JAKARTA, DDTCNews - Ada tamu spesial yang bertandang ke Menara DDTC di Kelapa Gading, Jumat (13/3/2026). Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) DJP Inge Diana Rismawanti secara khusus mampir untuk bertemu awak redaksi DDTCNews.
Dalam kesempatan ini, Inge turut didampingi oleh Kasubdit Humas Perpajakan DJP Ani Natalia.
Kunjungan hari ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahim antara DJP dan DDTC. Tak cuma itu, DDTCNews juga secara khusus mengundang Inge sebagai narasumber dalam program siniar Dapur DDTCNews.
Dalam episode Dapur DDTCNews yang dikemas secara santai ini, Inge mengajak pembaca setia DDTCNews untuk segera melaporkan SPT Tahunan. Inge juga menjabarkan apa urgensi pelaporan SPT Tahunan dan apa risiko yang membayangi jika kewajiban ini tidak dijalankan.
Inge juga mengingatkan bahwa batas waktu pelaporan SPT Tahunan bagi wajib pajak orang pribadi segera berakhir. Dalam podcast yang dipandu oleh Head of Tax Knowledge & Training Center DDTC Kurniawan Agung Wicaksono ini, Inge mengingatkan bahwa pelaporan SPT Tahunan tahun ini juga memiliki dinamika tersendiri karena sudah sepenuhnya menggunakan sistem Coretax.
"Sebagai sistem yang relatif baru, belum semua wajib pajak memahami atau familiar dengan coretax. Jadi kami selalu siap mendampingi wajib pajak lapor SPT Tahunan. Kami dampingi sampai berhasil," ujar Inge di sela siniar, Jumat (13/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Inge juga menekankan pentingnya kepatuhan wajib pajak dalam menghitung, menyetorkan, dan melaporkan pajaknya secara mandiri. Kepatuhan tersebut menjadi krusial karena pajak merupakan sumber penerimaan terbesar yang digunakan untuk membiayai pembangunan negara melalui APBN.
Kunjungan Inge dan jajaran pada hari ini juga sekaligus menandai peluncuran kanal baru DDTCNews bernama Suluh Pajak. Kanal ini disiapkan untuk menampung gagasan dan ide para penyuluh serta pegawai DJP melalui tulisan yang telah melalui proses kurasi redaksi dan DJP. Melalui inisiatif ini, kerja sama dan kolaborasi antara DJP dan DDTC diharapkan semakin kokoh dan membuka peluang kolaborasi lainnya di masa mendatang.
"Edukasi pajak kan tidak harus kita bicara langsung, bertemu langsung, atau paparan serta tanya jawab langsung. Bisa melalui tulisan-tulisan yang dihasilkan oleh para pegawai DJP," kata Inge.
Sebagai informasi, selama ini DDTC telah menjalankan perannya sebagai mitra DJP dalam memberikan edukasi dan literasi perpajakan kepada masyarakat luas. DDTC menyadari bahwa upaya membangun masyarakat yang melek pajak tidak dapat dijalankan oleh DJP seorang diri.
Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga riset dan media seperti DDTC, menjadi sangat penting. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi perpajakan kepada masyarakat.
Ke depan, Inge berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dengan DDTC, termasuk DDTCNews. DJP bersedia untuk berkolaborasi aktif dalam menggalakkan edukasi pajak dan mewujudkan masyarakat melek pajak. (sap)
