Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Sri Mulyani Minta Pengusaha Segera Lapor SPT, Ada Apa?

A+
A-
15
A+
A-
15
Sri Mulyani Minta Pengusaha Segera Lapor SPT, Ada Apa?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. 

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para pengusaha untuk segera melaporkan surat pemberitahuan (SPT) tahunan, tanpa menunggu batas akhir penyampaian.

Sri Mulyani mengatakan pelaporan pajak yang tepat waktu akan turut menjaga rasa saling percaya antara pengusaha dan pemerintah. Pemerintah akan menjaga hubungan baik tersebut dengan memastikan perekonomian nasional tetap stabil meskipun dunia terus mengalami perubahan.

"Hubungan ini yang kita jaga. Oleh karena itu, dalam spirit untuk saling percaya, saya mengingatkan tanggal 31 Maret jangan lupa bayar pajak, untuk yang orang pribadi. Kalau yang perusahaan, masih sampai 30 April. Kalau bisa yang pribadi, mulai dicicil sekarang," katanya di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Baca Juga: Dana Bagi Hasil Cukai Rokok Harus Diprioritaskan Tangani Stunting

Sri Mulyani menambahkan pelaporan SPT pajak untuk 2019 sudah bisa dimulai menggunakan sistem online. Jika mengalami kesulitan, Sri Mulyani menyarankan para pengusaha menghubungi Kring Pajak yang siaga 24 jam setiap hari.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengingatkan agar pelaporan SPT tak menunggu sampai tenggat 31 Maret, apalagi sore harinya. Menurutnya, pengusaha harus mengantisipasi terjadinya gangguan sistem online, karena terlalu banyak wajib pajak yang mengakses sistem. Simak artikel ‘Ternyata Ini Alasan Mengapa Perlu Lapor SPT Tahunan Lebih Awal’.

Dirjen Pajak Suryo Utomo menambahkan perbaikan sistem teknologi informasi terus dilakukan agar pelayanan untuk wajib pajak lebih mudah dan terotomatisasi. Sistem online juga akan mengurangi kontak petugas pajak dengan wajib pajak. Simak artikel ‘Terbaru! Ditjen Pajak Luncurkan Single Login, Apa Itu?’.

Baca Juga: Cukai Minuman Berpemanis Bisa Sumbang Inflasi 0,16%

Suryo mengatakan petugas pajak akan terus mengawasi kepatuhan para wajib pajak, terutama setelah program amnesti pajak selesai. Dia meminta masyarakat bisa terus transparan dalam melaporkan pajaknya.

"Saya minta tolong, kebetulan ini di forum besar dan Bapak/Ibu dompetnya juga tebal. Saya doakan mudah-mudahan dompet tambah tebal sehingga bayar pajaknya juga tambah tebal,” katanya.

Baca Juga: Kemenkeu Soroti Seretnya Setoran Pajak Industri Pengolahan

"Hubungan ini yang kita jaga. Oleh karena itu, dalam spirit untuk saling percaya, saya mengingatkan tanggal 31 Maret jangan lupa bayar pajak, untuk yang orang pribadi. Kalau yang perusahaan, masih sampai 30 April. Kalau bisa yang pribadi, mulai dicicil sekarang," katanya di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Baca Juga: Dana Bagi Hasil Cukai Rokok Harus Diprioritaskan Tangani Stunting

Sri Mulyani menambahkan pelaporan SPT pajak untuk 2019 sudah bisa dimulai menggunakan sistem online. Jika mengalami kesulitan, Sri Mulyani menyarankan para pengusaha menghubungi Kring Pajak yang siaga 24 jam setiap hari.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengingatkan agar pelaporan SPT tak menunggu sampai tenggat 31 Maret, apalagi sore harinya. Menurutnya, pengusaha harus mengantisipasi terjadinya gangguan sistem online, karena terlalu banyak wajib pajak yang mengakses sistem. Simak artikel ‘Ternyata Ini Alasan Mengapa Perlu Lapor SPT Tahunan Lebih Awal’.

Dirjen Pajak Suryo Utomo menambahkan perbaikan sistem teknologi informasi terus dilakukan agar pelayanan untuk wajib pajak lebih mudah dan terotomatisasi. Sistem online juga akan mengurangi kontak petugas pajak dengan wajib pajak. Simak artikel ‘Terbaru! Ditjen Pajak Luncurkan Single Login, Apa Itu?’.

Baca Juga: Cukai Minuman Berpemanis Bisa Sumbang Inflasi 0,16%

Suryo mengatakan petugas pajak akan terus mengawasi kepatuhan para wajib pajak, terutama setelah program amnesti pajak selesai. Dia meminta masyarakat bisa terus transparan dalam melaporkan pajaknya.

"Saya minta tolong, kebetulan ini di forum besar dan Bapak/Ibu dompetnya juga tebal. Saya doakan mudah-mudahan dompet tambah tebal sehingga bayar pajaknya juga tambah tebal,” katanya.

Baca Juga: Kemenkeu Soroti Seretnya Setoran Pajak Industri Pengolahan
Topik : kepatuhan pajak, kepatuhan formal, DJP, Sri Mulyani, pengusaha, SPT
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Rabu, 19 Februari 2020 | 10:43 WIB
SPECTAXCULAR 2020
Rabu, 19 Februari 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 19 Februari 2020 | 09:48 WIB
PMK 11/2020
Selasa, 18 Februari 2020 | 19:45 WIB
RELAWAN PAJAK
berita pilihan
Kamis, 20 Februari 2020 | 19:36 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 19:11 WIB
KOTA BOGOR
Kamis, 20 Februari 2020 | 18:03 WIB
ALOKASI DANA TRANSFER
Kamis, 20 Februari 2020 | 17:50 WIB
PROFIL PAJAK KOTA SURABAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 17:15 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:45 WIB
INSENTIF PAJAK
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:26 WIB
SELEKSI CALON PROFESIONAL DDTC
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:18 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:07 WIB
INDEKS KERAHASIAAN FINANSIAL GLOBAL
Kamis, 20 Februari 2020 | 15:57 WIB
PROYEKSI EKONOMI