Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

APBD-P Belum Diterima, Pemkot Enggan Berspekulasi

A+
A-
0
A+
A-
0
APBD-P Belum Diterima, Pemkot Enggan Berspekulasi

SAMARINDA, DDTCNews – Hingga semester I berakhir, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda belum juga menerima rancangan APBD Perubahan (APBD-P) 2016. Selama belum ada kepastian angka dana perimbangan, Pemkot Samarinda enggan berspekulasi terkait pembahasan anggaran perubahan.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda Mursyid Abdul Rasyid mengakui draf yang diterima Banggar hanya rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2017. Untuk APBD-P tahun 2016 belum ada.

"Tak masalah meskipun hingga saat ini APBD-P 2016 belum juga ada, asalkan tidak lewat dari bulan November," ujarnya.

Baca Juga: Motor Sport BMW Disita DJP karena Utang Pajak Rp800 Juta, Ini Wujudnya

Mursyid memaklumi bila terdapat pemotongan lagi dalam APBD-P 2016, karena di tahun lalu dana perimbangan juga dipangkas Rp500 miliar. "Tahun lalu harusnya mendapat Rp3,1 triliun, tapi yang masuk ke kas hanya Rp2,6 triliun. Bila tahun ini serupa, perlu menyiapkan jalan keluar. Harus dihitung terlebih dulu kekuatan pendapatan Pemkot Samarinda, lantas lakukan proyeksi," jelasnya.

Secara terpisah, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan belum mendapat kepastian angka dana perimbangan yang akan diperoleh pemkot. “Saat ini, Dinas pendapatan Daerah (Dispenda) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) masih rapat dengan Kemenkeu,” katanya.

Meski begitu, Jaang mengakui hal ini tak menjadi persoalan, namun sebaliknya, hal ini akan menjadi bukti kehati-hatian pemkot dalam mengelola keuangan. Apalagi, pada tahun 2015, kucuran dana perimbangan yang didapat nyatanya tidak sesuai ekspektasi. “Realistis saja saat ini. Ketimbang sakit kepala nanti,” tambahnya

Baca Juga: Pemda Mulai Melek Teknologi, Aturan Digitalisasi Pajak Daerah Disusun

Sebelumnya, seperti dilansir oleh kaltim.prokal.co, TAPD Samarinda memilih untuk menunda membahas anggaran perubahan 2016, dikarenakan angka dana perimbangan, bantuan provinsi (banprov), dan dana alokasi khusus (DAK) yang masih belum jelas.

Pelaksana Teknis (Plt) Sekretaris Kota Samarinda Hermanto menambahkan kondisi keuangan pemkot jauh dari estimasi yang dibuat. Dari usulan yang diajukan dalam APBD murni 2016 senilai Rp3,1 triliun, terpangkas menjadi Rp2,4 triliun. "Jumlah itu pun kian mengerucut setelah terpangkas untuk membayar utang kepada pihak ketiga senilai Rp335 miliar," katanya. (Amu)

Baca Juga: Wah, Pemprov Adakan Pemutihan Pajak dan Undian Berhadiah Rp2,5 Miliar
Topik : berita pajak daerah, apbd 2016, kalimantan timur

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:47 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Sinkronisasi Data Pajak Bahan Bakar Kendaraan, Pertamina Digandeng

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:48 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Tersangka Pengguna Faktur Pajak Fiktif Diserahkan ke Kejaksaan Negeri

Senin, 12 Oktober 2020 | 15:02 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Ayo Bayar Pajak Kendaraan! Dapatkan Hadiah Uang Tunai Jutaan Rupiah

Senin, 28 September 2020 | 17:17 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Tinggal 2 Hari! Jangan Lewatkan Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan

berita pilihan

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:30 WIB
ITALIA

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Satgas Patroli Laut?

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:30 WIB
PAKISTAN

Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:26 WIB
PMK 171/2021

PMK Baru, Sri Mulyani Atur Pelaksanaan Sistem SAKTI

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Jokowi Ingin Pandemi Jadi Momentum untuk Transformasi Ekonomi

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyusunan Aturan Pelaksana UU HPP Dikebut, DJP: PPS Paling Urgen

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:24 WIB
KPP PRATAMA BEKASI BARAT

Tunggakan Rp701 Juta Tak Dilunasi, Rekening Wajib Pajak Disita DJP

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajaki Orang Kaya, DJP Perlu Antisipasi Passive Income

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:39 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Sudah Ada Kantor Pajak yang Catatkan Penerimaan Lebih dari 100%

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:30 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Kencangkan Pengawasan, Petugas Pajak Aktif Kunjungan Sampaikan SP2DK