Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Kritik Tarif Pajak Tinggi, Gwyneth Paltrow Tawarkan Popok Rp1,7 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Kritik Tarif Pajak Tinggi, Gwyneth Paltrow Tawarkan Popok Rp1,7 Miliar

Unggahan Goop di Instagram. (tangkapan layar)

CALIFORNIA, DDTCNews - Aktris asal Amerika Serikat (AS) Gwyneth Paltrow melalui brand miliknya, Goop, menyampaikan kritik tentang pengenaan tarif pajak yang tinggi pada produk popok bayi sekali pakai atau diaper.

Paltrow mengatakan perusahaannya mengunggah produk diaper mewah secara sengaja untuk memprotes pengenaan pajak yang membuat produk itu terasa mahal. Menurutnya, ketenaran Goop dapat digunakan untuk mendorong melawan semua orang secara solid.

"Mereka [diaper] dikenakan pajak sebagai barang mewah" katanya pada Instagram @goop, dikutip Senin (16/5/2022).

Baca Juga: Lembaga Think Tank Ini Usulkan Garam Dikenai Cukai

Goop melalui akun media sosial Instagram mengunggah produk diaper sekali pakai yang mewah seharga US$120 dan berisi 12 paket. Produk bernama The Diaper itu disebut dilapisi wol alpaka murni, memiliki batu permata amber berwarna kuning, serta beraroma melati dan bergamot yang baik untuk bayi.

Unggahan itu langsung ramai menjadi perbincangan dan memancing kemarahan publik. Lebih dari 2.000 warganet mengisi kolom komentar pada unggahan itu dan kebanyakan menyebut produk diaper mewah sebagai lelucon.

Akun Instagram Goop kemudian mengunggah video Paltrow menjelaskan perusahaannya tidak benar-benar akan menjual diaper mewah. Menurutnya, unggahan tentang diaper mewah dimaksudkan untuk memberikan kesadaran kepada publik tentang beban pajak yang harus ditanggung setiap keluarga ketika membeli diaper.

Baca Juga: Pajak Judi Online Belum Diatur, Malaysia Rugi Rp6,74 Triliun per Tahun

Apabila keberadaan diaper mewah membuat masyarakat marah, pemeran film Iron Man itu menilai respons yang sama juga harus ditujukan bagi kebijakan pajak atas produk diaper. Terlepas dari diaper yang menjadi kebutuhan mutlak bagi bayi, saat ini 33 negara bagian di AS justru tidak memperlakukan barang tersebut sebagai hal yang penting.

Dengan harga diaper yang mahal akibat pajak, 1 dari 3 keluarga tercatat kesulitan untuk membelinya.

"Kami mematok harga diaper fiksi kami senilai US$120 karena itulah pajak diaper yang harus dibayarkan sebuah keluarga setiap tahun," tulis Goop di Instagram.

Baca Juga: Parlemen Hungaria Tolak Ketentuan Perpajakan dalam Pilar 2 OECD

Paltrow menambahkan penghapusan pajak tidak bisa menjadi solusi tunggal untuk menjamin setiap keluarga dapat mengakses diaper untuk bayi mereka. Dia pun mengajak masyarakat berdonasi melalui Baby2Baby untuk membantu menyediakan diaper, susu formula, dan kebutuhan pokok lainnya untuk keluarga yang membutuhkan. (sap)

Topik : pajak internasional, selebritas, diaper, PPN, Amerika Serikat

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 21 Juni 2022 | 07:45 WIB
LAPORAN DARI VIENNA

Bertambah Lagi, 3 Profesional DDTC Raih Gelar LL.M. di Austria

Senin, 20 Juni 2022 | 14:30 WIB
SELEBRITAS

Ajak WP Ikut PPS, Daniel Mananta: Ini Kesempatan Terakhir Banget

Senin, 20 Juni 2022 | 14:15 WIB
ANALISIS PAJAK

Legal Remittance Responsibility dan Biaya Kepatuhan Pajak

berita pilihan

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA BINTAN

Utang Pajak Rp16 M Tak Dibayar, Puluhan Kendaraan Milik WP Disita KPP

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:00 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Ribuan Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak, Pemprov Ingatkan Soal Ini

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:00 WIB
KANWIL DJP KALTIMTARA

Temui 60 Perwakilan Industri, Kanwil Ini Sosialisasikan Insentif Pajak

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:00 WIB
INGGRIS

Lembaga Think Tank Ini Usulkan Garam Dikenai Cukai

Minggu, 26 Juni 2022 | 12:00 WIB
KPP PRATAMA SITUBONDO

KPP Akhirnya Sita Tanah Milik Wajib Pajak Seluas 2.104 Meter Persegi

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

Tinggal 4 Hari! DJP Sudah Terbitkan 176.417 Surat Keterangan PPS

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Hibah yang Dikecualikan dari Objek Pajak Penghasilan

Minggu, 26 Juni 2022 | 10:00 WIB
HUNGARIA

Parlemen Hungaria Tolak Ketentuan Perpajakan dalam Pilar 2 OECD