Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Anthony Albanese Unggul di Pemilu 2022, Janji Pungut Pajak Secara Adil

A+
A-
0
A+
A-
0
Anthony Albanese Unggul di Pemilu 2022, Janji Pungut Pajak Secara Adil

Pemimpin Oposisi Australia, Anthony Albanese tersenyum setelah memberikan suaranya di tempat pemungutan suara di Marrickville Town Hall pada hari Pemilihan Federal, di Sydney, Australia, Jumat (20/5/2022). ANTARA FOTO/AAP/Lukas Coch/via REUTERS/rwa/sad.

CANBERRA, DDTCNews - Pemimpin Partai Buruh Anthony Albanese unggul dalam pemilihan perdana menteri Australia 2022 pada 21 Mei 2022.

Albanese menyatakan bakal bekerja lebih baik dari Perdana Menteri Scott Morrison. Dia menyebut dirinya sebagai pembangun dan akan bekerja untuk semua masyarakat Australia.

"Apakah itu membangun jalan atau membangun hubungan, membangun jaringan kereta api atau membangun koneksi, membangun masa depan yang lebih baik selalu menjadi tujuan saya," katanya, dikutip pada Senin (23/5/2022).

Baca Juga: Bagaimana Cara Lapor PPh Final 0,5% UMKM untuk PT? Begini Kata DJP

Albanese berjanji akan menjalankan pemerintahannya secara adil, tanpa ada orang yang ditahan atau tertinggal. Sejumlah rencana juga telah disusun untuk dapat direalisasikan selama periode pemerintahannya.

Dari aspek pajak, ia menjanjikan perusahaan multinasional akan membayar pajak secara adil. Dalam hal ini, lanjutnya, perusahaan multinasional akan menghadapi tindakan keras jika melakukan upaya penghindaran pajak.

Albanese bersama Partai Buruh juga mendukung proposal Pilar 2 OECD yang akan memastikan perusahaan multinasional dikenakan tarif pajak minimum 15%. Nanti, ia juga akan berkonsultasi dengan para pelaku industri mengenai kebijakan pajaknya.

Baca Juga: Wah! 25% Ekspat AS Pertimbangkan Lepas Kewarganegaraan Gara-Gara Pajak

Hal lain yang bakal dilakukan Albanese di antaranya membuat harga kendaraan listrik lebih terjangkau dan menyiapkan semua infrastruktur pendukungnya seperti jalan raya dan stasiun pengisian daya.

Ada pula rencana memperkuat sistem asuransi Medicare dengan membentuk Strengthening Medicare Fund yang disuntik dana AU$250 juta per tahun selama 4 tahun.

Di sisi ketenagakerjaan, Partai Buruh bakal mengkaji skema penghitungan kenaikan gaji para pekerja, termasuk mendukung kenaikan upah minimum hingga 5,1% untuk mengimbangi inflasi.

Baca Juga: UMKM Baru? Harus Daftar Jadi WP, Lalu Bayar Pajaknya Sesuai PP 23/2018

Seperti dilansir news.com.au, Albanese juga akan mendorong lebih banyak investasi dalam proyek manufaktur dan membentuk National Reconstruction Fund dengan dana AU$15 miliar.

Dari angka tersebut, dana AU$1 miliar akan dipakai untuk investasi dalam proyek manufaktur di bidang transportasi, pertahanan, sumber daya, pertanian dan pengolahan makanan, ilmu kedokteran, energi terbarukan, serta teknologi rendah emisi.

Selain itu, dana AU$ 1 miliar lainnya akan dialokasikan untuk pengembangan teknologi penting seperti komputasi kuantum, kecerdasan buatan, robotika, dan pengembangan perangkat lunak. (rig)

Baca Juga: Pemutihan Pajak Cuma Sampai September, WP Diimbau Segara Manfaatkan

Topik : australia, pajak, pajak internasional, OECD, keadilan pajak, perdana menteri

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Buat Faktur Pajak dengan Kode 07 Melalui e-Faktur Versi 3.2

Jum'at, 24 Juni 2022 | 14:01 WIB
DEBAT PAJAK

Metode Pembatasan Biaya Pinjaman Keperluan Pajak Diubah, Setuju?

Jum'at, 24 Juni 2022 | 14:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Termasuk Insentif Perpajakan, Dana PEN Baru Terserap Rp113,5 Triliun

berita pilihan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA ENDE

Batas Akhir PPS Makin Dekat, Kantor Pajak Ramai-Ramai Jemput Bola

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Wah! 25% Ekspat AS Pertimbangkan Lepas Kewarganegaraan Gara-Gara Pajak

Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:00 WIB
KABUPATEN PANGANDARAN

Pemutihan Pajak Cuma Sampai September, WP Diimbau Segara Manfaatkan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

PPS Sisa 5 Hari, Deklarasi Harta Luar Negeri Melejit ke Rp31,7 Triliun

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:01 WIB
LAPORAN DARI BELANDA

Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN

Ketentuan Bea Masuk Pembalasan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:45 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Tarif Bea Keluar Atas CPO Naik, Penerimaan Diyakini Ikut Melesat