Review
Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:55 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Reportase
Perpajakan.id

Sempat Tiarap, Investasi Sektor Usaha Sekunder Kini Mulai Tumbuh

A+
A-
0
A+
A-
0
Sempat Tiarap, Investasi Sektor Usaha Sekunder Kini Mulai Tumbuh

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz)

JAKARTA, DDTCNews – Realisasi investasi pada sektor usaha sekunder seperti industri pengolahan dan konstruksi sepanjang 2020 akhirnya mampu tumbuh setelah sempat merosot sejak 2016 hingga 2019.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan nilai realisasi investasi sektor sekunder tahun lalu tercatat Rp272,9 triliun, naik 26% dari realisasi tahun sebelumnya Rp216 triliun.

"Jadi pemerintah sekarang ini mendorong industri bernilai tambah sehingga di luar Jawa lebih banyak investasi sektor industri seperti di Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sumatera. Itu semua industri, bukan gedung," katanya, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Pengusaha Minta Kenaikan Tarif Cukai Minol Disetop Sementara

Bahlil menilai peningkatan investasi di sektor sekunder tersebut berpotensi mendorong kinerja ekspor lebih baik lagi. Dia meyakini hal itu akan memperbaiki kinerja neraca perdagangan yang cenderung defisit pada situasi normal sebelum pandemi Covid-19.

"Contohnya sekarang Indonesia ekspor stainless steel dari Sulawesi, neraca dagang kita kurang lebih US$8 miliar—US$8,5 miliar tahun ini untuk ekspor kita. Jadi luar biasa kita dorong hilirisasi SDA guna mengoptimalkan potensi pertumbuhan ekonomi kita," ujar Bahlil.

Tren investasi pada sektor sekunder sepanjang 2016 hingga 2019 memang mengalami penurunan. Pada 2016, investasi pada sektor sekunder mencapai Rp335,8 triliun atau 54,8% dari total realisasi investasi kala itu yang sebesar Rp612,8 triliun.

Baca Juga: Pajak Orang Kaya Dinilai Bisa Dorong WP Sembunyikan Kekayaan

Dalam perjalanannya, kinerja investasi sektor sekunder terus merosot. Pada 2019, porsi investasi sektor sekunder hanya Rp216 triliun. Sebaliknya, sektor tersier atau jasa makin dominan dengan nilai investasi mencapai Rp465,4 triliun. (rig)

Topik : sektor sekunder, industri pengolahan, bkpm, realisasi investasi, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 03 Maret 2021 | 15:00 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA
berita pilihan
Jum'at, 05 Maret 2021 | 16:20 WIB
PER-03/PJ/2021
Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:45 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:30 WIB
AUSTRALIA
Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:15 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 05 Maret 2021 | 14:00 WIB
KABUPATEN ASAHAN
Jum'at, 05 Maret 2021 | 13:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 05 Maret 2021 | 13:03 WIB
PER-03/PJ/2021
Jum'at, 05 Maret 2021 | 12:30 WIB
LAPORAN KINERJA DJP 2020
Jum'at, 05 Maret 2021 | 12:19 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Jum'at, 05 Maret 2021 | 11:50 WIB
TRANSFER PRICING