Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Ternyata Ini Alasan Mengapa Perlu Lapor SPT Tahunan Lebih Awal

A+
A-
28
A+
A-
28

Ilustrasi gedung DJP.

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) mengimbau agar wajib pajak segera melaporkan surat pemberitahuan (SPT) tanpa menunggu batas akhir pelaporan.

Beberapa ajakan melalui media sosial dijalankan dengan hastag #LebihAwalLebihNyaman. Kali ini, DJP mengingatkan masyarakat yang sudah mempunyai NPWP tapi belum melaksanakan kewajiban perpajakan, termasuk pelaporan SPT. Otoritas menggunakan hastag #SudahPunyaTapiBelum. Berikut ajakannya:

View this post on Instagram

#KawanPajak sudah punya NPWP tapi belum melaksanakan kewajiban? Taxmin cuma mau mengingatkan LAPOR SPT! . #LebihAwalLebihNyaman #SudahPunyaTapiBelum

Baca Juga: DJP Pantau Perselisihan Prancis & AS Soal Pajak Digital, Ada Apa?

A post shared by Direktorat Jenderal Pajak (@ditjenpajakri) on

Tidak cukup sampai di situ. Dengan upaya untuk menarik generasi milenial, DJP juga membuat poster yang menyerupai salah satu film Indonesia yang sedang populer awal tahun ini. Film itu tidak lain adalah Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau yang disingkat NKCTHI.

Terinspirasi dari film yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko ini, DJP membuat singkatan sendiri, yaitu NTMLHICBA. Kepanjangan singkatan itu adalah Nanti Telat Mending Lapor Hari Ini Ceritanya Besok Aja. Berikut posting-an DJP:

Baca Juga: Tidak Bisa Akses Aplikasi E-Bupot & VAT Refund? Ini Penjelasan DJP
View this post on Instagram

NTMLHICBA Nanti Telat Mending Lapor Hari Ini Ceritanya Besok Aja. #LebihAwalLebihNyaman #SudahPunyaTapiBelum

A post shared by Direktorat Jenderal Pajak (@ditjenpajakri) on

Lantas, apa yang membuat DJP sangat gencar mengimbau agar wajib pajak segera melaporkan SPT tahunan? Apalagi, ada pula kantor pajak yang memberikan hadiah berupa suvenir pada wajib pajak yang mulai melaporkan SPT di awal tahun.

Baca Juga: DJP Belum Pasang Target Kepatuhan 2020, Ada Apa?

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama memberikan penjelasan. Menurutnya, pelaporan SPT yang dilakukan lebih awal untuk memberikan kenyamanan kepada wajib pajak itu sendiri. Apalagi, pola musimannya, pelaporan SPT membeludak di jelang akhir tenggat.

Seperti diketahui, batas akhir pelaporan SPT tahunan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi adalah 31 Maret tiap tahunnya. Sementara itu, tenggat untuk wajib pajak badan adalah 30 April setiap tahunnya. Pelaporan lebih dari waktu itu akan mendapatkan sanksi administrasi.

“Kita ingin mengajak para wajib pajak untuk lebih awal menyampaikan SPT tahunannya. Sebagaimana dari tahun ke tahun, semakin awal semakin nyaman bagi wajib pajak. Ini karena kalau mendekati jatuh tempo tingkat kepadatannya sudah tinggi sehingga kadang muncul kesulitan-kesulitan [salah satunya efek sistem teknologi]," kata Hestu.

Baca Juga: Tidak Bisa Diakses Akhir Pekan Ini, E-Nofa Itu Apa Ya?

DJP mengatakan saat ini, lapor pajak bisa di mana saja dan kapan saja dengan e-Filing melalui menu login di situs web https://pajak.go.id/. Penyampaian SPT melalui saluran e-Filing dapat dilakukan dalam jangka waktu 24 jam sehari dan 7 hari seminggu dengan standar Waktu Indonesia Barat.

View this post on Instagram

Waspada cuaca ekstrem. Lapor SPT? efiling aja. #LebihAwalLebihNyaman #SudahPunyaTapiBelum

A post shared by Direktorat Jenderal Pajak (@ditjenpajakri) on

Baca Juga: Finalis Rising Star Indonesia Ini Datangi KPP Pratama Kupang, Ada Apa?

Jadi, tunggu apa lagi? Segera laporkan SPT tahunan PPh Anda! Jangan sampai menunggu batas akhir yang malah berisiko terlambat. Enggak mau kan kena denda? DJP juga mengimbau kepada perusahaan untuk segera menerbitkan bukti potong PPh 21 agar para karyawannya segera bisa melaporkan SPT tahunan. (kaw)

View this post on Instagram

#KawanPajak sudah punya NPWP tapi belum melaksanakan kewajiban? Taxmin cuma mau mengingatkan LAPOR SPT! . #LebihAwalLebihNyaman #SudahPunyaTapiBelum

Baca Juga: DJP Pantau Perselisihan Prancis & AS Soal Pajak Digital, Ada Apa?

A post shared by Direktorat Jenderal Pajak (@ditjenpajakri) on

Tidak cukup sampai di situ. Dengan upaya untuk menarik generasi milenial, DJP juga membuat poster yang menyerupai salah satu film Indonesia yang sedang populer awal tahun ini. Film itu tidak lain adalah Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau yang disingkat NKCTHI.

Terinspirasi dari film yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko ini, DJP membuat singkatan sendiri, yaitu NTMLHICBA. Kepanjangan singkatan itu adalah Nanti Telat Mending Lapor Hari Ini Ceritanya Besok Aja. Berikut posting-an DJP:

Baca Juga: Tidak Bisa Akses Aplikasi E-Bupot & VAT Refund? Ini Penjelasan DJP
View this post on Instagram

NTMLHICBA Nanti Telat Mending Lapor Hari Ini Ceritanya Besok Aja. #LebihAwalLebihNyaman #SudahPunyaTapiBelum

A post shared by Direktorat Jenderal Pajak (@ditjenpajakri) on

Lantas, apa yang membuat DJP sangat gencar mengimbau agar wajib pajak segera melaporkan SPT tahunan? Apalagi, ada pula kantor pajak yang memberikan hadiah berupa suvenir pada wajib pajak yang mulai melaporkan SPT di awal tahun.

Baca Juga: DJP Belum Pasang Target Kepatuhan 2020, Ada Apa?

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama memberikan penjelasan. Menurutnya, pelaporan SPT yang dilakukan lebih awal untuk memberikan kenyamanan kepada wajib pajak itu sendiri. Apalagi, pola musimannya, pelaporan SPT membeludak di jelang akhir tenggat.

Seperti diketahui, batas akhir pelaporan SPT tahunan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi adalah 31 Maret tiap tahunnya. Sementara itu, tenggat untuk wajib pajak badan adalah 30 April setiap tahunnya. Pelaporan lebih dari waktu itu akan mendapatkan sanksi administrasi.

“Kita ingin mengajak para wajib pajak untuk lebih awal menyampaikan SPT tahunannya. Sebagaimana dari tahun ke tahun, semakin awal semakin nyaman bagi wajib pajak. Ini karena kalau mendekati jatuh tempo tingkat kepadatannya sudah tinggi sehingga kadang muncul kesulitan-kesulitan [salah satunya efek sistem teknologi]," kata Hestu.

Baca Juga: Tidak Bisa Diakses Akhir Pekan Ini, E-Nofa Itu Apa Ya?

DJP mengatakan saat ini, lapor pajak bisa di mana saja dan kapan saja dengan e-Filing melalui menu login di situs web https://pajak.go.id/. Penyampaian SPT melalui saluran e-Filing dapat dilakukan dalam jangka waktu 24 jam sehari dan 7 hari seminggu dengan standar Waktu Indonesia Barat.

View this post on Instagram

Waspada cuaca ekstrem. Lapor SPT? efiling aja. #LebihAwalLebihNyaman #SudahPunyaTapiBelum

A post shared by Direktorat Jenderal Pajak (@ditjenpajakri) on

Baca Juga: Finalis Rising Star Indonesia Ini Datangi KPP Pratama Kupang, Ada Apa?

Jadi, tunggu apa lagi? Segera laporkan SPT tahunan PPh Anda! Jangan sampai menunggu batas akhir yang malah berisiko terlambat. Enggak mau kan kena denda? DJP juga mengimbau kepada perusahaan untuk segera menerbitkan bukti potong PPh 21 agar para karyawannya segera bisa melaporkan SPT tahunan. (kaw)

Topik : SPT, SPT tahunan. bukti potong, PPh 21, WP OP karyawan, DJP, kepatuhan pajak, kepatuhan formal
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 12 Desember 2017 | 09:17 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 13 Desember 2017 | 09:21 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 03 November 2017 | 09:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 November 2017 | 09:19 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Jum'at, 27 September 2019 | 09:54 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Kamis, 12 September 2019 | 19:08 WIB
WAFATNYA BJ HABIBIE
Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:45 WIB
WACANA PEMBENTUKAN BADAN PENERIMAAN PAJAK
Senin, 05 Juni 2017 | 13:52 WIB
VIETNAM