Berita
Jum'at, 24 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 17:30 WIB
THAILAND
Jum'at, 24 September 2021 | 17:00 WIB
PAJAK INTERNASIONAL
Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:02 WIB
PROFIL PERPAJAKAN VENEZUELA
Jum'at, 24 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Jum'at, 24 September 2021 | 15:47 WIB
PAJAK SELEBRITAS
Jum'at, 24 September 2021 | 12:40 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 23 September 2021 | 17:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Ada Lockdown, Penerimaan Bea dan Cukai Masih Tumbuh 19,6%

A+
A-
0
A+
A-
0
Ada Lockdown, Penerimaan Bea dan Cukai Masih Tumbuh 19,6%

Ilustrasi. 

MANILA, DDTCNews – Biro Bea dan Cukai Filipina mencatat penerimaan pada semester I/2021 mengalami pertumbuhan hingga 19,6% dibandingkan dengan kinerja periode yang sama tahun lalu.

Komisioner Biro Bea Cukai Rey Leonardo Guerrero mengatakan institusinya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penerimaan di tengah lockdown akibat pandemi Covid-19. Pada situasi tersebut, otoritas telah melakukan perubahan sistem kerja dan pelayanan kepada pengguna jasa.

"Peningkatan kinerja penerimaan ini dapat dikaitkan dengan perubahan yang kami buat dalam proses penilaian impor," katanya, dikutip pada Selasa (6/7/2021).

Baca Juga: Presiden Terbitkan Aturan Baru Soal Pajak Judi Online

Guerrero mengatakan penerimaan kepabeanan dan cukai pada semester I/2021 senilai P302,74 miliar, sedangkan kinerja pada periode yang sama 2020 hanya P253,09 miliar. Penerimaan tersebut juga melampaui target yang ditetapkan untuk semester I/2021 senilai P291,83 miliar.

Guerrero menilai pandemi Covid-19 telah memengaruhi perekonomian masyarakat sehingga berdampak pada penerimaan perpajakan Filipina. Meski demikian, Bea Cukai akan berupaya mengoptimalkan penerimaan dengan memanfaatkan membaiknya kinerja perdagangan internasional.

Dia menjelaskan otoritas telah mengubah sejumlah ketentuan dalam prosedur penilaian impor untuk meningkatkan penerimaan. Selain itu, ada pula migrasi sistem transaksi kepabeanan dari konvensional menjadi serba online.

Baca Juga: Harga Komoditas Merangkak Naik, Setoran Kepabeanan Meroket

"[Langkah ini] sebagai bagian dari upaya kami untuk meningkatkan sistem kepabeanan dan memudahkan arus barang," ujarnya, seperti dilansir philstar.com.

Guerrero menambahkan kinerja kepabeanan diproyeksi terus membaik seiring dengan pemulihan ekonomi di dalam dan luar negeri. Selain itu, saat ini, pemerintah juga memberikan berbagai intensif yang diharapkan mampu memulihkan penerimaan perpajakan. (kaw)

Baca Juga: DPR Akhirnya Setujui Produk Digital Dikenai PPN 12%
Topik : Filipina, bea cukai

KOMENTAR

Di mana posisi Anda terhadap suatu wacana kebijakan perpajakan? Apa yang melatarbelakangi posisi Anda? Yuk, ikut berpartisipasi dalam Debat DDTCNews! Tulis komentar, isi survei, dan rebut hadiah berupa uang tunai! Kunjungi Setuju dengan Pajak Karbon? Sampaikan Pendapat Anda, Rebut Hadiahnya!
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 23 Agustus 2021 | 09:37 WIB
FILIPINA

Terkena Lockdown, Jatuh Tempo Pembayaran Pajak Bisa Diperpanjang

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 07:00 WIB
PMK 74/2021

Ketentuan Baru Pelayanan Rush Handling Berlaku Mulai 24 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:30 WIB
FILIPINA

Lockdown Lagi, Insentif Pajak Produsen Oksigen Medis Disiapkan

berita pilihan

Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa atas Bunga Pinjaman yang Tidak Dipungut PPh Pasal 26

Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK

Apa itu Daftar Sasaran Ekstensifikasi Pajak?

Jum'at, 24 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Begini Lini Masa Pembaruan Sistem Core Tax 2021-2024

Jum'at, 24 September 2021 | 18:02 WIB
PROFIL PERPAJAKAN VENEZUELA

Ini Profil Perpajakan Negara yang Punya Air Terjun Tertinggi di Dunia

Jum'at, 24 September 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Buat Apa Sih Kita Bayar Pajak? Begini Kata Sri Mulyani

Jum'at, 24 September 2021 | 17:30 WIB
THAILAND

Lagi, Tenaga Medis Covid-19 Dapat Fasilitas Bebas Pajak Penghasilan

Jum'at, 24 September 2021 | 17:00 WIB
PAJAK INTERNASIONAL

Begini Tarif Pajak Penghasilan Individu di Berbagai Negara Saat Ini

Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Urgensi Edukasi dalam Membangun Moral Pajak

Jum'at, 24 September 2021 | 16:33 WIB
CONTAXTUAL

Apa Itu Pajak Penghasilan Final? Simak Penjelasannya di Video Ini

Jum'at, 24 September 2021 | 16:30 WIB
MOLDOVA

Cegah Penghindaran Pajak, Moldova Bakal Bertukar Informasi Keuangan