Review
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA PUSAT ESTU BUDIARTO:
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:38 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 18 Januari 2021 | 17:51 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 15:54 WIB
TAX HOLIDAY (6)
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 13 JANUARI - 19 JANUARI 2021
Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Komunitas
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH:
Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Rabu, 13 Januari 2021 | 11:15 WIB
DDTC PODTAX
Reportase
Perpajakan.id

Wuih, 75% Gaji Karyawan Swasta Disubsidi Pemerintah

A+
A-
15
A+
A-
15
Wuih, 75% Gaji Karyawan Swasta Disubsidi Pemerintah

Wakil Perdana Menteri Heng Swee Keat.

SINGAPURA, DDTCNews—Pemerintah Singapura memutuskan menyubsidi 75% gaji karyawan perusahaan swasta di seluruh sektor pada April 2020, sebagai stimulus untuk mengatasi pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Wakil Perdana Menteri Heng Swee Keat mengatakan para karyawan di seluruh perusahaan itu akan menerima gaji pertama di bawah ‘skema dukungan pekerjaan’ yang ditingkatkan untuk membantu arus kas perusahan yang tergerus akibat Covid-19.

“Subsidi gaji ini berlaku untuk Sin$4.600 (Rp52 juta) pertama dari gaji yang dibayar perusahaan bulan ini, untuk lebih dari 1,9 juta karyawan tetap dan penduduk Singapura. Kami akan pantau situasi dengan hati-hati, dan mengambil tindakan jika perlu,” katanya di hadapan Parlemen Singapura, Senin (6/4/2020).

Baca Juga: Ini Kriteria Masyarakat yang Tak Bisa Terima Vaksin Covid-19 Sinovac

Heng Swee mengatakan ‘skema dukungan pekerjaan’ yang kali pertama dirilis Februari 2020 itu telah ditingkatkan pada Maret untuk menyubsidi 25% gaji karyawan lokal, subsidi 50% untuk karyawan di restoran/perusahaan katering, dan 75% bagi karyawan pariwisata dan penerbangan.

Pembayaran akan dilakukan dalam tiga tahap pada Mei, Juli dan Oktober, dengan batas upah bulanan yang sudah dinaikkan dari Sin$3.600 menjadi Sin$4.600. Namun, dukungan yang lebih tinggi untuk April 2020 bersifat sementara, dan skema akan kembali ke tingkat normal.

“Tujuan dukungan ini adalah untuk langsung mengurangi biaya gaji perusahaan, membantu mereka mencegah PHK. Saya berharap perusahaan memanfaatkan skema dukungan pekerjaan ini untuk terus membayar pekerjanya, dan menahan diri mem-PHK mereka,” kata Heng Swee seperti dilansir straitstimes.com..

Baca Juga: Ada Pandemi Covid-19, Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Masih Naik

Ia menambahkan banyak perusahaan Singapura tidak dapat beroperasi sama sekali, atau hanya beroperasi pada tingkat yang jauh berkurang dalam beberapa pekan mendatang karena kebijakan Perdana Menteri Lee Hsien Loong Jumat lalu dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Dengan kebijakan tersebut, sebagian besar tempat kerja, terlepas dari yang menyediakan layanan penting atau di sektor ekonomi utama, akan ditutup selama sekitar 1 bulan sejak awal April untuk memutuskan rantai transmisi Covid-19. (Bsi)

Baca Juga: Duh, Utang Pemerintah Naik Jadi 38,68% PDB
Topik : singapura, covid-19, subsidi gaji
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 09 Januari 2021 | 15:01 WIB
YORDANIA
Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:59 WIB
THAILAND
Jum'at, 08 Januari 2021 | 08:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 07 Januari 2021 | 17:44 WIB
VAKSIN COVID-19
berita pilihan
Senin, 18 Januari 2021 | 21:45 WIB
RUST CONFERENCE 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 18:56 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 18:04 WIB
KABUPATEN KUDUS
Senin, 18 Januari 2021 | 17:51 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 17:41 WIB
VAKSINASI
Senin, 18 Januari 2021 | 17:08 WIB
NUSA TENGGARA BARAT
Senin, 18 Januari 2021 | 17:03 WIB
PEMBATASAN KEGIATAN
Senin, 18 Januari 2021 | 16:48 WIB
PROVINSI RIAU
Senin, 18 Januari 2021 | 16:40 WIB
INSENTIF PAJAK