Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Berlaku Hingga 31 Desember, Program Pemutihan Pajak PBB Digelar

A+
A-
2
A+
A-
2
Berlaku Hingga 31 Desember, Program Pemutihan Pajak PBB Digelar

Program pemutihan pajak PBB-P2. (foto: Twitter Pemkot Payakumbuh)

PAYAKUMBUH, DDTCNews - Pemkot Payakumbuh, Sumatera Barat mengadakan program insentif pembebasan denda pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB-P2) yang berlaku sampai dengan 31 Desember 2021.

Pemkot Payakumbuh menyatakan pembebasan denda atau pemutihan tersebut berlaku untuk denda PBB-P2 periode 2019-2021.

"Ayo, manfaatkan penghapusan denda administrasi PBB," bunyi keterangan foto yang diunggah akun Twitter @pemkopyk, dikutip pada Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Target Kepatuhan Lapor SPT Tahun Pajak 2020 Tercapai, Ini Perinciannya

Pemkot menjelaskan program pemutihan berlaku untuk seluruh wajib pajak PBB di kota tersebut. Wajib pajak dapat memperoleh insentif tersebut dengan mendatangi kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Payakumbuh.

Pemberian insentif PBB di Payakumbuh bersifat otomatis. Dengan skema tersebut, wajib pajak tidak perlu mengajukan permohonan karena denda PBB periode 2019-2021 akan otomatis terhapus dalam sistem, asalkan dibayarkan paling lambat pada 31 Desember 2021.

"Bebas denda terhitung otomatis oleh sistem tanpa disertai pengajuan," sebut pemkot dalam pamflet yang dipublikasikan melalui media sosial tersebut.

Baca Juga: UU HKPD Sah! Pajak Hotel, Restoran Hingga Parkir Digabung Jadi Satu

Pemkot mengajak wajib pajak untuk segera membayarkan PBB selama periode insentif dan sebelum jatuh tempo. Informasi mengenai program pemutihan PBB juga dapat diakses melalui akun media sosial Pemkot Payakumbuh.

Pemkot menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) 2021 senilai Rp107,75 miliar yang terdiri atas pajak daerah Rp17,07 miliar, retribusi daerah Rp7,79 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp8,04 miliar, serta lain-lain PAD yang sah Rp74,83 miliar. (rig)

Baca Juga: Transformasi Ekonomi Hijau, Begini Desain Kebijakan Fiskal Pemerintah
Topik : kota payakumbuh, pemutihan pajak, pajak bumi dan bangunan, PBB-P2, pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Nezar Gribaldy

Kamis, 28 Oktober 2021 | 19:13 WIB
dengan adanya pemutihan ini semoga meringankan beban masyarakat dan juga masyarakat dapat membayarkan pajaknya agar target pad tercapai
1

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 07 Desember 2021 | 14:30 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Ubah Formula Penyaluran DAU, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Selasa, 07 Desember 2021 | 13:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Disahkan, Sri Mulyani: PAD akan Meningkat Secara Terukur

Selasa, 07 Desember 2021 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Sri Mulyani Tantang Pertamina Lakukan Budget Tagging, Ini Alasannya

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 13:41 WIB
KINERJA PAJAK

Target Kepatuhan Lapor SPT Tahun Pajak 2020 Tercapai, Ini Perinciannya

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Transformasi Ekonomi Hijau, Begini Desain Kebijakan Fiskal Pemerintah

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:01 WIB
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Beberkan Dampak Korupsi, Sri Mulyani: Penyakit dan Bahayanya Nyata

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp10,2 M, Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK

Menjaga Ruang Fiskal Agar Bisa Tetap Responsif

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
HARTA PEJABAT NEGARA

Permudah Pegawai Lapor Harta Kekayaan, Dua Aplikasi Ini Diintegrasikan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:00 WIB
FILIPINA

Dorong Produktivitas Usaha, Keringanan Pajak Disiapkan

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL

Apa Itu Konsolidasi Fiskal?

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK FOKUS AKHIR TAHUN

Perkembangan APBN Sebelum Defisit Kembali Maksimal 3% PDB