Review
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

'Bantuan yang Diterima Peserta Program Kartu Prakerja Rp3,55 juta'

A+
A-
1
A+
A-
1

JAKARTA, DDTCNews—Pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program Kartu Prakerja yang menyasar 5,6 juta orang peserta guna memperkuat kompetensi mereka menghadapi dampak wabah virus Corona atau Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah berharap program Kartu Prakerja tersebut dapat membantu daya beli pekerja serta pelaku usaha mikro dan kecil yang mengalami penurunan pendapatan dan/atau kehilangan mata pencaharian.

“Besaran bantuan pelatihan dan insentif yang diterima peserta Rp3,55 juta. Perinciannya, per peserta mendapatkan bantuan pelatihan Rp1 juta dan insentif setelah pelatihan Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan serta insentif survei pekerjaan Rp150 ribu untuk 3 kali survei,” ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4).

Airlangga menambahkan setiap peserta hanya dapat mengikuti satu kali program dan insentif akan dibayar setelah peserta menyelesaikan minimal satu kali pelatihan. Pekerja formal dan informal yang terdampak Covid-19 dapat mendaftarkan diri di www.prakerja.go.id, mulai pekan kedua April 2020.

Ia mengatakan pemerintah menyesuaikan kondisi saat ini yakni wabah virus corona yang memberi dampak kepada sektor perekonomian. Untuk itu, pemerintah menambah anggaran kartu prakerja saat ini dari sebelumnya Rp10 triliun menyasar 2 juta peserta.

Tak hanya bagi pekerja dan pencari kerja muda, program ini juga menyasar mereka yang terkena dampak dari Covid-19. Pendataan penerima Kartu Prakerja yang terdampak Covid -19 merupakan upaya lintas sektor yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga (K/L).

Kartu Prakerja merupakan program pengembangan kompetensi dan peningkatan produktivitas melalui bantuan biaya pelatihan yang diberikan ke semua WNI yang berusia 18 tahun ke atas. Peserta tidak sedang sekolah atau kuliah, dan mereka yang terkena dampak langsung dari COVID-19.

Adapun jenis pelatihan yang dapat diambil dalam program Kartu Prakerja pada masa wabah corona ini adalah yang berbasis daring (online). Sejumlah kanal digital sudah bekerja sama dengan program Kartu Prakerja ini. (Bsi)

Topik : kartu prakerja, menko perekonomian, airlangga hartarto, covid-19, virus corona
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 22 Mei 2020 | 11:54 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 22 Mei 2020 | 11:19 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 09:25 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 22 Mei 2020 | 08:03 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Rabu, 27 Mei 2020 | 18:41 WIB
KABUPATEN BANTUL
Rabu, 27 Mei 2020 | 18:00 WIB
AZERBAIJAN
Rabu, 27 Mei 2020 | 17:09 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:51 WIB
JAWA BARAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:48 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:43 WIB
BANTUAN SOSIAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:37 WIB
TIPS E-BILLING
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:19 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:06 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI