Fokus
Literasi
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Pakistan Bebaskan PPN Impor Buah-Buahan dari Afganistan

A+
A-
1
A+
A-
1
Pakistan Bebaskan PPN Impor Buah-Buahan dari Afganistan

Ilustrasi. Pengunjung mengendus buah melon yang akan dipetiknya di kebun kawasan wisata edukasi Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (12/9/2021). ANTARA FOTO/Siswowidodo/wsj.

ISLAMABAD, DDTCNews - Pakistan memberikan insentif pembebasan PPN atas buah-buahan yang diimpor dari Afganistan.

Berdasarkan keterangan resmi dari otoritas pajak, Federal Board of Revenue (FBR), pembebasan PPN atas buah-buahan dari Afganistan merupakan tindak lanjut dari instruksi Perdana Menteri Imran Khan.

"Langkah ini diharapkan dapat membantu pedagang dan petani di Afganistan," ujar Pakistan's Special Representative for Afghanistan, Muhammad Sadiq Khan, dikutip Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Aturan Baru Faktur Pajak di PER-11/PJ/2022, Ini Poin-Poin Perubahannya

Khan mengatakan keputusan ini adalah bagian dari kebijakan luar negeri Pakistan yang menekankan pada aspek geoekonomi.

Merespons kebijakan tersebut, Kementerian Luar Negeri Afganistan yang saat ini dikuasai oleh Taliban mengatakan langkah ini akan meningkatkan aktivitas perdagangan antara kedua negara.

"Afganistan sebagai land-locked country mengapresiasi kebijakan tersebut. Kebijakan ini diharapkan dapat memfasilitasi perdagangan dan kerja sama lainnya antara kedua negara ke depan," ujar Juru Bicara Menteri Luar Negeri Afghanistan Abdul Qahar Balkhi seperti dilansir china.org.cn.

Baca Juga: Ada PER-11/PJ/2022, Simak Contoh Pencantuman Alamat PKP Pembeli

Kebijakan pembebasan PPN atas impor produk buah-buahan ini dinilai akan meringankan beban petani di Afghanistan mengingat sebelumnya tarif PPN impor yang dikenakan mencapai 17%.

Untuk diketahui, kursi pemerintahan Afganistan telah diduduki oleh Taliban sejak 15 Agustus 2021. Presiden Afganistan Ashraf Ghani telah melarikan diri ke Uzbekistan sebelum Taliban berhasil masuk ke ibu kota Afganistan, Kabul. (sap)

Baca Juga: Mengenal Dwelling Time
Topik : pajak internasional, PPN, impor, komoditas, Afganistan

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

Selasa, 09 Agustus 2022 | 12:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Disetujui Senat, AS Bakal Kenakan Cukai Atas Buyback Saham

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Susun RAPBN 2023, Begini Proyeksi Sri Mulyani Soal Penerimaan Negara

Senin, 08 Agustus 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Ada Usulan Bahan Baku Manufaktur Bebas Bea, BKF: Mayoritas Sudah Nol

berita pilihan

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Anda Cuan Banyak Tahun Ini? Ingat, Angsuran PPh 25 Bisa Dinaikkan DJP

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PMK 112/2022

NIK Jadi NPWP, Bayi Lahir Sudah Menanggung Pajak? Simak Penjelasan DJP

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:45 WIB
PER-11/PJ/2022

Aturan Baru Faktur Pajak di PER-11/PJ/2022, Ini Poin-Poin Perubahannya

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:30 WIB
PER-11/PJ/2022

Ada PER-11/PJ/2022, Simak Contoh Pencantuman Alamat PKP Pembeli

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KINERJA FISKAL

Posisi Utang Pemerintah Hingga Juli 2022 Capai Rp7.163,12 Triliun

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KOTA SALATIGA

Tekan Kecurangan, Daerah Ini Pasang Tapping Box di 50 Tempat Usaha

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Mengenal Dwelling Time

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Hingga Juli, Pajak Daerah Berbasis Konsumsi Catatkan Kinerja Positif

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:01 WIB
PER-11/PJ/2022

Aturan Soal Faktur Pajak Direvisi, Ketentuan Alamat PKP Pembeli Diubah

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Kasus Pencucian Uang, Ditjen Pajak Sita 6 Aset Milik Tersangka