Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Kurang Tepat Sasaran, Insentif Pajak untuk Litbang Diatur Ulang

A+
A-
1
A+
A-
1
Kurang Tepat Sasaran, Insentif Pajak untuk Litbang Diatur Ulang

Ilustrasi.

LONDON, DDTCNews – Pemerintah Inggris berencana memperbaiki pemberian keringanan pajak dalam meningkatkan investasi di bidang penelitian dan pengembangan (litbang).

Menteri Keuangan Rishi Sunak mengatakan pemerintah ingin keringanan pajak pada investasi di bidang litbang berkontribusi penuh untuk kepentingan dalam negeri. Selama ini, keringanan pajak untuk kegiatan litbang justru dimanfaatkan pekerja asing.

“Kami mencoba mengalihkan pendanaan litbang demi mendukung kemajuan teknologi di Inggris,” katanya seperti dilansir todayuknews.com, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga: Aturan Turunan UU HPP, Dirjen Pajak Sebut 4 PP Baru Segera Dirilis

Berdasarkan estimasi ONS, total investasi perusahaan Inggris untuk pengembangan litbang mencapai £47,5 miliar. Namun, setengah dari jumlah tersebut dipakai untuk pengembangan litbang di dalam negeri. Sisanya, justru tersebar di luar negeri.

Untuk itu, lanjut Sunak, pemerintah perlu mengatur ulang keringanan pajak untuk investasi di bidang litbang. Dengan pengaturan ulang keringanan pajak tersebut, ia berharap investasi litbang oleh swasta makin besar ke depannya.

“Pemberian subsidi di bidang litbang mencapai miliaran poundsterling, tetapi tidak terjadi di Inggris. Ini tentunya tidak adil bagi pembayar pajak Inggris,” tuturnya.

Baca Juga: Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Berdasarkan catatan menkeu, pengeluaran Inggris untuk insentif pajak di sektor litbang merupakan tertinggi kedua di OECD. Namun, investasi sektor litbang yang ditanamkan di Inggris hanya 0,9% dari PDB atau di bawah rata-rata OECD sebesar 1,5%.

Lebih lanjut, rincian dari perbaikan litbang ini akan ditetapkan dalam laporan di musim gugur mendatang. Perubahan akan diatur dalam RUU keuangan 2022-2023 dan akan berlaku mulai April 2023. (vallen/rig)

Baca Juga: APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani
Topik : inggris, litbang, investasi, keringanan pajak, insentif pajak, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 23 Mei 2022 | 09:00 WIB
EDUKASI PAJAK

Anti Pusing! Akses Kanal Rekap Aturan Perpajakan ID di Sini

Senin, 23 Mei 2022 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Integrasi NPWP dan NIK, DJP: Perkuat Penegakan Kepatuhan Perpajakan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir