DDTC ACADEMY - INTENSIVE COURSE

TP Course Batch 33, 28 Peserta Belajar Transfer Pricing di Menara DDTC

DDTC Academy
Sabtu, 28 Maret 2026 | 18.04 WIB
TP Course Batch 33, 28 Peserta Belajar Transfer Pricing di Menara DDTC

DDTC Academy telah menggelar sesi pertama intensive course bertajuk Comprehensive Transfer Pricing (Batch 33) pada hari ini, Sabtu (28/3/2026). Acara yang digelar secara tatap muka di Menara DDTC ini diikuti oleh 28 orang peserta.

Para peserta merupakan profesional pajak dari berbagai perusahaan. Selain itu, ada pula beberapa konsultan pajak yang mengikuti course kali ini. Adapun pemateri pada sesi pertama kali ini adalah Senior Manager, DDTC Consulting Flouresya Lousha, S.E., ADIT., BKP. dan Senior Specialist, DDTC Consulting Antonius Henri Sijabat, S.Pn., ADIT., BKP.

Dalam sesi perdana batch kali ini, Founder DDTC Darussalam, SE., Ak., CA., M.Si., LL.M Int. Tax. turut hadir menyapa peserta. Darussalam juga menekankan pentingnya mempelajari transfer pricing secara komprehensif karena turut berkaitan juga dengan perkembangan pajak internasional dan global minimum tax.

Dalam sesi pertama ini, pemateri menjelaskan pemahaman mendasar mengenai konsep dan kerangka dasar transfer pricing. Materi diawali dengan penjelasan bahwa transfer pricing merupakan penetapan harga atas transaksi antarpihak yang memiliki hubungan istimewa.

Peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar transaksi afiliasi, serta prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (PKKU) sebagai fondasi utama transaksi antarpihak yang memiliki hubungan istimewa. Pembahasan kemudian berlanjut pada lanskap global dan domestik transfer pricing.

Pemateri menjelaskan perkembangan konsensus global yang diinisiasi oleh OECD/G-20 untuk melawan penggerusan basis pajak dan pengalihan laba melalui proyek Anti-Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) serta penerapannya di Indonesia melalui PMK 172/2023.

Selanjutnya, pemateri menjelaskan kewajiban pendokumentasian, mulai dari penyusunan local file, master file, hingga country-by-country report (CbCR). Peserta diperkenalkan pada elemen-elemen penting dalam dokumentasi tersebut dan urgensinya dalam mendukung pembuktian kewajaran harga.

Peserta turut diajak mendalami analisis rantai nilai (value chain analysis) untuk memahami penciptaan nilai dalam suatu grup usaha dan pengaruhnya terhadap alokasi laba antarentitas di berbagai yurisdiksi. Melalui pendekatan ini, peserta dapat mengidentifikasi kontribusi ekonomi nyata dari setiap entitas dalam grup.

Pemateri turut memaparkan salah satu tahapan analisis transfer pricing, yaitu analisis fungsional (functional analysis). Analisis ini adalah langkah awal krusial untuk menentukan kompensasi yang wajar dengan membedah secara detail fungsi, aset, dan risiko yang ditanggung oleh setiap pihak dalam sebuah transaksi afiliasi.

Pembahasan juga diperkaya dengan analisis case law yang memberikan perspektif nyata mengenai penerapan PKKU sesuai dengan praktik dan standar internasional. Case law terbaru yang disampaikan adalah Netflix Entertainment Services India LLP v. Deputy Commissioner of Income Tax (2025).

Secara keseluruhan, pelatihan akan diselenggarakan dalam 4 sesi pembelajaran dan 1 sesi ujian akhir. Terkait dengan ujian, peserta yang memperoleh nilai minimal 65 dari 100 akan mendapatkan certificate of excellence in transfer pricing – intermediate level.

Sertifikat ini menjadi bukti bahwa peserta telah memahami konsep dan penerapan transfer pricing. Selain itu, 5 peserta dengan nilai tertinggi dalam ujian akan mendapat buku DDTC berjudul Transfer Pricing: Ide, Strategi, dan Panduan Praktis dalam Perspektif Pajak Internasional (Edisi Kedua - Vol 2).

Pada sesi-sesi berikutnya, peserta akan mempelajari topik lanjutan seperti analisis kesebandingan, metode transfer pricing, pengelolaan intangible assets, cost contribution agreement, serta transaksi keuangan dalam konteks transfer pricing. Selain itu, topik transaksi jasa, restrukturisasi usaha, hingga penyelesaian sengketa transfer pricing juga akan dibahas.

Personalised Training

Selain intensive course kali ini, DDTC Academy juga dapat menyediakan personalised training, seperti in-house training (IHT). Program ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik Anda dengan fleksibilitas pemilihan topik, waktu, dan tempat.

Pelatihan ini menghasilkan output yang lebih presisi sesuai dengan kebutuhan. Pemahaman yang mendalam tentang perpajakan tidak hanya membantu mengurangi risiko, tetapi juga meningkatkan kemampuan dalam mengelola serta mengantisipasi tantangan perpajakan secara lebih efektif.

Selain itu, salah satu program yang dapat dimanfaatkan adalah gabungan antara IHT dan advisori (IHT-Advisory). Skema ini dirancang khusus untuk menyediakan pelatihan dengan studi kasus spesifik yang dialami atau berhubungan dengan perusahaan.

Untuk mendapatkan info lebih lanjut, Anda dapat menghubungi WhatsApp Hotline DDTC Academy 0812-8393-5151 (Minda), email [email protected], atau melalui akun Instagram DDTC Academy (@ddtcacademy).

Anda juga dapat melihat berbagai program yang akan diselenggarakan oleh DDTC Academy pada 2026 melalui booklet bertajuk Rooted, Growing & Trusted.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.