JAKARTA, DDTCNews - Pemkot Tanjungbalai Sumatera Utara meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera melunasi pajak kendaraan bermotor (PKB) tiap kendaraan dinas (randis) di instansi masing-masing.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengatakan tim khusus telah diturunkan ke lapangan untuk mengecek randis di lingkungan pemkot. Melalui upaya tersebut, pemkot bisa memetakan kendaraan yang dalam kondisi mati pajak.
"Nanti kita akan sisir semua kendaraan yang merupakan aset milik pemkot untuk dicek satu per satu, sehingga akan diketahui kendaraan yang mana yang belum bayar pajak," ujarnya, dikutip pada Selasa (5/5/2026).
Fadly menegaskan pengecekan randis juga bertujuan untuk memvalidasi data kendaraan bermotor yang digunakan untuk operasional aparatur sipil negara (ASN) daerah.
Pemkot bekerja sama dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) dan Samsat untuk menertibkan randis di lingkungan pemkot. Fadly pun meyakini langkah ini dapat meningkatkan kinerja penerimaan pajak daerah, terutama dari sektor pajak kendaraan.
"Mulai hari ini, kita akan dorong percepatan [validasi data kendaraan], agar segera ditindaklanjuti [pembayaran PKB] oleh para pengguna randis, baik roda 4 maupun roda 2," kata Fadly.
Dengan adanya pengecekan pajak randis dan validasi data randis, Fadly berharap kepatuhan jajaran OPD dan personel ASN daerah makin meningkat. Bila kepatuhan wajib pajak membaik, maka penerimaan pajak pun bakal lebih optimal ke depannya.
Sejalan dengan itu, dia meminta kegiatan pengecekan kondisi pajak randis dan validitas data kendaraan tidak hanya berlaku di lingkungan pemkot, tetapi juga harus dilakukan pemda tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW.
"Kendaraan dinas harus tertib administrasi. Saya minta segera diverifikasi dan dipastikan semuanya taat pajak," tegas Fadly seperti dilansir medanposonline.com. (sap)
