Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cara Mengajukan Pembuatan NPWP Badan Melalui SABH

A+
A-
7
A+
A-
7
Cara Mengajukan Pembuatan NPWP Badan Melalui SABH

GUNA meningkatkan kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB), pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satunya adalah dalam pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) badan melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH).

Pelaku usaha dapat mengajukan permohonan pendaftaran NPWP badan secara elektronik melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU).

Pendaftaran NPWP ini diajukan oleh pelaku usaha badan dengan status pusat melalui notaris. Tata cara pendaftaran NPWP badan melalui SABH diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak (Perdirjen) No. PER-20/PJ/2018.

Baca Juga: UU HKPD Atur Ulang Ketentuan Pajak atas Jasa Hotel, Ini Perinciannya

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mengajukan pembuatan NPWP badan melalui SABH. Untuk diperhatikan, notaris yang dipilih adalah pihak yang bertugas untuk membuat akta pendirian badan tersebut dan memiliki hak akses SABH.

Permohonan pendaftaran NPWP badan tersebut harus melampirkan dokumen yang dipersyaratkan. Meski demikian, jika data di SABH sudah terlampir lengkap, secara otomatis dokumen tidak perlu dilampirkan lagi.

Apabila lampiran tidak lengkap atau terdapat kondisi tertentu sehingga wajib melampirkan dokumen tambahan lain, pelaku usaha dapat mengirimkan kelengkapan dokumen ke KPP tempat pelaku usaha terdaftar. Kelengkapan dokumen harus dikirimkan paling lama 30 hari setelah tanggal terdaftar.

Baca Juga: Target Kepatuhan Lapor SPT Tahun Pajak 2020 Tercapai, Ini Perinciannya

Setelah menerima dokumen-dokumen yang diperlukan, KPP dapat mengirimkan surat permintaan klarifikasi/pemenuhan kelengkapan dokumen. Surat ini dikirimkan apabila notaris tidak memenuhi ketentuan dan/atau terdapat data yang tidak sesuai.

Notaris dapat mengirimkan kembali klarifikasi dan/atau dokumen yang wajib disampaikan. Penyampaian pengiriman kembali maksimal dilakukan sesuai dengan jangka waktu yang tercantum dalam surat permintaan klarifikasi dan/atau pemenuhan kelengkapan dokumen.

NPWP badan yang telah dibuat akan dikirimkan secara elektronik melalui e-mail. Dengan kata lain, NPWP tersebut tidak berbentuk kartu fisik. Namun, NPWP tersebut tetap dapat digunakan perusahaan atau badan untuk melaksanakan hak dan kewajiban pajak. (vallen/rig)

Baca Juga: UU HKPD Sah! Pajak Hotel, Restoran Hingga Parkir Digabung Jadi Satu

Topik : tips pajak, tips, NPWP, NPWP badan, administrasi pajak, pajak, SABH

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:00 WIB
PROGRAM LEGISLASI NASIONAL

Dua RUU Soal Pajak Ini Tak Lagi Masuk Daftar Prolegnas 2020-2024

Selasa, 07 Desember 2021 | 14:30 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Ubah Formula Penyaluran DAU, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Selasa, 07 Desember 2021 | 13:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Disahkan, Sri Mulyani: PAD akan Meningkat Secara Terukur

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 13:41 WIB
KINERJA PAJAK

Target Kepatuhan Lapor SPT Tahun Pajak 2020 Tercapai, Ini Perinciannya

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Transformasi Ekonomi Hijau, Begini Desain Kebijakan Fiskal Pemerintah

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:01 WIB
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Beberkan Dampak Korupsi, Sri Mulyani: Penyakit dan Bahayanya Nyata

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp10,2 M, Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
HARTA PEJABAT NEGARA

Permudah Pegawai Lapor Harta Kekayaan, Dua Aplikasi Ini Diintegrasikan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK

Menjaga Ruang Fiskal Agar Bisa Tetap Responsif

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:00 WIB
FILIPINA

Dorong Produktivitas Usaha, Keringanan Pajak Disiapkan

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL

Apa Itu Konsolidasi Fiskal?