Berita
Rabu, 29 September 2021 | 08:41 WIB
KURS PAJAK 29 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2021
Rabu, 29 September 2021 | 08:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 29 September 2021 | 08:00 WIB
KINERJA FISKAL
Rabu, 29 September 2021 | 07:30 WIB
KOREA SELATAN
Review
Selasa, 28 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 11:15 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 10:30 WIB
Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman:
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 17:47 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (4)
Selasa, 28 September 2021 | 11:30 WIB
KAMUS AKUNTANSI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 11:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Pegawai Merasa Kerja Lebih Lama Saat WFH, Sri Mulyani: Termasuk Saya

A+
A-
6
A+
A-
6
Pegawai Merasa Kerja Lebih Lama Saat WFH, Sri Mulyani: Termasuk Saya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hampir separuh pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan merasa durasi bekerjanya lebih panjang saat bekerja dari rumah (work from home) di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Pernyataan Sri Mulyani tersebut berdasarkan survei internal yang melibatkan lebih dari 12.000 pegawai Kemenkeu di tingkat pusat maupun daerah. Menurut Sri Mulyani, dia termasuk pegawai yang bekerja lebih panjang saat WFH, bahkan 24 jam sehari dalam sepekan.

"Ada 43,18% pegawai yang bekerja lebih banyak dari jam kerja normal. Itu termasuk saya, yang bekerja 24 jam sehari seminggu. Karena work from home itu tidak ada perbedaan antara work dan home," katanya, Jumat (19/6/2020).

Baca Juga: Siap Dibawa ke Sidang Paripurna DPR, Ini Target Penerimaan Pajak 2022

Sri Mulyani mengklaim produktivitas Kemenkeu tetap terjaga meski melalui skema WFH. Dia pun memahami pegawai bisa merasa bekerja lebih berat saat WFH karena tekanan yang meningkat karena pandemi.

Meski bekerja dari rumah, Sri Mulyani pun mengaku tetap sulit menyediakan waktu untuk keluarga. Biasanya, dia menyiapkan waktu khusus pada akhir pekan untuk bertemu keluarga sebelum kembali bekerja.

Selain yang merasa jam kerjanya meningkat saat WFH, tetap ada pegawai yang jam kerjanya tetap, bahkan lebih sedikit dari jam kerja normal. Sementara dari sisi efektivitas, 51,9% pegawai menyatakan lebih efektif, sedangkan sisanya merasa tidak berbeda dengan kondisi normal dan justru kurang efektif.

Baca Juga: Sri Mulyani Lantik 4 Pejabat Eselon II Kemenkeu

Para pegawai juga menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi sepanjang WFH, terutama mengenai komunikasi dan koordinasi dengan atasan maupun kolega. Selain itu, ada tantangan disiplin dalam manajemen waktu, serta ketersediaan sarana dan prasarana penunjang saat WFH.

Menurut Sri Mulyani, hasil survei ini akan menjadi pertimbangannya dalam merumuskan kebijakan ke depannya karena persepsi pegawai menunjukkan keinginan agar ada kombinasi WFH dan work from office (WFO) saat memasuki new normal.

"Ini secara bertahap akan kita kaji. Kemarin sudah dibolehkan 15% pegawai WFO, ke depan akan ini akan kita lihat terus," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: 3 Hal Ini Jadi 'Utang' Kemenkeu, Jajaran Diminta Berinovasi

Topik : Kemenkeu, pegawai Kemenkeu, work from home, WFH, Sri Mulyani

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 20 September 2021 | 16:45 WIB
RUU HKPD

Sri Mulyani Resmi Terima DIM RUU HKPD dari DPR dan DPD

Senin, 20 September 2021 | 15:00 WIB
RUU HKPD

DPR dan DPD Serahkan DIM RUU HKPD, Pembahasan Lanjut Ke Panja

Minggu, 19 September 2021 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemda Usulkan Penerapan Pajak Sampah, Begini Respons Sri Mulyani

Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:

Tantangannya Memang Tak Mudah, tapi Kami Siapkan Strateginya

berita pilihan

Rabu, 29 September 2021 | 08:41 WIB
KURS PAJAK 29 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2021

Rupiah Masih Tertekan Terhadap Dolar AS

Rabu, 29 September 2021 | 08:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Siap Dibawa ke Sidang Paripurna DPR, Ini Target Penerimaan Pajak 2022

Rabu, 29 September 2021 | 08:00 WIB
KINERJA FISKAL

Menkeu Minta Jajarannya Kerja Keras Kerek Defisit APBN ke Bawah 3%

Rabu, 29 September 2021 | 07:30 WIB
KOREA SELATAN

Dilatari Politik, Korea Bakal Tunda Pengenaan Pajak Kripto

Rabu, 29 September 2021 | 07:00 WIB
LATVIA

Keuangan Negara Stabil, Tak Ada Kenaikan Pajak Tahun Depan

Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Menyambut Momentum Baru Digitalisasi Sistem Pajak Indonesia

Selasa, 28 September 2021 | 17:47 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (4)

Pengenaan Sanksi Kenaikan Pajak dalam UU KUP, Apa Saja?

Selasa, 28 September 2021 | 17:37 WIB
KINERJA BUMN

Erick Thohir: Setoran Pajak BUMN Masih Stagnan Tahun Ini

Selasa, 28 September 2021 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Lantik 4 Pejabat Eselon II Kemenkeu

Selasa, 28 September 2021 | 17:00 WIB
PRANCIS

Dukung Bisnis Restoran, Penghasilan dari Tip Bakal Bebas Pajak