Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Wuih, Hingga April 2021 Penerimaan Tumbuh Hampir 30%

A+
A-
0
A+
A-
0
Wuih, Hingga April 2021 Penerimaan Tumbuh Hampir 30%

Suasana bongkar muat peti kemas di New Priok Container Terminal One, Jakarta Utara, Jumat (9/4/2021). Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng-DI Yogyakarta mencatat penerimaan kepabeanan dan cukai hingga April 2021 mengalami pertumbuhan 29,64% dari periode yang sama tahun lalu. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa)

JAKARTA, DDTCNews - Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng-DI Yogyakarta mencatat penerimaan kepabeanan dan cukai hingga April 2021 mengalami pertumbuhan 29,64% dari periode yang sama tahun lalu.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY Padmoyo Tri Wikanto mengatakan pertumbuhan realisasi itu menjadi yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Menurutnya, angka penerimaan tersebut juga menjadi tren positif di tengah pandemi Covid-19.

"Saya melihat trennya masih cukup baik, masih on the track. Patut kita jaga dan terus pertahankan," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: Produksi Rokok Anjlok Tapi Setoran Cukai Tumbuh 21%, Ini Sebabnya

Padmoyo kemudian meminta jajarannya terus mengoptimalkan kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai, terutama pada sisa waktu 2 bulan sebelum tutup semester I/2021.

Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY Nur Rusyidi mengatakan realisasi penerimaan hingga 30 April 2021 senilai Rp13,44 triliun, atau setara 29,97% dari target senilai Rp44,84 triliun.

Angka itu terdiri atas penerimaan cukai Rp12,83 triliun, bea masuk Rp594,9 miliar, dan bea keluar Rp16,06 miliar. Hingga April 2021, realisasi penerimaan cukai tumbuh 30,56% secara tahunan.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Pengusaha Borong Pita Cukai Rokok

Hal tersebut diakibatkan kenaikan tarif cukai hasil tembakau dan pelunasan CK1 2020 yang dibayarkan tahun ini. "Penerimaan cukai masih menjadi kontributor terbesar," ujarnya.

Penerimaan bea masuk juga masih terus menunjukan tren positif. Penerimaan bea masuk hingga April 2021 telah tumbuh 15,38%, didukung pulihnya kegiatan impor komoditas seperti gula mentah, bahan baku susu, tas, hingga suku cadang kendaraan.

Meski demikian, sambungnya, hal serupa tidak terjadi pada bea keluar karena realisasi penerimaannya hingga April 2021 masih mengalami kontraksi 36,05%.

Baca Juga: Tahun Depan, Target Penerimaan Cukai Plastik Dipatok Rp500 Miliar

Selain akibat lesunya ekspor selama pandemi, hal tersebut juga terjadi karena penurunan tarif bea keluar atas veneer yang selama ini menjadi komoditas penyumbang bea keluar terbesar, dari 15% menjadi 5%. (Bsi)

Topik : penerimaan pabean, penerimaan cukai, April 2021, Bea Cukai Jateng-DIY

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Rabu, 28 Juli 2021 | 14:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis-Jenis Retribusi Daerah

Rabu, 28 Juli 2021 | 13:00 WIB
RESENSI JURNAL

Menilik Kebijakan Insentif Pajak China dalam Hadapi Pandemi Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:50 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

IMF Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini Respons BKF

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:00 WIB
SURAT EDARAN MENTERI PAN-RB 16/2021

ASN Sektor Nonesensial WFH 100%, Tjahjo Terbitkan Surat Edaran

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:30 WIB
KANWIL DJP JAKARTA KHUSUS

Ratusan Wajib Pajak Diperiksa, DJP Adakan Edukasi e-Objection

Rabu, 28 Juli 2021 | 10:17 WIB
INSENTIF PAJAK

Lewat Instagram, Sri Mulyani: Ayo Segera Manfaatkan Insentif Pajak