Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 15:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Ada Cashback, Masyarakat Didorong Bayar Pajak Lewat e-Commerce

A+
A-
0
A+
A-
0
Ada Cashback, Masyarakat Didorong Bayar Pajak Lewat e-Commerce

Ilustrasi.

PEKANBARU, DDTCNews - Pemkot Pekanbaru, Riau mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan metode pembayaran pajak daerah melalui e-commerce. Sebab, terdapat berbagai program promosi yang dapat dinikmati seperti cashback 20%.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan pembayaran pajak saat ini makin mudah karena perkembangan teknologi digital. Untuk itu, wajib pajak diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

"Meski ada cashback untuk wajib pajak, tetapi pajak yang disetorkan ke Bapenda tetap utuh 100%," katanya dikutip dari laman resmi Pemkot Pekanbaru, Jumat (3/9/2021).

Baca Juga: Belanja Online Barang Impor Melonjak, Aturan Kepabeanan Bakal Direvisi

Zulhelmi menjelaskan pembayaran pajak di Pekanbaru sudah dapat dilakukan melalui berbagai platform seperti Tokopedia, Shopee, dan Gojek. Program promosi berupa cashback tersebut diadakan oleh perusahaan e-commerce sehingga menguntungkan bagi Bapenda dan wajib pajak.

Dia menilai peralihan metode pembayaran dari konvensional di kantor Bapenda ke arah digital sangat tepat dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Sebab, warga tidak perlu beramai-ramai mendatangi kantor Bapenda untuk membayar pajak.

"Ini juga berguna untuk mengurangi kerumunan warga saat melakukan pembayaran pajak secara manual," ujarnya.

Baca Juga: Eks Menkeu Nasihati Otoritas: Tak Perlu Tambah Pajak Berbasis Konsumsi

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan e-commerce, Zulhelmi mengajak masyarakat lebih patuh membayar pajak daerah tepat waktu. Apalagi, pemkot saat ini juga masih memberlakukan berbagai program insentif pajak daerah.

Misal, diskon pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) yang berlaku sepanjang 1 Juli-30 September 2021. Lalu, diskon Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dengan perincian mulai 25%, 50%, hingga 100%.

Ada juga diskon atau penghapusan sanksi administrasi BPHTB. Pemberian perolehan hak baru atau peningkatan hak tersebut bisa dilakukan pada Surat Keterangan Ganti Rugi, Surat Kepemilikan Tanah (SKT), Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT), dan lainnya. (rig)

Baca Juga: Daftar 10 Negara Tujuan Investasi UKM Terfavorit di Eropa, Apa Saja?

Topik : kota pekanbaru, pembayaran pajak, e-commerce, pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK FOKUS AKHIR TAHUN

Perkembangan APBN Sebelum Defisit Kembali Maksimal 3% PDB

Rabu, 08 Desember 2021 | 09:00 WIB
KABUPATEN SIDOARJO

Kejar Setoran PBB Akhir Tahun, Camat Dikerahkan ke Lapangan

Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021

Rupiah Lanjutkan Tren Pelemahan Terhadap Dolar AS

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Turunkan Tarif Maksimal Pajak Hiburan, Begini Detailnya

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:30 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA

Tjahjo Kumolo Ingatkan ASN Soal 8 Area Rawan Korupsi

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Begini Tren Rasio Kepatuhan Laporan SPT Tahunan 2016-2021

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:43 WIB
KPP PRATAMA MEDAN POLONIA

Sosialisasi UU HPP, Wajib Pajak Dapat Penjelasan Soal PPS dari DJP

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Perusahaan Bisa Dijatuhi Hukuman Pidana Perpajakan, Simak Ketentuannya