Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Wamenkeu: Transformasi Digital Harus Berlanjut Meski Ada Vaksin Corona

A+
A-
1
A+
A-
1
Wamenkeu: Transformasi Digital Harus Berlanjut Meski Ada Vaksin Corona

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (tangkapan layar Youtube Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pemanfaatan teknologi secara masif dalam menjalankan pemerintahan tetap harus berlanjut walaupun nantinya vaksin virus Corona telah ditemukan.

Suahasil menilai pandemi saat ini menjadi momentum yang tepat untuk mendorong transformasi digital yang lebih kuat karena dibarengi larangan berinteraksi secara fisik. Transformasi digital tersebut tetap harus berlanjut pada masa datang agar cara kerja institusi pemerintah semakin efisien.

"Kita menggunakan kesempatan pada saat ini untuk merumuskan efisiensi tata kelola yang bisa kita manfaatkan. Setelah itu, semoga bisa menjadi bagian kehidupan kita meskipun pada saatnya nanti vaksin Covid-19 ditemukan," katanya dalam sebuah webinar, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Kebijakan Pajak pada Masa Pemulihan Ekonomi Jadi Krusial, Mengapa?

Suahasil mengatakan semua sektor pemerintahan bertugas mendorong dan memikirkan arah transformasi digital untuk dijalankan di masa datang. Tugas itu juga berlaku untuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai penjaga keuangan negara.

Menurut Suahasil, wacana transformasi digital di Kemenkeu bahkan telah mulai dibicarakan sejak beberapa tahun lalu. Saat terjadi pandemi, transformasi digital harus bisa dimaksimalkan terutama karena para pegawai menjalankan pekerjaan dari rumah (work from home/WFH).

Dia mengklaim pelaksanaan WFH di Kemenkeu tetap berjalan optimal. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil survei internal kepada para pegawai. Hasilnya, 90% pegawai berpendapat pekerjaan mereka bisa dikerjakan di rumah dengan bantuan teknologi.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Harus Jadi Momentum Dapatkan Kepercayaan Wajib Pajak

Sementara itu, 86% pegawai merasa pekerjaannya selama WFH saat pandemi virus Corona tetap bisa diselesaikan efektif, tidak berbeda saat bekerja dari kantor.

Suahasil mengatakan model kerja WFH tetap harus berjalan secara beberapa waktu mendatang karena dunia belum mengetahui kapan pandemi akan berakhir. Pemerintah juga tidak bisa memastikan waktu untuk bisa mengembalikan rasa aman masyarakat pascapandemi tersebut karena obat dan vaksin virus Corona belum ditemukan.

Jika obat dan vaksin telah ditemukan, dia berharap pemanfaatan teknologi digital dalam bekerja tetap bisa berlanjut.

Baca Juga: Ini Saran Pengusaha & Akademisi Soal Kebijakan Pajak pada Masa Pandemi

"Karena transformasi digital ini bukan pilihan, tapi keharusan yang harus betul-betul kita pikirkan apa kelanjutannya dan apa efisiensi yang bisa kita dapatkan. Kita juga harus memikirkan seluruh potensi negatif yang mungkin muncul," ujarnya. (kaw)

Topik : transformasi digital, teknologi digital, digitalisasi, virus Corona, work from home, WFH, Kemenkeu
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 21 September 2020 | 17:10 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Senin, 21 September 2020 | 17:00 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Senin, 21 September 2020 | 14:23 WIB
RENSTRA DJP 2020-2024
Senin, 21 September 2020 | 11:24 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
berita pilihan
Sabtu, 26 September 2020 | 15:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Sabtu, 26 September 2020 | 14:55 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 26 September 2020 | 14:15 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Sabtu, 26 September 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN PEMBIAYAAN
Sabtu, 26 September 2020 | 12:01 WIB
KAWASAN INDUSTRI
Sabtu, 26 September 2020 | 11:47 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 26 September 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER: