Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 09 April 2021 | 17:58 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 17:26 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:55 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Kamis, 08 April 2021 | 17:59 WIB
CUKAI (8)
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Reportase
Perpajakan.id

Audit Lebih Banyak WP Orang Kaya, Anggaran Perlu Naik 2 Kali Lipat

A+
A-
0
A+
A-
0
Audit Lebih Banyak WP Orang Kaya, Anggaran Perlu Naik 2 Kali Lipat

Ilustrasi. (DDTCNews)

WASHINGTON D.C., DDTCNews – Anggaran yang dialokasikan untuk Internal Revenue Service (IRS) dinilai perlu dinaikkan hingga 2 kali lipat guna meningkatkan kapabilitas otoritas dalam mengaudit wajib pajak orang kaya.

Senator AS dari Partai Demokrat Elizabeth Warren mengatakan orang kaya harus diaudit oleh IRS secara reguler. Untuk itu, ia mengusulkan alokasi anggaran senilai US$100 miliar untuk mendanai pelaksanaan audit tersebut.

"Rasio audit atas orang dan keluarga terkaya di AS seharusnya bisa mencapai 30% apabila anggaran IRS ditambah," katanya, dikutip Senin (8/3/2021).

Baca Juga: IMF Desak Pemerintah Naikkan PPN Hingga 16%

Berdasarkan catatan ProPublica, kapasitas IRS dalam mengaudit wajib pajak orang kaya cenderung menurun. Dalam beberapa tahun terakhir, rasio audit atas orang berpenghasilan di bawah U$20.000 cenderung sama dengan rasio audit atas kelompok 1% terkaya AS.

Capaian tersebut terjadi lantaran pelaksanaan audit atas orang berpenghasilan rendah jauh lebih rendah ketimbang audit atas orang kaya. "Wajib pajak berpenghasilan rendah tidak membeli jasa pengacara dan konsultan pajak seperti orang kaya," tulis ProPublica.

Di samping itu, anggaran IRS sejak 2010 telah dipangkas hingga 20%. Sepertiga dari pegawai IRS juga bakal pensiun pada 2025. Kondisi tersebut diprediksi bakal membuat makin banyak orang kaya yang luput dari audit IRS.

Baca Juga: Marak Praktik Pengalihan Laba, Kontribusi Pajak Korporasi Menurun

Seperti dilansir businessinsider.com, ProPublica memperkirakan jumlah orang kaya yang diaudit pada 2018 tercatat 80% lebih kecil ketimbang 2011. Lalu, anya 1,5% dari kelompok 1% terkaya AS yang diaudit oleh IRS.

Warren sebelumnya mengusulkan pengenaan pajak kekayaan dengan tarif sebesar 2% atas kekayaan bersih sebesar US$50 juta hingga US$1 miliar. Bila kekayaan bersih wajib pajak mencapai lebih dari US$1 miliar, ada pajak tambahan dengan tarif sebesar 1%.

Dengan skema tarif yang diusung oleh Warren, diperkirakan akan 100.000 rumah tangga yang harus menanggung pajak tersebut. Potensi penerimaan dari pajak kekayaan diperkirakan mencapai US$3 triliun atau setara dengan Rp42.972 triliun dalam satu dekade. (rig)

Baca Juga: Tren Tarif PPh Badan di Eropa Menurun, Begini Pemetaannya

Topik : amerika serikat, orang kaya, IRS, audit pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 01 April 2021 | 18:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
Kamis, 01 April 2021 | 16:00 WIB
AUSTRALIA
Kamis, 01 April 2021 | 12:15 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Sabtu, 10 April 2021 | 16:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 10 April 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
Sabtu, 10 April 2021 | 13:01 WIB
AKUNTABILITAS KEUANGAN
Sabtu, 10 April 2021 | 12:01 WIB
KINERJA DITJEN PAJAK
Sabtu, 10 April 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 10 April 2021 | 09:01 WIB
KABUPATEN BADUNG
Sabtu, 10 April 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK