Review
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:58 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:45 WIB
PROFIL PAJAK KOTA BOGOR
Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:47 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Penerimaan Diproyeksi Minus, OECD Usulkan Pengenaan Pajak Orang Kaya

A+
A-
2
A+
A-
2
Penerimaan Diproyeksi Minus, OECD Usulkan Pengenaan Pajak Orang Kaya

Ilustrasi gedung OECD. (OECD)

PARIS, DDTCNews - Tren penerimaan pajak di negara-negara Afrika diperkirakan akan mengalami penurunan setelah stagnan selama 5 tahun sejak 2014 hingga 2018.

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mencatat rata-rata tax ratio 30 negara Afrika pada 2018 hanya sebesar 16,5%. Dalam laporan Revenue Statistics in Africa, rata-rata tax ratio negara-negara Afrika berkutat pada level 16,4% hingga 16,5% sejak 2014 hingga 2018.

"Seiring dengan tingginya ketidakpastian akibat pandemi Covid-19, negara-negara Afrika perlu menyiapkan kebijakan untuk menjaga ruang fiskal dan mendukung pemulihan ekonomi yang inklusif. Setelah krisis kesehatan dan ekonomi dapat dikontrol, penerimaan domestik dapat dimobilisasi untuk mendukung rencana jangka panjang pemerintah," tulis OECD, dikutip pada Jumat (13/11/2020).

Baca Juga: Puluhan Pengusaha Batal Cairkan Dana Hibah Pariwisata, Ada Apa?

OECD mencatat banyak yang memproyeksi Afrika akan mengalami resesi ekonomi untuk pertama kalinya dalam 25 tahun akibat pandemi Covid-19. Output perekonomian yang hilang akibat pandemi diestimasi mencapai US$37 miliar hingga US$79 miliar.

Masalahnya, kondisi makro fiskal negara-negara Afrika tercatat sudah buruk sejak sebelum pandemi Covid-19. Beberapa negara Afrika tercatat memiliki defisit fiskal di atas 3% produk domestik bruto (PDB) dan juga memiliki beban utang luar negeri yang besar relatif terhadap PDB.

Tingginya biaya pinjaman yang harus ditanggung oleh negara-negara Afrika juga menyebabkan pemerintah di kawasan tersebut tidak mampu banyak mengeluarkan program guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan memitigasi dampak pandemi.

Baca Juga: Masalah Utang Saat Pandemi, Kebijakan Pajak Jadi Solusi Tunggal

Dukungan pemerintah untuk mengurangi dampak krisis ekonomi di negara-negara Afrika tercatat sangat minim terutama bagi masyarakat yang bekerja pada sektor informal. "Perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat pada sektor informal bisa dibilang sama sekali tidak ada," tulis OECD.

Dari sisi perpajakan, penurunan harga dan permintaan komoditas tambang telah menekan potensi penerimaan negara. Sumbangsih penerimaan pajak dari sektor pariwisata dan dari remitansi tenaga kerja Afrika di AS dan Eropa juga mengalami tekanan.

OECD menyarankan pemerintah untuk mulai berfokus pada potensi penerimaan pajak yang selama ini tidak terlalu diperhatikan pemerintah. OECD mengusulkan kepada negara-negara Afrika untuk mengenakan pajak atas orang kaya atau high net worth individual (HNWI) dan pajak properti.

Baca Juga: Pengusaha Minta Vaksinasi Mandiri, Jokowi: Kenapa Tidak?

Otoritas pajak juga perlu mengevaluasi pemberian insentif pajak selama pandemi dengan menghitung seberapa besar penerimaan pajak yang tidak dipungut akibat pemberian insentif pajak. Insentif pajak harus dipastikan benar-benar memberikan dampak ekonomi sesuai harapan. (kaw)

Topik : OECD, penerimaan pajak, Afrika, pajak orang kaya, virus Corona
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 12 Januari 2021 | 18:07 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 12 Januari 2021 | 17:56 WIB
VAKSIN COVID-19
Selasa, 12 Januari 2021 | 17:34 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 12 Januari 2021 | 17:14 WIB
EKONOMI DIGITAL
berita pilihan
Minggu, 24 Januari 2021 | 07:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 24 Januari 2021 | 06:01 WIB
PROYEKSI APBN
Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SUMEDANG
Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 09:01 WIB
KOTA PALANGKARAYA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN