Review
Rabu, 08 Februari 2023 | 11:44 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (5)
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (4)
Fokus
Data & Alat
Rabu, 08 Februari 2023 | 10:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Februari 2023 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 8 FEBRUARI 2023 - 14 FEBRUARI 2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Reportase

Ingat! WP Pekerja Bebas Tidak Bisa Gunakan Tarif PPh Final UMKM 0,5%

A+
A-
11
A+
A-
11
Ingat! WP Pekerja Bebas Tidak Bisa Gunakan Tarif PPh Final UMKM 0,5%

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Pajak (DJP) kembali mengingatkan wajib pajak bahwa ada beberapa kondisi wajib pajak yang tidak dapat memanfaatkan tarif PPh final sebesar 0,5% seperti yang diatur dalam PP 23/2018.

Dalam TaxLive bertajuk Aspek Perpajakan UMKM, Penyuluh Pajak Ahli Muda DJP Giyarso mengungkapkan salah satu 'jenis' wajib pajak yang dikecualikan dari pemanfaatan PPh final 0,5% adalah orang pribadi yang mendapatkan penghasilan dari jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas.

“Jadi, kalau ada orang pribadi yang usahanya adalah pekerjaan bebas maka dia tidak bisa menggunakan PPh 0,5% ini,” kata Giyarso, dikutip Jumat (18/11/2022).

Baca Juga: Gandeng Pemda, DJP Bisa Lacak WP yang Omzetnya Tembus Rp500 Juta

Adapun yang dimaksud dengan jenis jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas ketentuannya telah diatur dalam Pasal 2 ayat (4) PP tersebut. Giyarso memberikan contoh salah satu jenis jasanya, yakni jasa tenaga ahli. Simak 'Apa Itu Pekerjaan Bebas?'

“Jasa [sehubungan dengan pekerjaan bebas] tadi apa saja? Yang pertama adalah tenaga ahli berupa pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, aktuaris, dan PPAT,” ujar Giyarso.

Namun, tidak hanya jasa pekerjaan bebas yang dilakukan orang pribadi, pengecualian juga diatur untuk wajib pajak badan persekutuan komanditer atau firma yang dibentuk oleh beberapa wajib pajak orang pribadi yang memiliki keahlian khusus menyerahkan jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas.

Baca Juga: Wamenkeu Minta DJBC Jemput Bola Dorong UMKM Memulai Ekspor

Pada kesempatan tersebut, Giyarso juga menjelaskan mengenai contoh jenis wajib pajak badan yang menyerahkan jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas sebagaimana dimaksud. Contoh yang diberikan Giyarso mengacu pada Penjelasan Pasal 3 huruf b PP 23/2018.

“Misalnya, ada firma bentuknya konsultan pajak, anggotanya adalah para konsultan pajak maka firma ini tidak bisa menggunakan PPh final ini,” jelas Giyarso. (Fauzara Pawa Pambika/sap)

Baca Juga: Otoritas Ini Pertimbangkan Usulan Kenaikan Tarif Pajak Barang Mewah

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : UMKM, PP 23/2018, PPh final, tarif pajak, pekerja bebas

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 24 Januari 2023 | 13:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Omzet Rp500 Juta Bebas Pajak, Sri Mulyani: Wujud Keberpihakan Negara

Selasa, 24 Januari 2023 | 12:30 WIB
BINCANG ACADEMY

Memahami Pajak Penghasilan UMKM Pasca Terbitnya PP 55/2022

Selasa, 24 Januari 2023 | 12:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Wajib Pajak yang Dapat Memanfaatkan PPh Final UMKM PP 55/2022

berita pilihan

Rabu, 08 Februari 2023 | 19:00 WIB
PROVINSI JAWA BARAT

Mudahkan Pegawai Pabrik Bayar PKB, Pemprov Jabar Hadirkan Samsat Kawin

Rabu, 08 Februari 2023 | 18:58 WIB
SENGKETA PAJAK

Ini Data Jumlah Berkas Sengketa yang Masuk Pengadilan Pajak

Rabu, 08 Februari 2023 | 18:00 WIB
PROVINSI LAMPUNG

Siap-Siap! Pemutihan Pajak Kendaraan Bakal Digelar Mulai April 2023

Rabu, 08 Februari 2023 | 17:30 WIB
KP2KP SAMBAS

NPWP 15 Digit Tak Berlaku Mulai 2024, Ini Langkah-Langkah Validasi NIK

Rabu, 08 Februari 2023 | 17:15 WIB
BINCANG ACADEMY

Menyiapkan TP Doc 2023 dari Awal Tahun, Ternyata Ini Keuntungannya

Rabu, 08 Februari 2023 | 16:54 WIB
PMK 177/2022

Begini Ketentuan Tindak Lanjut Pemeriksaan Bukper di PMK 177/2022

Rabu, 08 Februari 2023 | 16:45 WIB
KPP PRATAMA MAJENE

Gandeng Pemda, DJP Bisa Lacak WP yang Omzetnya Tembus Rp500 Juta

Rabu, 08 Februari 2023 | 16:30 WIB
SENGKETA PAJAK

Penyelesaian Sengketa di Pengadilan Pajak, Putusan ‘Menolak’ Naik 41%

Rabu, 08 Februari 2023 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Orang Kaya Cuma Bayar Pajak 8%, Biden Usulkan Pengenaan Pajak Minimum

Rabu, 08 Februari 2023 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK DAERAH

Bakal Segera Terbit, DJPK Sebut RPP Pajak Daerah Sudah Diharmonisasi