Review
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Penerima Insentif Tax Holiday Terus Bertambah

A+
A-
1
A+
A-
1
Penerima Insentif Tax Holiday Terus Bertambah

Ilustrasi gedung DJP.

JAKARTA, DDTCNews – Fasilitas insentif tax holiday banyak diminati pelaku usaha. Jumlah pengusaha yang mendapat fasilitas ini secara konsisten terus bertambah.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan hingga akhir Agustus 2019, Ditjen Pajak (DJP) memberikan lampu hijau insentif tax holiday kepada 36 investor. Jumlah tersebut naik dari posisi akhir Juli 2019 yang mencapai 31 investor.

“Insentif tax holiday dari pertengahan 2018 sampai akhir Agustus kemarin, DJP telah memberikan persetujuan terhadap 36 investor,” katanya kepada DDTCNews, Kamis (10/10/2019).

Baca Juga: Wah, Ada Diskon Pajak Hingga 100% Untuk 4 Jenis Pajak Daerah Ini

Kemudian dari sisi komitmen nilai invetasi, Hestu menyebutkan nilainya lebih dari Rp451 triliun. Komitmen investasi tersebut naik dari rilis terakhir DJP yang menyebutkan nilai komitmen invetasi lewat insentif tax holiday mencapai Rp354,7 triliun pada Juli lalu.

Hal tersebut, lanjut Hestu, menjadi komitmen otoritas fiskal untuk menggairahkan ekspansi pelaku usaha melalui relaksasi kebijakan pajak. Dengan demikian, kebijakan pajak menjadi alat efektif untuk menstimulus perekonomian yang cenderung lesu saat ini.

Seperti diketahui, dalam laporan terakhir DJP terkait implementasi insentif tax holiday, sebagian besar negara asal investor berasal di kawasan Asia dan juga dari dalam negeri. Investor tersebut antara lain berasal dari China, Singapura, Hong Kong, Jepang, dan Korea Selatan. Ada pula investor dari Malaysia, Belanda, Thailand, dan British Virgin Island.

Baca Juga: Realisasi Pembebasan Bea Masuk dan Pajak Impor Tembus Rp602,6 Miliar

Fasilitas Tax Holiday ini menjadi salah satu bagian dalam paket kebijakan ekonomi XVI. Pemerintah mengeluarkan ketentuan baru tax holiday dalam Peraturan Menteri Keuangan No.150/PMK.010/2018. Selain memperkenalkan mini tax holiday dan menambah industri pionir, pemerintah memakai sistem online single submission (OSS) untuk pengajuan tax holiday.

Terdapat 18 kategori industri pionir yang berhak mendapatkan fasilitas insentif tax holiday 100% dengan nilai investasi paling sedikit Rp500 miliar. Anda bisa melihat 18 kategori industri pionir tersebut di laman ini. (kaw)

Baca Juga: Puluhan Ribu Pelaku Usaha Dapat Insentif Pajak, 51% UMKM
Topik : insentif, insentif pajak, tax holiday
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 23 Mei 2020 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:14 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 09:31 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Jum'at, 22 Mei 2020 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
berita pilihan
Rabu, 27 Mei 2020 | 18:41 WIB
KABUPATEN BANTUL
Rabu, 27 Mei 2020 | 18:00 WIB
AZERBAIJAN
Rabu, 27 Mei 2020 | 17:09 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:51 WIB
JAWA BARAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:48 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:43 WIB
BANTUAN SOSIAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:37 WIB
TIPS E-BILLING
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:19 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:06 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI