PENERIMAAN PAJAK

Purbaya Ingin Penerimaan Pajak Konsisten Tumbuh Setidaknya 20%

Redaksi DDTCNews
Rabu, 20 Mei 2026 | 09.00 WIB
Purbaya Ingin Penerimaan Pajak Konsisten Tumbuh Setidaknya 20%
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) dalam konferensi pers APBN Kita, Selasa (19/5/2026).</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ingin pertumbuhan penerimaan pajak terjaga setidaknya mendekati 20% hingga akhir tahun.

Purbaya mengatakan data penerimaan pajak menunjukkan kinerja yang positif sepanjang Januari hingga April 2026. Dia pun meminta Dirjen Pajak Bimo Wijayanto memastikan penerimaan pajak terus tumbuh double digit hingga tutup buku.

"Pajak [pada Januari–April 2026] tumbuhnya 16% dan mungkin akan lebih tinggi lagi. Kata Pak Dirjen mungkin mendekati 20%, ya, Pak Dirjen. Insyaallah. Artinya kita akan usahakan ke arah sana," katanya dalam konferensi pers APBN Kita, dikutip pada Rabu (20/5/2026).

Purbaya menilai kinerja penerimaan pajak pada tahun ini jauh lebih baik ketimbang tahun lalu. Penerimaan pajak pada Januari–April 2026 mencapai Rp646,3 triliun atau tumbuh 16,1%.

Penerimaan pajak tersebut juga sudah mencapai 27,4% dari target yang ditetapkan dalam APBN 2026 senilai Rp2.357,7 triliun.

Hal itu sangat berbeda apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada Januari–April 2025, penerimaan pajak baru senilai Rp556,9 triliun atau terkontraksi 10,8%.

"Ini jelas lebih bagus prospeknya dibanding tahun lalu ketika kita babak belur, ya, Pak Bimo. Tahun lalu pertumbuhannya minus 10,8%. Sekarang tumbuh 16,1%. Jadi lumayanlah," ujarnya.

Purbaya menambahkan perbaikan kinerja penerimaan pajak akan otomatis berdampak pada postur APBN 2026. Dengan pendapatan negara, terutama pajak, yang terus tumbuh pada tahun ini, pemerintah dapat mengelola defisit APBN agar terjaga di bawah 3% PDB.

Hingga April 2026, defisit anggaran tercatat senilai Rp164,4 triliun atau setara 0,64% PDB. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.