Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Wajib Pajak Punya Rekening di Luar Negeri Masuk Radar Pengawasan

A+
A-
2
A+
A-
2
Wajib Pajak Punya Rekening di Luar Negeri Masuk Radar Pengawasan

Seorang polisi berpatroli di depan Menara Spasskaya Kremlin dan Katedral St. Basil di pusat Kota Moskow, Rusia (29/6/2020). Otoritas pajak Rusia akan fokus melakukan uji kepatuhan dan pemeriksaan kepada wajib pajak orang pribadi yang memiliki aset keuangan di luar negeri. (Foto: Yuri Kadobnov/AFP/Getty Images/foreignpolicy.com)

MOSCOW, DDTCNews - Otoritas pajak Rusia akan fokus melakukan uji kepatuhan dan pemeriksaan kepada wajib pajak orang pribadi yang memiliki aset keuangan di luar negeri.

Laporan KPMG menyebutkan pada akhir tahun lalu otoritas pajak meluncurkan review kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Ukuran kepatuhan berdasarkan data yang diterima dari skema pertukaran informasi keuangan atau Automatic Exchange of Information (AEoI).

"Setelah review, otoritas pajak akan mengidentifikasi contoh kemungkinan ketidakpatuhan wajib pajak yang selanjutnya akan ditindaklanjuti," tulis laporan KPMG, seperti dikutip Senin (5/4/2021).

Baca Juga: Ini 7 Strategi DJP Optimalkan Penerimaan Tahun Ini

Adapun fokus review akan menyasar wajib pajak orang pribadi yang disinyalir melakukan penghindaran pajak penghasilan (PPh). Salah satu kriteria wajib pajak ini adalah memiliki aset atau rekening keuangan di luar negeri.

Wajib pajak juga masuk radar pengawasan jika ditemukan indikasi menyembunyikan informasi dan penghasilan dari perusahaan yang terdaftar di luar negeri atau controlled foreign companies (CFC). Lalu lintas transaksi rekening bank di luar Rusia juga masuk kategori pengawasan otoritas.

"Wajib pajak orang pribadi pada akhir Desember 2020 sudah ada yang menerima pemberitahuan audit pajak lapangan yang diarahkan kepada data dan informasi rekening keuangan mulai tahun pajak 2017,2018 dan 2019," terangnya.

Baca Juga: Terbitkan Faktur Pajak Fiktif, 4 Orang Ditahan

Pada tahun ini, wajib pajak orang pribadi yang memiliki pengendalian perusahaan di luar negeri wajib melaporkan seluruh pendapatan usaha paling lambat pada 31 April 2021. Adapula kewajiban pelaporan pendapatan tahunan atas kepemilikan aset atau rekening keuangan.

"Pelaporan tahunan untuk rekening di bank asing dan lembaga jasa keuangan lainnya harus dipenuhi wajib pajak Rusia yang memenuhi kriteria tertentu paling lambat pada 31 Mei 2021," tambah laporan KPMG. (Bsi)

Baca Juga: Terbukti Sediakan Fasilitas Penghindaran Pajak, Bank Ini Kena Denda
Topik : rusia, pengawasan pajak, penghindaran pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:11 WIB
PENGHINDARAN PAJAK
Selasa, 16 Maret 2021 | 16:07 WIB
KOREA SELATAN
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 14:12 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:30 WIB
KABUPATEN SUBANG
Senin, 10 Mei 2021 | 11:45 WIB
SURVEI BANK INDONESIA