Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Ganggu Investasi, Negara Ini Tolak Proposal Pajak Minimum Global

A+
A-
0
A+
A-
0
Ganggu Investasi, Negara Ini Tolak Proposal Pajak Minimum Global

Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe. (foto: Newstalk)

DUBLIN, DDTCNews – Pemerintah Irlandia memberikan isyarat kuat untuk melawan proposal pajak minimum global perusahaan yang dimotori oleh Amerika Serikat lantaran berpotensi mengganggu kinerja investasi di dalam negeri.

Menteri Keuangan Pascal Donohoe mengatakan Irlandia kemungkinan besar akan menolak usulan proposal pajak minimum global bagi perusahaan multinasional sebesar 21%. Menurutnya, Irlandia sangat bergantung pada tarif pajak yang kompetitif dalam menarik investasi.

"Di bawah proposal pajak baru yang dipimpin AS maka Irlandia bisa kehilangan 20% dari pendapatan pajaknya," katanya dikutip Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Penerbitan Laporan Soal Skema Pelaporan Pajak Cryptocurrency Ditunda

Donohoe mengusulkan kebijakan perpajakan internasional tetap membuka ruang kompetisi pajak yang dapat diterima oleh banyak negara. Menurutnya, tarif pajak minimum global sama sekali tidak menguntungkan Irlandia.

Pemerintah, lanjutnya, tidak memiliki agenda mengubah besaran tarif PPh badan saat ini sebesar 12,5%. Menurutnya, tarif pajak tersebut menjadi daya tarik utama Irlandia menarik kegiatan ekonomi dan modal dari luar negeri.

Keuntungan tersebut makin besar saat Inggris meningkatkan tarif PPh badan dari 19% menjadi 25% mulai 2023. Untuk itu, negara dengan skala ekonomi kecil harus diizinkan untuk menggunakan tarif pajak yang lebih rendah guna memutar kegiatan ekonomi domestik.

Baca Juga: Keadilan Pajak di Kawasan Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi

Dengan demikian, sambung Donohoe, syarat tersebut tidak hanya berlaku bagi Irlandia, tetapi negara-negara kecil seperti yang tergabung dalam wilayah protektorat Inggris atau British Overseas Territories.

"Negara-negara kecil harus diizinkan untuk menggunakan tarif pajak yang lebih rendah sebagai bentuk kompensasi keuntungan skala ekonomi yang dinikmati oleh negara besar," ujarnya seperti dilansir theguardian.com. (rig)

Baca Juga: Ringankan Debitur, Pungutan Pajak atas Pinjaman Bank Dihapus
Topik : irlandia, presiden as joe biden, tarif pajak mininum global, PPh badan, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 14:12 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:30 WIB
KABUPATEN SUBANG
Senin, 10 Mei 2021 | 11:45 WIB
SURVEI BANK INDONESIA
Senin, 10 Mei 2021 | 11:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK