Berita
Jum'at, 01 Juli 2022 | 21:15 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:17 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Jum'at, 01 Juli 2022 | 19:01 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Jum'at, 01 Juli 2022 | 18:35 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Fokus
Data & Alat
Rabu, 29 Juni 2022 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 26 JUNI - 5 JULI 2022
Selasa, 28 Juni 2022 | 19:00 WIB
STATISTIK CUKAI DUNIA
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Komunitas
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Selasa, 28 Juni 2022 | 20:01 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Reportase
Perpajakan ID

Presidensi G-20, Indonesia Pastikan Ekonomi Semua Negara Pulih Bersama

A+
A-
1
A+
A-
1
Presidensi G-20, Indonesia Pastikan Ekonomi Semua Negara Pulih Bersama

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) berbincang dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (Kanan) saat menghadiri sosialisasi Undang Undang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) di Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (17/3/2022). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

JAKARTA, DDTCNews - Kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G-20 tahun ingin memastikan pemulihan ekonomi global ditopang secara bersama-sama oleh seluruh negara, tanpa meninggalkan negara-negara tertentu.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan, Indonesia memegang presidensi G-20 dalam situasi yang saat ini masih penuh tantangan mulai dari pemulihan ekonomi global yang belum pasti akibat pandemi dan tensi geopolitik dunia hingga gejolak inflasi.

“Tema kita untuk Kepresidenan Indonesia di G-20 adalah Recover Together, Recover Stronger. Ini tentu saja kita tahu bahwa kita sedang dalam masa pemulihan. Kami menggunakan 3 pilar yaitu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan dan stabilitas, dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif,” kata Wamenkeu dalam Global Solution Summit 2022 di Jerman, dikutip Sabtu (2/4/2022).

Baca Juga: PMK Baru! Kemenkeu Revisi Peraturan Pemungutan Bea Keluar

Wamenkeu mengatakan bahwa pemulihan ekonomi harus menjadi pemulihan untuk semua negara dan bukan hanya bagi negara yang mampu saja. Indonesia dalam kepemimpinannya di forum G-20, ujar Suahasil, ingin mendorong pemulihan global bisa dilakukan tanpa ada negara yang tertinggal dari proses tersebut.

Dengan modal 270 juta penduduk, Suahasil melanjutkan, Indonesia memiliki tantangan yang berat dalam pemulihan ekonomi. Sebanyak 60% penduduk berada di pulau Jawa, 20% penduduk berada di pulau Sumatera, dan 20% sisanya tersebar merata di seluruh nusantara. Daerah geografis Indonesia juga sangat luas dan memiliki 3 zona waktu yang berbeda.

“Tapi kita harus bisa pulih bersama di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa dunia juga harus dalam pengertian itu. Kita harus pulih bersama [di semua wilayah negara dan dunia],” tambah Wamenkeu.

Baca Juga: NIK Jadi NPWP Mulai 2023, Siapa yang Wajib Bayar Pajak?

Di sisi lain, Wamenkeu melanjutkan bahwa isu mengenai kesehatan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kepemimpinan Indonesia di G-20. Hubungan antara keuangan dan kesehatan juga sangat penting. Untuk itu, pemerintah akan mendorong kolaborasi forum global untuk bersama-sama mendiskusikan dan menghasilkan hal-hal yang konkret terkait proses pemulihan global ini agar tercipta secara merata.

Adapun pemerintah menargetkan ekonomi tahun ini tumbuh 5,2% yoy, atau lebih tinggi daripada realisasi pertumbuhan ekonomi 2021 sebesar 3,69% yoy. (sap)

Baca Juga: Anggarkan Rp35,5 Triliun, Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair
Topik : Presidensi G-20, Kemenkeu, Finance Track, KTT G-20, Suahasil Nazara, pemulihan ekonomi

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 16 Juni 2022 | 16:15 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH

Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu 2023 Senilai Rp45,12 Triliun

Selasa, 14 Juni 2022 | 11:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Termasuk Insentif Perpajakan, Realisasi Dana PEN Baru Rp95,13 Triliun

Senin, 13 Juni 2022 | 14:00 WIB
KEMENTERIAN KEUANGAN

Sri Mulyani akan Pangkas Lebih dari 8.000 Pegawai Kemenkeu Hingga 2029

Minggu, 12 Juni 2022 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Kelola Penerimaan Negara 2023, Kemenkeu Perlu Anggaran Rp2,81 Triliun

berita pilihan

Jum'at, 01 Juli 2022 | 21:15 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Mau Tahu Hasil Pelaksanaan PPS 2022? Simak Data dari Ditjen Pajak Ini

Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:17 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Mayoritas Harta Luar Negeri PPS Tak Direpatriasi, Ini Kata Sri Mulyani

Jum'at, 01 Juli 2022 | 19:01 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Pasca-PPS, Sri Mulyani Mulai Fokus ke Pengawasan dan Penegakan Hukum

Jum'at, 01 Juli 2022 | 18:35 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Wajib Pajak Peserta Tax Amnesty Ungkap Harta Rp399 Triliun Lewat PPS

Jum'at, 01 Juli 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Valuation Ruling dalam Kepabeanan?

Jum'at, 01 Juli 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA BENGKULU SATU

Gali Potensi Pajak, Petugas KPP Kunjungi Gudang Beras

Jum'at, 01 Juli 2022 | 16:45 WIB
DATA PPS HARI INI

PPS Ditutup! Ini Rekapitulasi Lengkap Peserta dan Harta yang Diungkap

Jum'at, 01 Juli 2022 | 16:30 WIB
KP2KP BENTENG

Datangi Alamat WP, Petugas Pajak Gali Informasi Soal Omzet Usaha

Jum'at, 01 Juli 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Buat Faktur Pajak dengan Kode Transaksi 09 Lewat e-Faktur 3.2