Berita
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:00 WIB
UU CIPTA KERJA
Review
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:54 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Wah, Pengawasan Pajak Kini Pakai Google Earth

A+
A-
3
A+
A-
3
Wah, Pengawasan Pajak Kini Pakai Google Earth

Tampilan Google Earth. (tangkapan layar)

PARIS, DDTCNews - Otoritas pajak Prancis mengoptimalkan layanan Google Earth untuk mendukung proses bisnis pengawasan dan melawan praktik penghindaran pajak.

Pemerintah Prancis mengembangkan aplikasi khusus berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence/AI yang mampu melakukan analisis terhadap data Google Earth. Proyek tersebut menghabiskan anggaran mencapai €12 juta.

"Alat itu sangat akurat hingga kami bisa mengidentifikasi bola pada bagian belakang mobil," kata salah satu pejabat badan administrasi pajak Prancis dikutip pada Senin (30/8/2021).

Baca Juga: Awasi Wajib Pajak, Ini yang Dimanfaatkan DJP

Dia menjelaskan program AI dengan basis data Google Earth merupakan alat pengawasan pajak yang efisien dalam mendeteksi risiko berdasarkan kepemilikan properti. Salah satu indikatornya adalah kepemilikan kolam renang.

Warga Prancis dengan kekayaan melimpah memiliki kecenderungan memiliki kolam renang di luar ruangan. Aplikasi tersebut kemudian melakukan survei properti yang memiliki kolam renang dan mencocokkan data dengan laporan wajib pajak dalam surat pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Penggunaan kolam renang sebagai alat identifikasi dinilai strategis karena pemilik properti wajib membayar €500 per tahun untuk setiap satu kolam. Angka itu dibayarkan sebagai tambahan pajak properti. Pemilik properti juga wajib menyampaikan laporan kepemilikan dalam SPT Tahunan.

Baca Juga: Nunggak Bayar PPN, 7 Mobil Milik Perusahaan Disita DJP

Pengawasan pajak dengan bantuan teknologi ini secara khusus sebagai bentuk uji kepatuhan wajib pajak orang kaya di Prancis. Pemanfaatan teknologi mampu mengkompensasi kekurangan SDM dalam melakukan pengawasan pajak.

"Kami dapat memperbesar setiap properti berdasarkan algoritma yang sudah dideteksi. Ini dapat menghilangkan keraguan," terangnya.

Namun, penggunaan teknologi dalam upaya mengamankan penerimaan pajak bukan tanpa kekhawatiran. Salah satunya datang dari kelompok internal yaitu serikat pekerja Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Tahan Kenaikan Pajak Atas Capital Gain, Pemerintah Fokus Beri Insentif

Serikat pekerja otoritas fiskal menekankan pentingnya kerahasiaan data properti pembayar pajak. Pasalnya, aplikasi beroperasi berdasarkan layanan pihak ketiga, yaitu Google Earth.

"Mustahil otoritas Prancis akan tetap bertanggung jawab penuh atas semua data pajak. Ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan data karena ini bentuk kemitraan administrasi pajak dengan perusahaan yang perilakunya masih dipertanyakan," imbuhnya seperti dilansir dailystar.co.uk. (sap)

Baca Juga: Ingin Keluar dari Daftar Tax Haven, Hong Kong akan Revisi Aturan Pajak
Topik : pengawasan pajak, sanksi pajak, kepatuhan pajak, google earth, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

AS Mulai Desak Negara Lain Agar Cabut Pajak Digital

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:00 WIB
THAILAND

Pancing Ekspatriat, Tarif Pajak Penghasilan Bakal Dipatok 17%

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KOREA SELATAN

Tidak Bakal Ditunda Lagi, Pajak Cryptocurrency Berlaku Mulai 2022

berita pilihan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Awasi Wajib Pajak, Ini yang Dimanfaatkan DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN

Lapor LACK-11 ke Bea Cukai, Ini Cara Daftar Akun Portal Pengguna Jasa

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

DJP Lakukan Digitalisasi Surat Tagihan Pajak, Ini Tujuannya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Uji Coba KPP Mikro Tidak Dilanjutkan, Ini Hasil Evaluasi DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:00 WIB
UU CIPTA KERJA

UMKM Dapat Porsi 40% Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Pemanfaatan Insentif Sumbang 22,1% Penurunan Penerimaan Pajak 2020

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:00 WIB
KOTA SURAKARTA

Nunggak Bayar PPN, 7 Mobil Milik Perusahaan Disita DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK

Apa Itu Edukasi Perpajakan?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:20 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

5 Jenis Natura atau Kenikmatan yang Dikecualikan dari Objek Pajak