Review
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:52 WIB
ANALISIS PAJAK
Sabtu, 23 Mei 2020 | 10:30 WIB
MENGHADAPI COVID-19 DENGAN PAJAK DAERAH (4)
Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:08 WIB
Seri Tax Control Framework (7)
Fokus
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Paruh Oktober, PAD Baru Terealisasi 58%

A+
A-
1
A+
A-
1
Paruh Oktober, PAD Baru Terealisasi 58%

Salah satu sudut Kota Kotamobagu.

KOTAMOBAGU, DDTCNews – Kurang dari tiga bulan, pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, baru terealisasi sebesar 58%. Namun, pemerintah optimistis mampu menutup kekurangan target tersebut.

Kepala Bidang Penagihan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu Hamka Daun mengatakan pencapaian target PAD itu memang masih di bawah 60%. Dia mengakui jika pencapaian tersebut memang belum optimal.

“Untuk pencapaian PAD memang baru 58%. Itu secara keseluruhan dari 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengelola PAD atau SKPD yang ada sumber PAD-nya,” ujarnya kepada wartawan di Kotamobagu, Selasa (16/10/2018).

Baca Juga: DJBC: Pembukaan Kawasan Industri Rokok Terpadu di Sulsel Belum Pasti

Hamka menjelaskan meski demikian, pihaknya tetap optimistis akan mampu mencapai target PAD tersebut. Pasalnya, masih ada sejumlah tagihan penerimaan yang belum masuk, dan juga telah dikonfirmasi oleh beberapa SKPD.

“Kami tetap optimis PAD akan terealisasi sesuai dengan target. Karena sudah ada konfirmasi dari beberapa SKPD akan masuk sekian milliar untuk PAD. Mereka juga sudah melakukan konfirmasi pembayaran itu,” ujar Hamkaseperti dikutip manado.tribunnews.com.

Dia mencontohkan misalnya Dinas Kesehatan, yang dalam waktu dekat ini akan memasukkan Rp20 milliar ke kas daerah. Dinas Kesehatan juga telah memberikan konfirmasi, sehingga yang dilakukannya saat ini tinggal menunggu.

Baca Juga: Siap-siap! Denda Pajak Kendaraan di Provinsi Ini Bakal Dihapus

Hamka menambahkan, sumber lainnya yang dapat dipastikan akan masuk yakni dari tunggakan pajak dari berbagai bidang seperti pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan. Untuk itu, ia juga meminta agar wajib pajak dapat meningkatkan kepatuhannya.

Selain itu, sambungnya, pihaknya juga akan meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan SKPD lainnya, sehingga proses penagihan itu berjalan lancar. “Kami harapkan nanti kita bisa bekerja sama dengan SKPD lain dalam penagihan ini,” katanya. (Bsi)

Baca Juga: Meski Pandemi, Kantor Samsat Tetap Buka Layanan Pajak Kendaraan
Topik : kotamobagu, pajak daerah, PAD
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 13 Mei 2020 | 14:49 WIB
KABUPATEN TAKALAR
Selasa, 12 Mei 2020 | 14:13 WIB
KOTA YOGYAKARTA
Selasa, 12 Mei 2020 | 12:28 WIB
KABUPATEN BANDUNG
Senin, 11 Mei 2020 | 12:50 WIB
KABUPATEN KUDUS
berita pilihan
Senin, 25 Mei 2020 | 14:33 WIB
PENGADILAN PAJAK (12)
Senin, 25 Mei 2020 | 13:52 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 25 Mei 2020 | 13:12 WIB
KINERJA FISKAL
Senin, 25 Mei 2020 | 12:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 11:38 WIB
PELAYANAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 11:00 WIB
TIPS PAJAK UMKM
Senin, 25 Mei 2020 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK