiditas.

Asakawa menilai TIK memainkan peran penting dalam menopang berbagai aktivitas di tengah pandemi. Menurutnya, teknologi digital juga tetap bisa menjadi solusi untuk menjawab tantangan masyarakat walaupun pandemi telah berakhir.

Baca Juga: Pangkas Tarif PPh Badan, Penerimaan Pajak Bakal Tergerus Rp33 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendukung pernyataan Asakawa tersebut. Selain soal penerimaan, dia menilai pemanfaatan teknologi digital dapat mendorong kebijakan perpajakan suatu negara lebih adil.

"Kita harus memastikan semua negara di seluruh dunia memanfaatkan teknologi digital pada semua bidang, termasuk untuk kebijakan perpajakan yang sehat dan adil," ujarnya.

Sri Mulyani senang ADB memberi perhatian pada isu perpajakan, termasuk membangun regional hub sebagai wadah bagi negara anggota saling berbagi pengetahuan dan memperkuat kerja sama di bidang perpajakan.

Baca Juga: Sri Mulyani Proyeksi Serapan Belanja Negara 2020 Tidak Sampai 100%

Sri Mulyani mengatakan Indonesia akan selalu mendukung inisiatif tersebut, seperti ketika terlibat aktif bersama G20 dan OECD untuk mewujudkan praktik perpajakan global yang baik di semua negara. (kaw)

Topik : ADB, teknologi informasi, administrasi pajak, penerimaan pajak, Masatsugu Asakaw, Sri Mulyani
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 25 November 2020 | 14:20 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 25 November 2020 | 13:24 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 25 November 2020 | 13:09 WIB
KEBIJAKAN ANGGARAN
Rabu, 25 November 2020 | 11:38 WIB
PENERIMAAN PAJAK
berita pilihan
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:21 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:01 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:56 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:39 WIB
UU CIPTA KERJA
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:38 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:32 WIB
FILIPINA
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:24 WIB
PAJAK DIGITAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:07 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO