TAX CENTER UNIVERSITAS GUNADARMA

Tax Center Universitas Gunadarma Kukuhkan Relawan Pajak 2024

Dian Kurniati | Selasa, 06 Februari 2024 | 11:07 WIB
Tax Center Universitas Gunadarma Kukuhkan Relawan Pajak 2024

Kepala Tax Center Universitas Gunadarma Benny Susanti (paling kiri), Ketua Umum PERTAPSI Darussalam (kedua dari kiri), Rektor Universitas Gunadarma Margianti (keempat dari kiri), dan Direktur P2Humas DJP Dwi Astuti (kelima dari kiri) dalam peluncuran relawan pajak dalam program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) 2024.

JAKARTA, DDTCNews - Tax Center Universitas Gunadarma resmi mengukuhkan relawan pajak dalam program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) 2024.

Rektor Universitas Gunadarma Margianti mengatakan pengukuhan program relawan pajak menjadi salah satu aktivitas positif untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Melalui program ini, mahasiswa Universitas Gunadarma turut meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pajak kepada masyarakat di sekitar kampus.

"Bagaimana kita melakukan kewajiban kita dengan baik dan benar, dan tentu saja bagaimana kita bersama-sama berbuat supaya Indonesia menjadi lebih baik lagi," katanya, Selasa (6/2/2024).

Baca Juga:
Kampus Ini Didanai APBN dan Non-APBN, KPP Beri Edukasi Aturan Pajaknya

Margianti mengatakan pengukuhan Renjani 2024 dilaksanakan dalam serangkaian acara HUT ke-8 Tax Center Universitas Gunadarma. Menurutnya, Universitas Gunadarma akan terus mendukung kegiatan mahasiswa yang bermanfaat untuk negara.

Program Renjani merupakan kerja sama antara Universitas Gunadarma dan Kanwil DJP Jawa Barat III yang telah rutin dilaksanakan sejak 2016. Pengukuhan Renjani Universitas Gunadarma 2024 dilakukan oleh Rektor Universitas Gunadarma Margianti, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwi Astuti, serta Ketua Umum PERTAPSI sekaligus Founder DDTC Darussalam.

Selain mengukuhkan Renjani 2024, Universitas Gunadarma juga membuka sekaligus meluncurkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Relawan Pajak. Universitas Gunadarma menjadi salah satu dari 3 kampus yang ditunjuk untuk melaksanakan piloting MBKM Relawan Pajak pada tahun ini.

Baca Juga:
Dibanding Insentif, Kepastian Sistem Pajak Lebih Penting Bagi Investor

Dalam 8 tahun terakhir, Tax Center Universitas Gunadarma telah mendukung pemerintah melakukan penguatan di bidang pajak melalui program Renjani. Kini, tax center juga turut mengembangkan kurikulum serta merancang proses dan mekanisme integrasi program renjani dengan program MBKM.

Tax Center Universitas Gunadarma menjadi salah satu lembaga yang berfungsi sebagai pusat kajian, pelatihan, penelitian, pengembangan, dan sosialisasi yang mendukung pemahaman perpajakan pada mahasiswa, pelaku usaha, masyarakat, dan lingkungan kampus. Tax center juga menjadi lembaga yang inklusif dalam menjembatani pemahaman perpajakan bagi seluruh kalangan dengan menghadirkan berbagai program kerja.

Sementara itu, Ketua Umum PERTAPSI sekaligus Founder DDTC Darussalam mengapresiasi pengukuhan Renjai 2024 dan peluncuran program MBKM Relawan Pajak. Dengan 2 program tersebut, kampus dapat berpartisipasi lebih besar dalam meningkatkan literasi perpajakan bagi masyarakat.

Keberadaan relawan pajak, menurut Darussalam, sejalan dengan upaya PERTAPSI dalam membangun masyarakat melek pajak. Menurutnya, tugas dan tanggung jawab untuk meningkatkan literasi perpajakan masyarakat tak cuma diemban oleh DJP, tetapi juga para akademisi melalui berbagai tax center. Keterlibatan akademisi, seperti relawan pajak, menjadi penting karena posisinya dinilai lebih dekat dengan masyarakat, termasuk wajib pajak. (sap)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Senin, 19 Februari 2024 | 12:00 WIB UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Kampus Ini Didanai APBN dan Non-APBN, KPP Beri Edukasi Aturan Pajaknya

Rabu, 14 Februari 2024 | 12:00 WIB KANWIL DJP JAWA TIMUR II

Kanwil DJP Jatim II Resmikan Tax Center IAIN Madura

Selasa, 13 Februari 2024 | 16:51 WIB MSS FEB UNIVERSITAS INDONESIA

FEB UI Gelar Seminar Pasar Modal Internasional, Terbuka dan Gratis!

BERITA PILIHAN
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Laksanakan Bantuan Penagihan Pajak, DJP: Perpres Perlu Direvisi

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:15 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Reorganisasi Instansi Vertikal DJP Berlanjut? Ini Kata Dirjen Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:07 WIB KEBIJAKAN PAJAK

60 Juta NIK Sudah Dipadankan Dengan NPWP

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:45 WIB KONSULTASI PAJAK

Pengajuan Permohonan IKH secara Online, Bagaimana Tata Caranya?

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:30 WIB BEA CUKAI MALANG

Cegat Bus Antarkota di Pintu Tol, DJBC Amankan 30 Koli Rokok Ilegal

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:27 WIB KEPATUHAN PAJAK

4,3 Juta WP Sudah Lapor SPT Tahunan 2023, Mayoritas Gunakan e-Filing

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:01 WIB KINERJA FISKAL

APBN Catatkan Surplus Rp31,3 Triliun pada Januari 2024

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:00 WIB TIPS PAJAK

Cara Ikut Lelang Barang-Barang Sitaan Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 16:37 WIB PENERIMAAN PAJAK

Kontraksi, Penerimaan Pajak Terkumpul Rp149,25 Triliun di Januari 2024

Kamis, 22 Februari 2024 | 16:30 WIB PMK 7/2024

Beli Rumah Lain, WP OP Tak Boleh Lagi Pakai Fasilitas PPN DTP 2024